Home / Hukrim / Internasional / Pemerintah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 13:01 WIB

Kemlu Fasilitasi Kepulangan 36 WNI yang Keluar dari Sindikat Scam Kamboja

mm Redaksi

Kemlu RI fasilitasi ketibaan puluhan WNI gelombang pertama dari Kamboja di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Foto: Dok. Kemlu RI)

Kemlu RI fasilitasi ketibaan puluhan WNI gelombang pertama dari Kamboja di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Foto: Dok. Kemlu RI)

Jakarta – KBRI Phnom Penh berkerja sama dengan Direktorat Pelindungan WNI memfasilitasi ketibaan 36 Warga Negara Indonesia (WNI) karena praktik penipuan daring atau scam dari Kamboja.

Para WNI tersebut tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten pada Jumat (30/1) pukul 20:10 WIB. Setibanya di tanah air, mereka langsung diserahkan kepada instansi terkait untuk proses penanganan dan pendampingan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku. Pemulangan ini merupakan gelombang pertama dari Kamboja pada tahun 2026.

Baca Juga :  Gebyar Hut Bhayangkara ke 76, Pemda Simeulue Hadiri Pekan Transmigrasi

“Kami kembali menghimbau masyarakat untuk selalu mengikuti hukum dan peraturan yang berlaku apabila akan bekerja di luar negeri, dan menaati seluruh peraturan keimigrasian negara setempat,” tulis Kemlu RI melansir keterangan tertulis, Sabtu (31/1).

Baca Juga :  28 Tahun Berdirinya Konsulat Indonesia di Songkhla

Kemlu RI bersama KBRI Phnom Penh akan terus memantau perkembangan situasi di Kamboja demi memastikan pemulangan seluruh WNI dapat berlangsung dengan aman, cepat, dan terkoordinasi.

Turut hadir pada proses ketibaan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten yaitu perwakilan dari Kemenkopolkam, KP2MI, Bareskrim Polri dan otorita bandara.

Baca Juga :  Menlu RI Bertemu Menlu Latvia di Jakarta Bahas Kerja Sama Bilateral

Adapun, Kemlu RI melaporkan setidaknya terdapat 2.752 WNI telah datang ke KBRI Phnom Penh untuk meminta bantuan kepulangan ke Indonesia selama dua minggu terakhir, setelah mereka keluar dari sindikat penipuan daring di Kamboja.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Hukrim

Seludupkan Barang Ilegal, TNI AL Amankan Dua Boat Asal Filipina

Aceh Besar

Pantai Riting Leupung Aceh Besar Jadi Tujuan Wisata Paling Populer Saat Ini

Pemerintah

Diskominsa Aceh dinobatkan SKPA Sangat Inovatif Tahun 2024

Hukrim

Kantor Ditjen Minerba Kementerian ESDM di Geledah KPK

Daerah

Sekda Aceh Singkil Dimutasi Jadi Staf Ahli Bupati, Ini kata BKN

Internasional

Kapal Perang AS USS Nimitz Gunakan Hak Lintas Transit Lewati Selat Malaka

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Gelar Peringatan Hari Guru Nasional, PGRI, dan Bela Negara 

Internasional

Dua Jemaah Haji Aceh Kembali Wafat di Makkah, Totalnya Jadi Tujuh