Home / Aceh Barat / Pemerintah

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:02 WIB

KIA Serahkan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik, Aceh Barat Target Kembali Raih Predikat Informatif 2026

mm Redaksi

Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP, MM bersama Wakil Bupati Said Fadheil, SH menerima kunjungan kerja dan audiensi Tim Komisi Informasi Aceh (KIA) di ruang kerja Wakil Bupati Aceh Barat, Rabu (3/6/2026). Foto: Dok. Istimewa

Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP, MM bersama Wakil Bupati Said Fadheil, SH menerima kunjungan kerja dan audiensi Tim Komisi Informasi Aceh (KIA) di ruang kerja Wakil Bupati Aceh Barat, Rabu (3/6/2026). Foto: Dok. Istimewa

Meulaboh – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menerima kunjungan kerja dan audiensi dari Tim Komisi Informasi Aceh (KIA) yang berlangsung di ruang kerja Wakil Bupati Aceh Barat, Rabu (3/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, KIA juga menyerahkan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Barat.

Kedatangan rombongan KIA disambut langsung oleh Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP, MM dan Wakil Bupati Said Fadheil, SH yang turut didampingi Plt Sekretaris Daerah, Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa), serta Kabid Komunikasi dan Informasi Publik.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Barat intervensi pasar melalui pasar murah

Bupati Aceh Barat, Tarmizi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Komisi Informasi Aceh dan menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel melalui keterbukaan informasi publik.

Menurutnya, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) merupakan sarana penting bagi masyarakat untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan. Namun, hingga saat ini pemanfaatan layanan tersebut oleh masyarakat dinilai masih belum optimal.
“PPID merupakan jembatan bagi masyarakat untuk mengakses berbagai informasi publik. Karena itu, kami meminta Diskominsa terus meningkatkan koordinasi dan komunikasi dengan Komisi Informasi Aceh agar seluruh informasi yang dibutuhkan masyarakat dapat tersampaikan secara baik, cepat, dan tepat,” ujar Tarmizi.

Baca Juga :  Pemkab Nagan Raya Terima Award Desa Bebas Stunting dari Kemendes

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi Informasi Aceh, Sabri, yang didampingi Komisioner Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi Publik, Vicky Bastianda, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap hasil Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik tahun 2025.

Menurut Sabri, berdasarkan hasil evaluasi, nilai keterbukaan informasi publik Kabupaten Aceh Barat mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya sehingga diperlukan sejumlah langkah perbaikan dan peningkatan di berbagai aspek pelayanan informasi.

Baca Juga :  Angka Kemiskinan Ektrem di Aceh Mengalami Penurunan Yang Signifikan

Meski demikian, Sabri mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dalam memberikan akses informasi kepada masyarakat. Ia mengingatkan bahwa pada tahun 2024 Aceh Barat berhasil meraih predikat “Informatif”, yang merupakan kategori tertinggi dalam penilaian keterbukaan informasi publik.
“Kami berharap pada tahun 2026 Aceh Barat dapat kembali meraih predikat Informatif.
Sebab, secara umum kebutuhan informasi publik sudah tersedia melalui PPID Aceh Barat, tinggal bagaimana pengelolaan dan penyajiannya terus ditingkatkan,” kata Sabri.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Pj Bupati Aceh Besar Lakukan Pertemuan dengan Satpol PP dan WH, Tingkatkan Kedisiplinan Personil

Aceh Barat

Seleksi Pejabat Utama Organ BUMD Aceh Barat Masuki Tahap Akhir

Pemerintah

Mendagri Beri Pesan Penting kepada Kepala Daerah

Daerah

Kakanwil Ditjenpas Aceh Serahkan SK Remisi Khusus Idul Fitri bagi 4.840 Warga Binaan

Berita

Diskominsa Aceh Hadiri Rakor Evaluasi Urusan Kominfo dan Persandian Ditjen Bina Bangda Kemendagri

Daerah

Mendagri Minta Pemda Segera Siapkan Data Masyarakat Terdampak dan Lokasi Pembangunan Huntap

Pemerintah

Jelang Peringatan Hari Pahlawan, Dinsos Aceh Besar Gelar Baksos Pilar Sosial

Daerah

Pj Gubernur Safrizal Minta ISBI Aceh Merumuskan Kebudayaan dalam Keseharian