Home / Pemerintah Aceh

Rabu, 31 Desember 2025 - 09:45 WIB

Mualem Tegaskan Pemulihan Pascabencana Aceh Butuh Dukungan Nyata Pemerintah Pusat

mm Redaksi

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) menyampaikan pemaparan dalam rapat pemulihan pascabencana Aceh bersama Wakil Ketua DPR RI dan jajaran kementerian di Banda Aceh, Selasa (30/12/2025). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) menyampaikan pemaparan dalam rapat pemulihan pascabencana Aceh bersama Wakil Ketua DPR RI dan jajaran kementerian di Banda Aceh, Selasa (30/12/2025). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem menunjukkan sikap tegas dalam rapat pemulihan pascabencana Aceh yang berlangsung di Hotel Daka, Banda Aceh, Selasa (30/12/2025).

Rapat strategis tersebut dipimpin Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan dihadiri pimpinan serta anggota DPR RI, sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak, unsur Forkopimda Aceh, serta para bupati dari daerah terdampak banjir dan longsor.

Dalam forum tersebut, Mualem menegaskan bahwa upaya pemulihan pascabencana di Aceh membutuhkan dukungan kuat dan konkret dari Pemerintah Pusat, mengingat besarnya dampak bencana yang terjadi pada akhir November lalu.

Baca Juga :  Bus Trans Koetaradja Kembali Beroperasi, Layani 14 Rute

Ia mengawali penyampaiannya dengan menyampaikan apresiasi kepada DPR RI dan jajaran kementerian atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada Aceh pascabencana.

Menurut Mualem, Pemerintah Aceh telah bergerak cepat dengan menetapkan status darurat bencana tingkat provinsiserta menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak di berbagai kabupaten/kota.

“Pemerintah Aceh tidak tinggal diam. Namun kami menyadari, pemulihan pascabencana tidak bisa hanya dibebankan kepada daerah. Aceh membutuhkan dukungan kuat dari pemerintah pusat,” tegas Mualem.

Ia menekankan pentingnya penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar seluruh program pemulihan dapat berjalan cepat, terarah, dan tepat sasaran. Fokus utama pemulihan meliputi perbaikan infrastruktur vital, serta penyediaan hunian sementara dan hunian tetap bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

Baca Juga :  Istri Gubernur Aceh Berikan Bantuan Rumah Layak Huni untuk Keluarga Kurir Paket Korban Pembunuhan di Aceh Timur 

Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menambahkan perlunya kebijakan khusus bagi daerah terdampak bencana, terutama terkait mekanisme pencairan dana desa, Program Keluarga Harapan (PKH), dan bantuan sosial lainnya.

Menurutnya, kondisi darurat pascabencana menyebabkan sejumlah prosedur normal tidak dapat diterapkan sebagaimana di daerah lain.

Selain itu, Wagub Aceh juga mengusulkan agar anggaran pembangunan rumah bagi korban banjir dengan kategori rusak berat ditingkatkan menjadi Rp98 juta per unit, menyesuaikan standar rumah layak huni yang selama ini dibangun Pemerintah Aceh.

Baca Juga :  Pj Gubernur Safrizal Minta Peternak Lapor Jika Ternak Terindikasi PMK

Di sisi lain, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan komitmen DPR RI untuk mengawal langsung penanganan bencana di Aceh. Bahkan, DPR RI berencana berkantor sementara di Aceh guna memastikan proses pemulihan berjalan optimal.

“Kami akan berkantor di Aceh dan meminta kementerian serta lembaga menempatkan perwakilan di sini agar penanganan bencana bisa dimonitor secara langsung,” ujar Dasco.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Ketua TP-PKK Aceh Antar Bantuan ke Gampong Kubu Bireuen yang Terisolasi Akibat Banjir

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Buka BAA Talks di HUT ke-821 Banda Aceh, Dorong Inovasi dan Kepemimpinan Daerah

Pemerintah Aceh

Biro PBJ Setda Aceh Gelar Sosialisasi Pencatatan Non-Tender

Pemerintah Aceh

Haul ke-4 Abu Tumin di Bireuen, Wagub Aceh Tekankan Pentingnya Warisan Ilmu dan Akhlak

Daerah

Kemenko Polkam Tegaskan Pemerataan Akses Digital di Aceh

News

Diskominsa Aceh akan Launching Satu Data Aceh

Ekbis

Fadhlullah Dorong TASPEN Dukung Pengelolaan Zakat di Aceh

Pemerintah Aceh

SKPA di Aceh Diminta Publikasikan Setiap Kegiatan dan Proyek kepada Publik