Home / Daerah / News / Peristiwa

Senin, 23 Maret 2026 - 17:20 WIB

Kasatgas PRR : Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

Farid Ismullah

Kasatgas PRR Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian . (Foto : NOA.co.id/HO-Satgas PRR).

Kasatgas PRR Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian . (Foto : NOA.co.id/HO-Satgas PRR).

Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa hampir seluruh pengungsi terdampak bencana di Sumatera kini tidak lagi tinggal di tenda. Capaian tersebut secara spesifik merujuk pada kondisi penanganan pengungsi yang menunjukkan kemajuan signifikan.

Tito menjelaskan, jumlah pengungsi yang masih dalam penanganan saat ini tersisa sekitar 47 kepala keluarga (KK) atau sekitar 173 jiwa. Angka tersebut menurun drastis dibandingkan kondisi awal yang mencapai 2,1 juta jiwa. Karena itu, kondisi pengungsi disebut telah “mendekati 100 persen” tidak lagi berada di tenda, meski belum sepenuhnya tuntas.

Baca Juga :  Taruna Akademi TNI Bantu Masyarakat Terdampak banjir di Provinsi Aceh

“Pengungsi ya mendekati 100 persen, mendekati kata-katanya, saya enggak bilang [sudah] 100 persen,” ujar Tito kepada awak media, Senin (23/3/2026).

Baca Juga :  Dari Udara, Laut, dan Darat, TNI Maksimalkan Seluruh Kekuatan untuk Rakyat Terdampak Bencana

Ia menambahkan, capaian tersebut menggambarkan progres nyata dalam penanganan pengungsi, khususnya dalam memastikan mereka tidak lagi berada di tenda.

Di sisi lain, Tito menegaskan bahwa proses pemulihan pascabencana secara keseluruhan masih terus berjalan dan mencakup berbagai sektor yang membutuhkan waktu penyelesaian.

“Fasilitas pendidikan masih ada yang perlu kita atensi, masih belum, ada juga sungai belum, ada beberapa jalan desa, jalan kabupaten yang cukup banyak jumlahnya juga belum, itu it takes time,” katanya.

Baca Juga :  Gubernur Aceh Ajak Pegawai Jaga Kekompakan dan Kedisiplinan di Bulan Ramadan

Menurutnya, pemerintah terus mendorong percepatan pemulihan infrastruktur dan layanan publik secara bertahap agar kondisi di daerah terdampak dapat kembali normal secara menyeluruh.

Ia juga berharap informasi mengenai perkembangan penanganan pascabencana dapat dipahami secara utuh dengan menempatkan capaian pada konteksnya masing-masing.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Nasional

Gunung Semeru Erupsi Disertai Letusan Setinggi 1.000 Meter

Hukrim

TNI AL Gagalkan Penyeludupan 200 Ton Arang Bakau

Daerah

Gampong se-Aceh Terima Dana Desa 2024 Rp 2,68 Triliun

Daerah

Ditunjuk Jadi Tuan Rumah, SPS Aceh Gelar Rapat

Aceh Timur

Kepala Sekolah MAN IC Aceh Timur Tutup Kegiatan MATSAMA

Aceh Timur

Eks Anggota Kelompok JAD Abu Hamzah : Radikalisme Dan Terorisme dapat Memecah Belah Umat

Daerah

Proyek Kolam Tambatan Perahu di Desa Langi Diduga Fiktif, Masyarakat Merasa Dirugikan

News

Mayjen TNI Niko Fahrizal Ajak para Dansat Kodam IM Bangun Satuan Tangguh dan Siap Hadapi Tantangan Global