Home / Daerah / Pemerintah / Peristiwa

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:12 WIB

Jelang Lebaran, BNPB Pastikan tidak ada lagi warga korban bencana gayo lues tinggal di tenda pengungsian

Farid Ismullah

Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto saat menyapa warga Agusen yang tinggal di Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, Rabu (11/3/2026). (Noa.co.id/HO-BNPB).

Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto saat menyapa warga Agusen yang tinggal di Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, Rabu (11/3/2026). (Noa.co.id/HO-BNPB).

Gayo Lues – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto mengatakan targetnya tidak ada lagi warga korban bencana gayo lues tinggal di tenda pengungsian jelang lebaran tahun ini. Hingga Selasa (10/3/2026), data sementara BNPB mencatat target huntara di Kabupaten Gayo Lues mencapai 1.713 unit, sedangkan unit yang telah selesai dibangun sebanyak 1.518 huntara.

Hal tersebut disampaikan Kepala BNPB saat menyapa warga Agusen yang tinggal di di Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, pada Rabu, 11 Maret 2026.

Baca Juga :  Gunungapi Lewotobi Laki-laki Lima Kali Erupsi  

“Kami pastikan menjelang lebaran tahun 2026, untuk Kabupaten Gayo Lues, sudah tidak ada lagi masyarakat yang ada di tenda,” ujar Kepala BNPB.

Namun demikian, sejumlah keluarga masih menunggu proses penyelesaian huntaranya. Menyikapi kondisi tersebut, Kepala BNPB akan menempatkan sementara waktu mereka ke tempat yang lebih layak, seperti gedung balai latihan kerja yang dikelola pemerintah daerah.

“Supaya semua masyarakat yang terdampak di Kabupaten Gayo Lues bisa menikmati, bisa mengikuti perayaan Idulfitri dengan lebih baik dan lebih hikmat,” tambahnya.

Huntara komunal tersebut dihuni 155 KK yang berasal dari kawasan tersebut. Kepala BNPB menyebutkan tempat tinggal mereka rusak akibat banjir besar pada akhir November 2025 lalu. Lahan berdirinya rumah juga tidak memungkin lagi untuk pendirian hunian pascabencana.

Baca Juga :  Pilkades Sanggiran Digugat, Dugaan Kecurangan Dinilai Terstruktur dan Masif

“Mereka tidak memiliki tanah lagi sehingga Pemerintah Kabupaten Gayo Lues berusaha untuk mencari tempat untuk relokasi terpusat,” ujar Suharyanto.

Pemerintah daerah setempat menyampaikan, sebagian besar lahan yang sekarang dijadikan huntara itu nanti jadi huntap karena memang keterbatasan lahan.

“Nanti teknisnya adalah mungkin setelah program huntap ini, paling tidak setelah awal April ini masuk rehabilitasi rekonstruksi. Kita akan mulai pembangunan huntap. Khusus di Gayo Lues ini agak berbeda dengan daerah lain,” imbuh Kepala BNPB yang saat kunjungan didampingi Bupati setempat.

Baca Juga :  Jaksa Punya Sistem Monitor Kopdes Merah Putih

Kepala BNPB Suharyanto juga membagikan bantuan bahan pokok makanan dan alat tulis bagi anak-anak di huntara Agusen. Tak hanya itu, BNPB juga memberikan bantuan non-pangan berupa kasur, kompor, kipas angin dan matras.

“Sembako yang diberikan ini untuk mendukung kebutuhan sehari-hari sebelum mendapatkan bantuan jaminan hidup dari kementerian terkait,” Kata Letjen TNI Dr. Suharyanto.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Sejumlah Mahasiswa Gelar Aksi Damai Tuntut Pembentukan Pansus BPBJ

Daerah

Kasab Bulee Jok dari Aceh Utara Kini Resmi Bersertifikat HAKI

Aceh Besar

2024 Aceh Besar Targetkan Kemiskinan Ekstrem Nol Persen

Aceh Barat

7.850 Penerima di Aceh Barat Terima Bantuan Zakat, Bupati Tarmizi Ajak Jaga Kesehatan

Daerah

Irdam IM Pimpin Penutupan TMMD Reguler ke-119 Kodim 0102/ Pidie

Banda Aceh

Subuh Berjamaah, Cara Pj Wali Kota Almuniza Ajak Warga Makmurkan Masjid

Daerah

Voice People Aceh Gelar Workshop “Suara Jadi Cuan” di BSI UMKM Center

Aceh Besar

Pj Bupati Aceh Besar Terima Audiensi Badan Pekerja GeRAK Aceh