Kota Jantho — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar terus memperkuat komitmennya dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu program strategis nasional. Komitmen tersebut ditandai dengan peresmian Dapur Satuan Pelaksana Penyaluran Gizi (SPPG) Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM) di Gampong Blang, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar, Sabtu (10 Januari 2026).
Peresmian dapur SPPG tersebut dihadiri oleh Asisten II Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Besar Bidang Perekonomian dan Pembangunan, M. Ali, S.Sos., M.Si, yang hadir mewakili Bupati Aceh Besar. Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemkab Aceh Besar, TNI Angkatan Udara, serta para pemangku kepentingan dalam upaya meningkatkan kualitas gizi anak dan generasi muda di daerah tersebut.
Dalam sambutannya, M. Ali menyampaikan bahwa Kabupaten Aceh Besar memiliki wilayah administratif yang cukup luas, meliputi 23 kecamatan, 68 mukim, dan 603 gampong. Kondisi ini menuntut pemerataan pelayanan dasar, termasuk pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat.
Ia menjelaskan, dapur SPPG Lanud SIM yang diresmikan merupakan SPPG ke-38 di Kabupaten Aceh Besar. Sementara di Kecamatan Blang Bintang sendiri, telah berdiri tiga dapur SPPG yang beroperasi secara mandiri.
“Setiap satu dapur SPPG mampu menyediakan hingga 200 paket Makan Bergizi Gratis. Oleh karena itu, keberadaan SPPG sangat strategis dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini,” ujar M. Ali.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa untuk wilayah terpencil, Pemkab Aceh Besar telah merencanakan pembangunan delapan dapur SPPG, dengan rincian lima dapur telah terbangun dan tiga dapur lainnya masih dalam tahap proses pembangunan.
“Mudah-mudahan pada tahun 2026 ini, Kabupaten Aceh Besar dapat mencapai target 48 dapur SPPG yang beroperasi secara optimal,” harapnya.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, M. Ali juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Lanud Sultan Iskandar Muda atas dukungan dan kontribusi aktif dalam menyukseskan program pemerintah pusat.
“Dukungan Lanud SIM sangat berarti. Diharapkan program strategis nasional ini dapat berjalan optimal sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045,” katanya.
Sementara itu, Komandan Lanud Sultan Iskandar Muda, Kolonel Nav Sudaryanto, S.M, menyatakan bahwa pendirian dapur SPPG merupakan bentuk nyata kepedulian Lanud SIM terhadap pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak dan generasi muda di Aceh Besar.
“Dapur SPPG ini adalah wujud komitmen Lanud SIM dalam mendukung peningkatan kualitas gizi generasi penerus. Kami berharap manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat,” ujarnya.
Peresmian dapur SPPG Lanud SIM turut dihadiri perwakilan Baznas, Camat Peukan Bada Salamuddin ZM, S.E, Camat Blang Bintang Subhan, S.E, unsur Forkopimcam Blang Bintang, Imuem Mukim, para keuchik, serta perangkat gampong setempat.
Usai seremoni, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi peusijuek, pemberian santunan kepada anak yatim, serta pemotongan pita sebagai tanda resmi beroperasinya dapur SPPG Lanud SIM. Rangkaian acara ditutup dengan peninjauan langsung ke dapur untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana penyaluran gizi.
Peresmian dapur SPPG ini diharapkan semakin memperkuat sinergi lintas sektor dalam meningkatkan gizi masyarakat serta menjadi investasi jangka panjang bagi terwujudnya generasi Aceh Besar yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Editor: Amiruddin. MK









