Home / Sport

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:35 WIB

Kongres PSSI Aceh Digelar, Persatuan Jadi Pesan Utama

mm Amir Sagita

Kadispora Aceh, T.Banta Nuzullah saat membuka Kongres PSSI di Sigli, Sabtu (3/10/2026) (Foto. Amir Sagita.NOA.co.id).

Kadispora Aceh, T.Banta Nuzullah saat membuka Kongres PSSI di Sigli, Sabtu (3/10/2026) (Foto. Amir Sagita.NOA.co.id).

Sigli – Kongres Biasa PSSI Aceh periode 2026–2030 resmi digelar di Sigli, Kabupaten Pidie, Sabtu (3/10/2026). Pemerintah Aceh meminta seluruh peserta kongres menjaga persatuan dan sportivitas dalam proses pemilihan kepengurusan baru.

Pembukaan kongres dilakukan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh, T Banta Nuzullah, mewakili Wakil Gubernur Aceh Fadhullah.

Dalam sambutan Wakil Gubernur yang dibacakan T Banta Nuzullah, Pemerintah Aceh menilai kongres merupakan momentum penting untuk menentukan arah baru sepak bola Aceh.

Pesan utama yang disampaikan adalah agar proses kongres berjalan demokratis, tertib, transparan dan sportif. Perbedaan pilihan dalam pemilihan ketua dinilai sebagai bagian dari dinamika organisasi.

Baca Juga :  Dortmund Siap Menantang Madrid di Final Liga Champions

Namun, setelah proses pemilihan selesai, seluruh elemen sepak bola Aceh diminta kembali bersatu.
“Setelah seluruh proses selesai, yang harus kita kedepankan adalah kepentingan yang lebih besar, yaitu kemajuan sepak bola Aceh,” demikian pesan Fadhullah.

Pemerintah Aceh juga menaruh harapan besar terhadap kepengurusan PSSI Aceh periode 2026–2030. Pengurus baru diharapkan tidak hanya mengejar prestasi tim senior, tetapi membangun fondasi sepak bola dari bawah.

Pembinaan usia dini dan usia muda, peningkatan kualitas kompetisi, pelatih dan wasit, hingga pembukaan ruang yang lebih luas bagi talenta lokal menjadi sejumlah pekerjaan rumah yang harus diperkuat.

Baca Juga :  Taekwondo Pidie Panen Medali di Pra PORA, Tiga Atlet Sabet Emas

Aceh dinilai memiliki banyak pemain potensial. Karena itu, pembinaan berkelanjutan diperlukan agar talenta-talenta tersebut tidak berhenti di level daerah, tetapi mampu menembus kompetisi dan level nasional.

Pemerintah Aceh juga mendorong sinergi antara PSSI Aceh, KONI Aceh, pemerintah kabupaten/kota, klub, sekolah sepak bola, dunia pendidikan, dunia usaha dan masyarakat.

Siapa pun yang nantinya memperoleh mandat memimpin PSSI Aceh periode 2026–2030 diharapkan mampu merangkul seluruh kelompok dan menempatkan kepentingan sepak bola Aceh di atas kepentingan kelompok.

Baca Juga :  Paramotor Aceh Catat Sejarah Raih Gelar Juara Umum Kejurnas Paramotor 2025

Pembukaan kongres turut dihadiri perwakilan Exco PSSI Pusat Juli Rahman, Wakil Pimpinan DPR Aceh Saifuddin Muhammad, Ketua Badan Legislasi DPR Aceh Irfansyah, Wakapolres Pidie, Dandim Pidie, anggota DPRK Pidie serta perwakilan Bupati Pidie.

“Kongres ini menjadi titik penting bagi sepak bola Aceh. Bukan hanya memilih kepemimpinan baru, tetapi juga menentukan arah pembinaan, kompetisi dan prestasi sepak bola Aceh untuk empat tahun ke depan.

Editor: Amiruddin. MKReporter: Amir Sagita

Share :

Baca Juga

Pemerintah

H-3 Jelang Opening Ceremony PON XXI, Pj Gubernur Safrizal Cek Kesiapan Komplek SHB 

Aceh Timur

Sambut PON, BKPRMI Bersihkan 100 Masjid di Aceh Timur

Sport

Sepak Bola Meriahkan HUT ke-81 RI di Kembang Tanjong

Sport

Pidie Kebut Persiapan Venue PON XXI

Sport

Piala soeratin U-17 Tahun 2025, Muda Sedia Bungkam Persimura 4-2

Sport

Laga Perdana, Pidie Siap Hadapi Aceh Singkil

Aceh Timur

Daftar Klasemen Peraih Medali Sementara POPDA ke -VXII,Banda Aceh Posisi Satu,Aceh Timur Posisi Tiga

Sport

Pidie Menyusun Kekuatan Menuju PORA 2026