Aceh Utara — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Utara kembali mengalir nyata. Aliansi P3K Paruh Waktu Provinsi Aceh menyalurkan 100 paket bantuan sembako kepada warga di dua gampong Kecamatan Langkahan, yakni Gampong Padang Meuria dan Gampong Matang Teungoh Selatan, Senin (16/02/2026).
Penyaluran bantuan ini merupakan hasil dari penggalangan dana yang dilakukan lebih dari satu bulan oleh seluruh anggota aliansi. Total dana yang dihimpun mencapai Rp19.350.000, yang kemudian digunakan untuk pembelian bahan pokok.
Nasrullah, SE., ME., Sekretaris Aliansi yang mewakili Ketua Aliansi Mursal Mardani, SH., menyampaikan bahwa bantuan diberikan langsung kepada para Geuchiek setempat untuk kemudian didistribusikan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan. “Ini murni berasal dari semangat kebersamaan dan kepedulian sesama anggota P3K Paruh Waktu Aceh,” ujarnya.
Setiap paket bantuan berisi kebutuhan pokok seperti beras 5 kilogram, minyak goreng, gula pasir, telur, mie instan, dan teh celup, yang dirancang untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari di tengah masa pemulihan pascabanjir.
Mukhlis, SE., MM., Juru Bicara Aliansi, turut mengapresiasi dukungan instansi pemerintah yang membantu kelancaran kegiatan sosial tersebut, khususnya Dinas Perkim Aceh dan Dinas Sosial Aceh yang menyediakan sarana transportasi untuk pengangkutan bantuan ke lokasi. “Sinergi dan kolaborasi semacam ini sangat penting untuk memastikan bantuan sampai kepada yang berhak,” tuturnya.
Dalam rombongan penyaluran juga hadir perwakilan dari berbagai lembaga seperti Disdik Aceh, RSUZA, Badan Dayah, Sekretariat DPRA, serta Biro Umum Setda Aceh, menunjukkan luasnya dukungan bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Langkahan.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian dan solidaritas antardaerah di Aceh dalam membantu masyarakat korban banjir dan longsor, yang hingga beberapa bulan pascabanjir masih membutuhkan dukungan kebutuhan dasar.
Editor: Amiruddin. MK











