Home / Pendidikan / Pidie Jaya

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:10 WIB

Gerakan Orang Tua Mengantar Anak Sekolah Digelorakan di Pidie Jaya

mm Redaksi

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya meluncurkan Gerakan Orang Tua Mengantar Anak Sekolah sebagai upaya memperkuat peran keluarga, khususnya ayah, dalam mendukung pendidikan dan pembentukan karakter anak sejak hari pertama sekolah. Foto: Dok. Istimewa

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya meluncurkan Gerakan Orang Tua Mengantar Anak Sekolah sebagai upaya memperkuat peran keluarga, khususnya ayah, dalam mendukung pendidikan dan pembentukan karakter anak sejak hari pertama sekolah. Foto: Dok. Istimewa

Pidie Jaya — Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya meluncurkan Gerakan Orang Tua Mengantar Anak Sekolah sebagai upaya memperkuat peran keluarga dalam mendukung pendidikan dan pembentukan karakter anak sejak hari pertama sekolah.

Program yang dipromosikan melalui Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Pidie Jaya ini mengajak para orang tua, khususnya ayah, untuk hadir langsung mengantar anak ke sekolah. Gerakan tersebut mengusung pesan “Awali Langkah Pertama Mereka dengan Dukungan dan Cinta Ayah.”

Dalam materi kampanye yang beredar, pemerintah daerah menekankan bahwa kehadiran orang tua pada momen awal keberangkatan ke sekolah dapat memberikan dampak psikologis positif bagi anak.

Baca Juga :  Lulus Cumlaude, Achmad Taufan Soedirdjo Angkat Isu Rekrutmen Hakim Mahkamah Konstitusi Oleh Panel Ahli Melalui Lembaga Perwakilan

Dukungan emosional dari orang tua diyakini mampu meningkatkan rasa percaya diri, semangat belajar, dan kesiapan anak dalam menjalani aktivitas pendidikan.

“Satu langkah kecil hari ini, untuk masa depan besar mereka,” demikian salah satu pesan yang disampaikan dalam kampanye tersebut.

Gerakan ini juga menyoroti pentingnya keterlibatan ayah dalam proses pendidikan anak. Kehadiran ayah di lingkungan sekolah tidak hanya menjadi simbol dukungan moral, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antara orang tua dan anak.

Baca Juga :  Disdik Aceh Raih Predikat Informatif Tahun 2025 dari KIA

Beberapa nilai yang ingin ditanamkan melalui program ini antara lain:

  • Peran ayah dalam membentuk karakter dan rasa percaya diri anak.
  • Kebersamaan orang tua dan anak dalam membangun kedekatan emosional.
  • Dukungan terhadap langkah awal anak dalam meraih cita-cita.
  • Pembentukan lingkungan pendidikan yang lebih ramah dan suportif.

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya berharap gerakan ini dapat menjadi budaya positif di masyarakat, sehingga orang tua semakin aktif terlibat dalam proses pendidikan anak.

Baca Juga :  Faisal Ridha Salurkan Peralatan Sekolah untuk Anak Yatim di Jaya Baru

Selain mendukung keberhasilan akademik, keterlibatan keluarga juga diharapkan mampu membentuk generasi yang lebih percaya diri, disiplin, dan memiliki karakter kuat.

Dengan semangat “Ayah hadir, anak semangat, masa depan cemerlang!”, gerakan ini menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam mendorong sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat demi menciptakan masa depan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak Pidie Jaya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pendidikan

4 Bulan Gaji Guru SMPN 13 Aceh Besar Belum Cair, Program Tahfidz Disorot

Pemerintah Aceh

BPSDM Aceh Buka Seleksi Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Terdampak Bencana Hidrometeorologi

Pendidikan

Kadisdik Aceh: Guru Pofesional dan Berkompetensi Unggul Adalah Kunci Pendidikan Berkualitas

Nasional

Mendagri Minta IPDN Tingkatkan Kapasitas Fiskal Menuju Kampus Mandiri dan Unggul

Daerah

Simulasi SNBT 2024 : Ini Hasil dan Tindak lanjutnya

Daerah

Integritas dari Desa: KPK Bangun Benteng Antikorupsi di Aceh dan Banten

Pendidikan

Kadisdik Aceh: Jangan Ada Bullying di Hari Pertama Sekolah

Daerah

Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Barat Kirimkan Peserta O2SN