IDI — Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Aceh Timur membagikan sedikitnya 1.200 paket sembako kepada warga terdampak bencana alam di wilayah pantai timur Aceh. Bantuan tersebut disalurkan sejak Desember 2025 hingga Maret 2026.
Ketua Umum BKPRMI Aceh Timur, Tgk H Muhammad Ishak, mengatakan sebagian besar bantuan disebarkan di Kabupaten Aceh Timur dan Aceh Tamiang. Selain itu, paket sembako juga dikirim ke sejumlah daerah lain, yakni Aceh Utara, Kota Langsa, dan Kota Lhokseumawe.
“Lebih dari 1.200 paket sembako kita bagikan untuk korban bencana alam di pantai timur Aceh,” kata Ishak dalam keterangan tertulis, Rabu (4/3/2026).
Menurut dia, bantuan tersebut bersumber dari donasi pengurus dan simpatisan BKPRMI Aceh Timur, serta sumbangan yang dihimpun melalui Posko Bencana Alam BKPRMI di Kompleks Masjid Agung Darussalihin Idi. Dukungan juga datang dari sejumlah lembaga dan komunitas, antara lain UIN Ar Raniry Banda Aceh, Yayasan Aceh Sinergi Banda Aceh, serta sejumlah Dewan Pimpinan Daerah BKPRMI dari berbagai provinsi.
Ishak menambahkan, bantuan juga diterima dari Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat BKPRMI, KH Nanang Mubarak, yang dikirim dari Jakarta ke Aceh Timur.
Paket sembako yang dibagikan berisi beras, mi instan, sarden, abon, gula pasir, minyak goreng, roti, dan teh. Selain untuk korban bencana, sebagian bantuan diserahkan kepada marbot masjid di Aceh Timur menjelang Ramadan.
Tgk Nazaruddin, marbot Masjid Baitul Manan di Matang Pineung, Idi Cut, mengaku terbantu dengan bantuan tersebut. Ia mengatakan wilayahnya sempat terisolasi selama sepekan akibat banjir. “Rumah kami tidak hanyut, tapi kami terkurung dan tidak bisa bekerja,” ujarnya.
Menurut Nazaruddin, akses jalan menuju Julok dan Kota Idi sempat terputus karena ruas jalan negara terendam banjir. “Desa dan kecamatan ini benar-benar terkurung saat itu,” katanya.
Editor: Amiruddin. MKReporter: Amir Sagita











