Home / Banda Aceh

Rabu, 12 November 2025 - 20:11 WIB

Fraksi PKS DPRK Banda Aceh Minta Anggaran Perbaikan Jalan dan Penanganan HIV/AIDS Ditingkatkan

mm Redaksi

Ketua Fraksi PKS DPRK Banda Aceh, Tuanku Muhammad, menyampaikan pandangan umum Fraksinya terhadap R-APBK 2026 dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRK Banda Aceh, Selasa (11/11/2025). Foto: Dok. Istimewa

Ketua Fraksi PKS DPRK Banda Aceh, Tuanku Muhammad, menyampaikan pandangan umum Fraksinya terhadap R-APBK 2026 dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRK Banda Aceh, Selasa (11/11/2025). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Tuanku Muhammad, mendorong Pemerintah Kota untuk meningkatkan anggaran perbaikan jalan rusak dan berlubang pada tahun anggaran mendatang.

Hal tersebut disampaikan Tuanku Muhammad saat menyampaikan pandangan umum Fraksi PKS terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota (R-APBK) Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRK Banda Aceh, Selasa (11/11/2025).

Menurutnya, perbaikan infrastruktur jalan menjadi kebutuhan mendesak mengingat banyak laporan masyarakat yang mengeluhkan kondisi jalan rusak, terutama setelah hujan deras mengguyur.

Baca Juga :  DPP PNA Gerakan Seluruh Elemen Untuk Menangkan Mualem-Dek Fadh

“Ada beberapa ruas jalan yang perlu segera diperbaiki seperti di Jalan Kebon Raja, Tgk. Chik Di Pineung, Gampong Tibang, Deah Raya, dan Alue Naga,” ujar Tuanku Muhammad.

Selain infrastruktur jalan, Fraksi PKS juga menyoroti pentingnya prioritas pembangunan fasilitas umum, khususnya fasilitas yang telah lama tidak direnovasi serta taman-taman bermain masyarakat yang mulai rusak.

Baca Juga :  PHRI Aceh Dorong Transformasi Digital dan Pariwisata Syariah di Rakerda 2025

Dalam kesempatan itu, Tuanku Muhammad juga meminta Wali Kota Banda Aceh bersama Tim Anggaran Pemerintah Kota (TAPK) untuk lebih serius dalam mengevaluasi target dan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Penentuan target PAD kepada setiap OPD penghasil harus berdasarkan kajian yang mendalam dan sesuai dengan realita di lapangan,” tegasnya.

Selain isu infrastruktur dan PAD, Fraksi PKS juga menyoroti peningkatan kasus HIV/AIDS di Banda Aceh. Ia meminta Pemerintah Kota untuk mengalokasikan anggaran khusus dan membentuk tim penanganan terpadu guna meningkatkan edukasi masyarakat tentang pencegahan dan cara penularan penyakit tersebut.

Baca Juga :  IPM Banda Aceh Tertinggi di Aceh, Wakil Ketua DPRK Musriadi Apresiasi Kinerja Pemerintah Kota

Meski demikian, Fraksi PKS memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota atas berbagai program penataan kota, termasuk penataan taman dan penerangan jalan utama yang semakin tertata rapi.

“Kami mengapresiasi saudari Wali Kota Banda Aceh yang telah menunjukkan komitmennya dalam memperindah kota. Ke depan kami berharap konsep penataannya bisa lebih modern dan kekinian,” tutupnya.

Editor: Amiruddin. MKReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

SMAN 13 Banda Aceh Peringati Isra Mikraj 1446 H dan Gelar Pisah Sambut Plt Kepala Sekolah

Banda Aceh

Banggar DPRK Banda Aceh Sampaikan Sejumlah Masukan untuk Perbaikan Layanan Publik dalam RAPBK 2026

Banda Aceh

Fraksi PPP, PKB, dan Golkar DPRK Banda Aceh Dorong APBK 2026 Berbasis Data dan Pro-Rakyat

Banda Aceh

DLHK3 Banda Aceh Dampingi Penilaian Adipura Tahap II, Fokus pada Kebersihan dan Pengelolaan Lingkungan

Banda Aceh

Dinsos Banda Aceh Monitor Penyaluran 9.996 Paket Cadangan Beras Pangan kepada KPM di Tiga Kecamatan

Banda Aceh

DWP Diskominfotik Banda Aceh Gelar Arisan Perdana 2026 dan Lepas Sambut Ketua

Banda Aceh

Upacara Peringatan Hari Pengayoman di Kemenkumham Aceh Berlangsung Khidmat  

Banda Aceh

Musriadi Aswad Soroti Buruknya Layanan Dasar di Aceh Pasca Bencana Hidrometeorologi