Home / Internasional / Pemerintah

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:54 WIB

Melayu Day ke-11 Perkuat Kolaborasi dan Persaudaraan Rumpun Melayu di Thailand

mm Redaksi

Konsul RI Songkhla, Winardi H. Lucky (Tengah) saat menghadiri penyelenggaraan Melayu Day ke-11 pada 13-15 Februari 2026 di Sanam Chang Phueak Park, kota Yala, provinsi di sebelah Selatan Thailand. (Foto : NOA.co.id/HO-KRI Songkhla).

Konsul RI Songkhla, Winardi H. Lucky (Tengah) saat menghadiri penyelenggaraan Melayu Day ke-11 pada 13-15 Februari 2026 di Sanam Chang Phueak Park, kota Yala, provinsi di sebelah Selatan Thailand. (Foto : NOA.co.id/HO-KRI Songkhla).

Thailand – Konsulat Republik Indonesia (KRI) Songkhla berpartisipasi pada penyelenggaraan Melayu Day ke-11 pada 13-15 Februari 2026 di Sanam Chang Phueak Park, kota Yala, provinsi di sebelah Selatan Thailand.

Konsul RI Songkhla, Winardi H. Lucky, menyampaikan bahwa Melayu Day menjadi ruang strategis untuk memperkuat identitas budaya serumpun sekaligus mempererat hubungan people-to-people contact antar negara.

“Kesamaan budaya di kawasan IMT merupakan kekuatan yang dapat terus dirawat melalui kolaborasi seni, budaya, dan ekonomi kreatif, sehingga memperkokoh persahabatan dan konektivitas masyarakat lintas batas,” Kata Winardi dalam keterangan resmi yang diterima Kantor Berita NOA.co.id, Sabtu 14 Februari 2026

Baca Juga :  Menhut : Laporkan jika ada regulasi yang menghambat niat baik menjaga satwa dan hutan
KRI Songkhla berpartisipasi pada penyelenggaraan Melayu Day ke-11 pada 13-15 Februari 2026 di Sanam Chang Phueak Park, kota Yala, provinsi di sebelah Selatan Thailand. Foto : NOA.co.id/HO-KRI Songkhla).

Winardi menambahkan, Pada partisipasi tahun ini, Indonesia menghadirkan lebih dari 30 penampilan seni budaya meliputi tarian, musik, dan pertunjukan kreatif yang menunjukkan kedekatan tradisi Melayu di Indonesia, Malaysia, dan Thailand Selatan.

“Paviliun Indonesia juga melibatkan sedikitnya 30 UMKM dari Indonesia yang menawarkan produk khas seperti batik, aksesori, makanan ringan, hingga kopi sebagai bagian dari promosi ekonomi kreatif di kawasan. Antusias ini tercermin dengan penandatanganan 2 Letter of Intent (Lol) kerjasama perdagangan produk herbal dan fashion, pada hari pertama saja,” Terangnya.

Baca Juga :  Perkembangan Terkini Situasi Keamanan di Perbatasan Kamboja-Thailand

Diketahui, Kegiatan tahunan yang diadakan oleh Pemerintah Kota Yala bekerja sama dengan Konsulat RI Songkhla dan Konsulat Jenderal Malaysia di Songkhla ini menjadi wadah promosi budaya sekaligus menegaskan kesamaan akar budaya masyarakat Melayu di kawasan Indonesia-Malaysia-Thailand (IMT).

Baca Juga :  15 WNI di Perbatasan Thailand-Kamboja, Kemlu RI: Sejauh Ini Tidak Terdampak

Upacara pembukaan secara resmi dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Southern Border Provinces Administrative Centre (SBPAC) Thailand, Mr. Piyasiri Wattanavarangkul, didampingi Konsul RI Songkhla, Winardi H. Lucky, serta Konsul Jenderal Malaysia di Songkhla, Mr. Ahmad Fahmi Ahmad Sarkawi, Hadir pula mantan ketua parlemen Thailand, Wan Muhamad Noor Matha.

“Kehadiran para pemangku kepentingan mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat diplomasi budaya sebagai jembatan persahabatan dan kolaborasi di kawasan,” Demikian Konsul RI Songkhla, Winardi H. Lucky.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Belum Sebulan Diperbaiki, Jalan Nasional Jalur Dua di Simeulue Kembali Berlubang

Aceh Besar

Hingga Hari ke-5, Tercatat 15 Ribu Pengunjung Padati Anjungan Aceh Besar

Internasional

Kemlu RI dan KBRI Phnom Penh Fasilitasi Pemulangan Tiga WNI Rentan Asal Sumut, Sulut dan Jabar dari Kamboja

Hukrim

KBRI Phnom Penh Fokus pada Pelindungan WNI

Aceh Besar

Pasca Idul Fitri, Pelayanan Sampah di Aceh Besar Kembali Normal

Aceh Besar

Plt Sekda Aceh Besar Ajak Komponen Daerah Komit Bangun Tata Kelola Pemerintahan yang baik dan Siaga Bencana

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Dengarkan Aspirasi Warga dan Ngopi Bareng Masyarakat Jurong Peujeura

Nasional

Jaksa Agung Ingatkan Para Jaksa Junjung Tinggi Norma di Masyarakat