Home / Aceh Besar / Pemerintah

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:36 WIB

Aceh Besar Antisipasi Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Jelang Idul Fitri

mm Redaksi

Kepala Dinas Pangan Aceh Besar, Alyadi, SPi, MM saat mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, bersama angggota TPID di Kantor Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Senin (9/3/2026). Foto: Dok. MC Aceh Besar

Kepala Dinas Pangan Aceh Besar, Alyadi, SPi, MM saat mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, bersama angggota TPID di Kantor Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Senin (9/3/2026). Foto: Dok. MC Aceh Besar

Kota Jantho — Pemerintah Kabupaten Aceh Besar terus memperkuat langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga serta pasokan kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Aceh Besar Muharram Idris melalui Kepala Dinas Pangan Aceh Besar Alyadi, SPi, MM saat mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Kantor Bupati Aceh Besar, Senin (9/3/2026).

“Kita terus berkomitmen untuk mengawasi harga dari tingkat petani, peternak, pengepul hingga pasar guna mencegah praktik spekulasi,” tegasnya.

Baca Juga :  WNA Wajib ke Kantor Imigrasi Untuk Perpanjangan Izin Tinggal

Salah satu langkah yang dilakukan pemerintah adalah melalui operasi pasar secara berkala, menyesuaikan situasi dan kondisi di lapangan. Pemerintah juga menghimbau para pedagang agar tidak menaikkan harga bahan kebutuhan pokok. “Saat ini stok pangan dalam kondisi aman hingga Lebaran, seperti beras, gula, minyak goreng, dan telur. Kami minta pedagang tidak memanfaatkan situasi untuk menaikkan harga,” ujar Alyadi.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setdakab Aceh Besar Darwan Asrizal, SE MT menambahkan bahwa fluktuasi harga terutama terjadi pada komoditas hortikultura. Namun demikian, pemerintah memastikan pergerakan harga masih terkendali dan terus dimonitor secara rutin.

Baca Juga :  Menko Polhukam : Pentingnya Kerja Sama Komprehensif Untuk Berantas TPPO di Asia Tenggara

“Pengendalian inflasi memiliki tingkat urgensi tinggi dan bukan hanya tanggung jawab satu perangkat daerah, melainkan kerja sama seluruh unsur pemerintah dan pemangku kepentingan, termasuk koordinasi dengan daerah penyuplai dari luar Aceh Besar. Kita tidak boleh lengah dan tidak boleh jenuh. Stok harus cukup, distribusi harus lancar, dan harga harus tetap wajar. Untuk menjaga daya beli masyarakat diperlukan sinergi dan kolaborasi yang solid,” pungkasnya.

Baca Juga :  10 Februari, Pelayanan keimigrasian Di MPP Pasar Aceh Dialihkan ke kantor baru

Langkah ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut arahan Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian, yang meminta daerah yang harga komoditasnya mendekati Harga Acuan Penjualan (HAP) segera melakukan pengecekan lapangan serta menjaga tren harga tetap terkendali selama Bulan Ramadan hingga Lebaran.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Aceh Barat Bergerak Cepat, Pemkab Launching Koperasi Merah Putih Tahap 1 Tahun 2025

Pemerintah

Pj Gubernur Aceh Lakukan Penandatanganan PKS Penyelanggaraan PON XXI di Kemenpora

Aceh Selatan

Bupati H. Mirwan MS: Rentenir Itu Lintah Darat Berkedok Malaikat, Masyarakat Jangan Sampai Terjebak!

Aceh Besar

Cair, Gaji ke-13 dan Tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai ASN Aceh Besar

Aceh Besar

Pertandingan Persahabatan Pj Bupati Lawan Tim ISBI Awali Pembukaan Turnamen Badminton antar OPD 

Aceh Barat

Pj Bupati Aceh Barat Bersama Unsur Forkopimda Dampingi Pj Gubernur Aceh Buka Pameran UMKM Tingkat Provinsi Aceh

Nasional

Menteri P2MI Abdul Kadir Karding gelar audiensi dengan Ketua KPAI

Aceh Barat

Pj. Bupati Aceh Barat Bersama Unsur Forkopimda dan SKPK Melepas Peserta Napak Tilas yang Mengulik Perjalanan Heroik Sang Pahlawan