Home / Ekbis

Rabu, 26 Juni 2024 - 11:20 WIB

Haji Uma Minta BSI Dievaluasi Menyeluruh

mm Redaksi

Anggota Komite IV DPD RI asal Aceh, SudirmanSudirman alias Haji Uma. (Foto: noa.co.id/FA)

Anggota Komite IV DPD RI asal Aceh, SudirmanSudirman alias Haji Uma. (Foto: noa.co.id/FA)

Jakarta – Anggota Komite IV DPD RI asal Aceh, Sudirman, menilai evaluasi secara komprehensif menjadi langkah penting yang harus dilakukan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) imbas penarikan dana berjumlah besar oleh PP Muhammadiyah beberapa waktu lalu.

Menurutnya, evaluasi menyeluruh tidak hanya dilakukan dalam kaitannya dengan kejadian penarikan dana yang dilakukan PP Muhammadiyah. Namun juga meliputi berbagai aspek terkait profesionalitas kinerja dan kualitas layanan publik.

Baca Juga :  OJK Hentikan 1.556 Pinjol Ilegal dan 285 Investasi Bodong Sepanjang 2025

“Dalam pandangan kami selaku anggota Komite IV DPD RI, yang salah satu bidang kerjanya meliputi sektor perbankan dan BSI bagian dari mitra kami. Dengan apa yang terjadi, evaluasi menyeluruh menjadi sebuah urgensi yang mesti dilakukan oleh BSI,” kata Sudirman atau yang akrab disapa Haji Uma, kemarin.

Menurut Haji Uma, evaluasi menjadi langkah penting guna memperbaiki segala kelemahan sehingga kedepan BSI menjadi lebih baik dan profesional dalam segala aspek, terutama kinerja manajemen serta kualitas layanan publik.

Baca Juga :  Wali Nanggroe Aceh Terima Kunjungan Silaturrahmi KPIA

“Apalagi mengingat, kasus penarikan dana berjumlah besar oleh PP Muhammadiyah ikut mempengaruhi opini dan kepercayaan serta citra BSI di mata publik saat ini. Jadi, evaluasi untuk perbaikan bagian upaya guna memperbaiki citra BSI di mata publik,” kata Haji Uma.

Sementara terkait dengan kasus penarikan dana PP Muhammadiyah, Haji Uma menilai evaluasi spesifik juga harusnya segera dilakukan sehingga publik mendapat penjelasan terkait hal ini.

Baca Juga :  LMND Dukung Pemerintah Aceh Tertibkan Tambang Ilegal di Delapan Kabupaten

Dengan begitu, publik menjadi jelas dan tidak berasumsi liar yang kemudian berdampak bagi citra BSI.

“Sebagai representasi masyarakat Aceh, dimana BSI menjadi perbankan utama dan dominan. Kami meminta BSI menjelaskan kepada publik terkait hal tersebut agar tidak berkembang asumsi liar yang akan berdampak terhadap citra BSI,” demikian Haji Uma.

Penulis: Hidayat S

Editor: Amiruddin MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Tindaklanjuti Kebijakan OJK, Bank Aceh Syariah Siapkan Relaksasi Bagi Nasabah Pembiayaan KUR/UMKM Terdampak Bencana

Ekbis

Ciptakan Kesempatan Ekonomi, Angkie Yudistia Hadirkan Program Afiliator Hijab Inclusive

Daerah

BSI Secara Resmi Berikan 90 Kunci Rumah Hunian Danantara (Huntara) kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang

Daerah

BSI Optimalkan Seluruh Layanan, Dukung Kelancaran Transaksi Finansial PON XXI 2024

Ekbis

Erick Thohir: Impresif! Lebih Cepat dari Target, BSI Resmi Masuk Jajaran Top 10 Global Islamic Bank

Ekbis

Penguatan Ekonomi Masyarakat Aceh Lewat Desa BSI

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Cetak Sawah Baru 123 Hektar untuk Kompensasi Jalan Tol Sibanceh

Ekbis

Sri Mulyani Janjikan Insentif untuk PDAM Sehat: Upaya Peningkatan Akses Air Bersih