Home / Aceh Jaya

Selasa, 6 Januari 2026 - 15:49 WIB

Harga Minyak Nilam di Aceh Jaya Masih Rp700 Ribu, Petani Pilih Tahan Penjualan

mm Redaksi

Abdo Rani petani nilam di Aceh Jaya sedang mengumpulkan batang dan daun nilam di kebun sebelum dibawa ke tempat penyulingan. Turunnya harga minyak nilam sebagian petani memilih menahan menjual hasil produksi, Selasa (6/1/2026). Foto: Dok. Abdo Rani

Abdo Rani petani nilam di Aceh Jaya sedang mengumpulkan batang dan daun nilam di kebun sebelum dibawa ke tempat penyulingan. Turunnya harga minyak nilam sebagian petani memilih menahan menjual hasil produksi, Selasa (6/1/2026). Foto: Dok. Abdo Rani

Aceh Jaya – Memasuki awal tahun 2026, harga minyak nilam di Kabupaten Aceh Jaya masih bertahan di angka Rp700 ribu per kilogram. Harga ini jauh menurun dibandingkan tahun 2025 lalu yang sempat menyentuh Rp2,3 juta per kilogram.
Samsuarni, salah seorang petani sekaligus penampung minyak nilam di Aceh Jaya, mengatakan penurunan harga sudah terjadi sejak akhir tahun 2025 dan belum menunjukkan tanda-tanda kenaikan hingga saat ini.

Baca Juga :  DPRK dan Pemkab Aceh Jaya, Resmi Menetapkan APBK 2025

“Sejak akhir 2025 sampai sekarang harga minyak nilam masih di Rp700 ribu per kilogram,” kata Samsuarni di Calang. Selasa, (6/1/2026).

Menurutnya, penurunan harga sudah berlangsung cukup lama, sekitar sembilan bulan sejak harga tertinggi berada di angka Rp2,3 juta per kilogram di tingkat pengumpul.

“Kalau dibandingkan awal 2025 lalu, harga sekarang jelas jauh turun,” ujarnya.

Turunnya harga minyak nilam ini, kata Samsuarni, berdampak pada menurunnya jumlah penjualan. Banyak petani memilih menahan minyak nilam mereka dan tidak langsung menjual ke pengumpul.

Baca Juga :  Hujan Deras, Pemukiman Warga Pasie Geulima Terendam Air

“Kalau dulu bisa masuk sampai 100 kilogram per hari, sekarang paling tinggi hanya sekitar 30 kilogram,” ungkapnya.

Abdo Rani seorang petani nilam asal Aceh Jaya, mengaku masih bisa bekerja jika memiliki ketel penyuling sendiri, namun dengan kondisi harga saat ini dirinya menunda penjualan.

Baca Juga :  DLH Aceh Jaya Dorong Ketahanan Iklim Lewat Sosialisasi Proklim

“Kalau ketel sendiri masih bisa jalan, tapi minyaknya tidak langsung saya jual, saya simpang dulu hingga harga naik,” ujarnya.

Abdo berharap harga minyak nilam ke depan bisa kembali meningkat agar petani nilam di Aceh Jaya tetap bisa bertahan dan tidak mengalami kerugian.
“Kami berharap harga bisa naik lagi seperti dulu, supaya petani tidak terus dirugikan,” tutupnya.

Editor: Amiruddin. MKReporter: Sanusi

Share :

Baca Juga

Aceh Jaya

Transformasi Digital Berbuah Hasil, SPBE Aceh Jaya Raih Predikat Baik

Aceh Jaya

Gempa Berkekuatan 4,7 Magnitudo Terasa di Aceh Jaya

Aceh Jaya

Aceh Jaya Kembali Ukir Prestasi Lewat UHC 2026

Aceh Jaya

Kabar Duka, Sekda Nonaktif Aceh Jaya T. Reza Fahlevi Meninggal Dunia

Aceh Jaya

Polres dan Kodim Aceh Jaya Tertibkan PETI di Panggong demi Jaga Lingkungan

Aceh Jaya

KONI Aceh Jaya Minta Kepastian PORA, Pembangunan Venue 2026 Diminta Tetap Jalan

Aceh Jaya

Kejari Aceh Jaya Eksekusi Cambuk Empat Terpidana Maisir

Aceh Jaya

Peringati Hari Pahlawan, Wabup Aceh Jaya, Jaga Api Semangat dengan Kerja Nyata