Home / Nasional / Pemerintah

Jumat, 17 Oktober 2025 - 15:00 WIB

Jaksa Punya Sistem Monitor Kopdes Merah Putih

mm Redaksi

Jamintel Reda Manthovani, saat penandatanganan kerja sama PT Agung Sedayu Group kepada 60 Kopdes Merah Putih di Kabupaten Tangerang, Kamis (16/10/2025). (Foto :NOA.co.id/HO-Puspenkum Kejagung RI).

Jamintel Reda Manthovani, saat penandatanganan kerja sama PT Agung Sedayu Group kepada 60 Kopdes Merah Putih di Kabupaten Tangerang, Kamis (16/10/2025). (Foto :NOA.co.id/HO-Puspenkum Kejagung RI).

Jakarta – Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani, memastikan jaksa memiliki sistem untuk memonitor Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Ia menegaskan sistem keuangan Kopdes Merah Putih harus berjalan dengan transparan.

Hal itu disampaikan dalam acara penandatanganan Perjanjian Kerja Sama, Bimbingan Teknis, dan Penyaluran Bantuan Permodalan Usaha (CSR) dari PT Agung Sedayu Group kepada 60 Kopdes Merah Putih di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Kamis (16/10/2025). Hadir Menteri Koperasi dan UKM Ferry Julianto, Gubernur Banten Andra Soni, serta Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid.

Reda menyebut jaksa akan membantu Kopdes untuk berkembang menjadi lembaga yang transparan. Menurutnya, kolaborasi antarpihak dapat meminimalisir risiko penyalahgunaan dana, termasuk dengan melibatkan sektor swasta.

Baca Juga :  Direktur PDAM Tirta Mountala Paparkan Hasil Kerja Periode 2018-2024

“Melalui Koperasi Merah Putih yang telah dibentuk di setiap desa dan kelurahan, Kejaksaan RI melalui program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) memiliki sistem untuk memonitor pengelolaan keuangan dan kegiatan desa secara transparan. Kolaborasi ini diharapkan dapat memitigasi risiko penyalahgunaan dana serta memperkuat ekonomi masyarakat desa,” ujar Reda.

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM RI Ferry Julianto menegaskan bahwa koperasi merupakan tiang utama perekonomian nasional. Program Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi benteng kesejahteraan rakyat.

Baca Juga :  Disdikbud Aceh Besar Terima Penghargaan dari Kemenkominfo

“Kegiatan Bimbingan Teknis Koperasi Merah Putih ini akan menjadi benteng pertahanan kesejahteraan kita. Koperasi kini tengah kami dorong melalui rebranding dan digitalisasi agar lebih dekat dengan generasi muda. Kami ingin koperasi menjadi wadah yang kuat bagi para pelaku UMKM agar dapat naik kelas,” katanya.

Ferry menyampaikan, pemerintah menargetkan pembangunan puluhan ribu gudang dan gerai Kopdes Merah Putih di seluruh Indonesia. Ia berharap ekonomi rakyat menjadi lebih produktif melalui koperasi.

“Pemerintah menargetkan pembangunan 10.000 gudang dan gerai Koperasi Merah Putih di seluruh desa di Indonesia sebagai basis ekonomi rakyat yang produktif,” ungkap Ferry Julianto.

Baca Juga :  Kepala Dinas Berserta Staf Terjaring OTT

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan bahwa dukungan berbagai pihak akan mendorong lahirnya desa mandiri dan berdaya saing di Provinsi Banten.

“Surat keputusan untuk 1.551 Koperasi Merah Putih di Kabupaten Tangerang telah diterbitkan. Kami mengapresiasi dukungan Kejaksaan RI melalui program Jaga Desa yang berperan aktif mengawal pengelolaan keuangan desa. Dengan adanya bantuan CSR kepada Koperasi Merah Putih, kami berharap tercipta desa-desa mandiri dan maju, khususnya di Kabupaten Tangerang,” ujar Andra Soni.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Nasional

Bantuan Logistik Tembus 125 Ton, 100 Relawan Tambahan BSI Kembali Diberangkatkan ke Aceh untuk Bantu Pemulihan Pascabencana

Aceh Barat

Dinas Kominsa Aceh Barat Gelar Coaching Clinic Pemanfaatan Aceh Barat Cloud untuk Inspektorat

Nasional

Kunjungi Desa Kedung Sumur, Bambang Haryo Sampaikan Hal Ini

Daerah

Presiden Prabowo Dijadwalkan ke Aceh Besok

Internasional

Indonesia Terpilih Sebagai Presiden Dewan HAM PBB 2026

Hukrim

Bakamla RI Gagalkan Penyeludupan Bawang Merah Ilegal

Aceh Barat

Aceh Barat Siapkan Penghargaan Untuk ASN Inovatif

Pemerintah

Serah Terima Aset PON XXI, Pj Gubernur Safrizal: Rawat dan Manfaatkan dengan Baik