Home / Daerah

Minggu, 26 Januari 2025 - 12:50 WIB

Ketua PWI Aceh Menyayangkan Aksi Premanisme yang Dilakukan Oknum Kades pada Wartawan di Pidie Jaya 

Redaksi

CEO kantor Berita NOA.co.id, Nazarullah saat foto bersama ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin. Foto: Dok. Pribadi

CEO kantor Berita NOA.co.id, Nazarullah saat foto bersama ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin. Foto: Dok. Pribadi

Pidie Jaya – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Aceh, Nasir Nurdin secara tegas mengecam tindakan premanisme yang dialami oleh Wartawan CNN Indonesia Ismail M Adam atau akrab disapa Ismed yang bertugas di wilayah Kabupaten Pidie Jaya.

Nasir Nurdin mengutuk sikap yang dilakukan oleh Oknum Kades berinisial IS karena telah memberikan contoh yang tidak baik didepan publik, ia menganggap ini merupakan tindakan yang tidak dapat di terolir.

“Sebagaimana kronologis yang terjadi dan diulmuat di media massa maka jelas ini adalah tindakan yang tidak dapat di terolir,” kata Nasir Nurdin, Minggu (26-01-2025).

Baca Juga :  Muzakir Manaf menunaikan Ibadah Haji, Sekaligus Peringatan Haul Wali Nanggroe Aceh Tgk Hasan Tiro ke-14 di Aceh Timur

Nasir Nurdin mengatakan ia telah berkordinasi dengan Munir Nor yaitu ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Provinsi Aceh, terhadap kasus yang sedang dialami oleh Ismed yang terjadi di Kabupaten Pidie Jaya.

“Kami juga telah berkordinasi dengan ketua PWI Kabupaten Pidie Jaya yaitu saudara Ikhsan. Ikhsan sendiri mengakui bahwa sehari-hari pak Ismed menjalankan profesinya sebagai wartawan dengan profesional,” sambung Nasir Nurdin.

Baca Juga :  Perputaran Uang pada Hari Pertama Bhayangkara Fest 2024 Capai Rp3 Miliar

Nasir Nurdin sangat menyayangkan tindakan kekerasan yang dilakukan IS itu berlangsung didepan masyarakat, Ismed dibalbal dan diinjak lalu dibawa lagi ke Polindes dan saat disitu juga Ismed di aniaya didepan istrinya sendiri.

“Apa yang dilihat, apa yang di dengar dan apa yang dirasakan oleh Ismed ketika mendampingi Kadis Kesehatan yang saat mengunjungi Polides di Gampong Cot Seutui, dalam kapasitasnya sebagai wartawan kegiatan itupun direkam, diliput dan dipublikasikan menjadi konsumsi publik, inilah yang memicu kemarahan IS atau Oknum Kades,” ungkap Nasir Nurdin.

Baca Juga :  Srikandi Idi Rayeuk Dukung Iskandar Usman-T Zainal Maju Pilkada 2024    

Nasir Nurdin mendorong polisi yang telah menerima laporan ini untuk memproses secara hukum. PWI Aceh bersama asosiasi pers lainnya ikut mengutuk kejadian seperti ini.

“Kami yakin pihak kepolisian akan berkerja secara profesional agar kasus ini terungkap dan persoalan inti di polindes bisa juga terungkap serta tidak terulang kembali kejadian sama kedepannya.” Tutup Nasir Nurdin.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Pj Bupati Mahdi Efendi, Pimpin Upacara HUT ke-79 Kemerdekaan RI

Aceh Barat

Pj Bupati Aceh Barat Raih Penghargaan Bergengsi dalam Penanganan Inflasi

Daerah

Lantik 4 Pj Bupati, Pj Gubernur Aceh Ingatkan Tingginya Inflasi dan Stunting

Daerah

30 Ribu Hektare Tambak Di Provinsi Aceh Rusak Digulung Banjir Sumatera
diskominsa-aceh

Aceh Barat

Tingkatkan Penerapan Keterbukaan Informasi Publik dan Potensi Gampong, Diskominfo Aceh Gelar Pertemuan KIG

Daerah

Gas 12 Kg Langka dan Tembus Rp 350.000 di Pidie: Warga Berebut Kupon di Malam Hari

Daerah

Imigrasi Aceh proses pendeportasian WNA mantan narapidana

Daerah

Aceh Besar Aktif dalam Bimtek Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik