Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI dari daerah pemilihan Aceh 1, Jamaluddin Idham, S.H., M.H., mengajukan usulan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Gampong Blang, Kecamatan Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Jaya.
Langkah ini ditempuh untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan di wilayah pesisir barat Aceh.
Jamaluddin menyampaikan usulan tersebut melalui surat resmi bernomor 001/JI-DPR/EKS/II/2026 kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, khususnya kepada Direktur Jenderal Perikanan Tangkap.
Ia menempatkan Gampong Blang sebagai prioritas utama dalam rekomendasi program pengembangan kawasan nelayan.
Dalam keterangannya pada Kamis (2/4/2026), Jamaluddin menilai Gampong Blang memiliki potensi maritim yang besar.
Namun, kawasan tersebut masih memerlukan penguatan infrastruktur dan penataan lingkungan agar mampu berkembang secara optimal.
“Program ini kami dorong sebagai langkah nyata untuk meningkatkan taraf hidup nelayan. Gampong Blang memiliki posisi strategis dan didukung semangat masyarakat yang kuat,” kata Jamaluddin.
Ia menjelaskan, konsep Kampung Nelayan Merah Putih mencakup penataan kawasan permukiman agar lebih bersih dan tertata.
Program ini juga untuk meningkatkan produktivitas melalui penyediaan sarana penangkapan ikan serta fasilitas pengolahan hasil laut.
Selain itu, aspek estetika kawasan turut menjadi perhatian. Penataan lingkungan dengan nuansa merah putih dapat menciptakan identitas visual yang kuat sekaligus membuka peluang pengembangan wisata bahari.
Sebagai anggota Komisi IV DPR RI yang membidangi sektor kelautan dan perikanan, Jamaluddin menilai modernisasi kampung nelayan menjadi salah satu strategi penting dalam mengurangi kemiskinan di wilayah pesisir.
Ia menegaskan akan terus mengawal proses pengusulan program tersebut agar mendapat dukungan anggaran dari pemerintah pusat.
Respons positif muncul dari masyarakat setempat. Warga Gampong Blang berharap program ini dapat membawa perubahan nyata serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan adanya inisiatif tersebut, kawasan pesisir Aceh Jaya mampu berkembang menjadi pusat ekonomi baru berbasis kelautan yang berdaya saing.












