Aceh Barat Daya – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Dr. Safaruddin, S.Sos, M.S.P melontarkan kritik terbuka kepada dua anggota DPRA asal Kabupaten setempat saat menghadiri peluncuran aplikasi My Tirta Abdya, Jumat (31/7/2026).
Dalam sambutannya, Safaruddin mempertanyakan kontribusi kedua legislator tersebut terhadap pembangunan daerah.
Safaruddin mengatakan, saat masih menjabat sebagai anggota DPRA, dirinya mampu memperjuangkan dan membawa pulang anggaran untuk Kabupaten Aceh Barat Daya.
“Sekarang ini kenapa dua anggota DPRA asal Abdya tidak dikritik?, saya mampu membawa pulang anggaran lebih dari Rp100 miliar lebih untuk Abdya selama saya menjabat anggota DPRA,” kata Safaruddin.
Ia kemudian mempertanyakan kontribusi dua anggota DPRA yang saat ini mewakili Abdya.
“Kemana mereka? Apa yang telah mereka bawa pulang untuk Abdya ini?,” ujarnya.
Safaruddin menegaskan masyarakat perlu bersikap objektif dalam menilai kinerja para pejabat, baik di tingkat eksekutif maupun legislatif.
“Kita harus objektif kalau memang ingin membangun Abdya. Jangan hanya melihat satu sisi saja. Semua pihak yang memiliki kewenangan harus memberikan kontribusi nyata bagi daerah,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Perumdam Tirta Abdya resmi meluncurkan aplikasi My Tirta Abdya sebagai bagian dari transformasi pelayanan berbasis digital.
Pengembangan aplikasi tersebut untuk memudahkan pelanggan mengakses berbagai layanan secara daring.
Melalui aplikasi yang tersedia di Play Store dan iOS, pelanggan dapat mengecek tagihan air, melihat riwayat pembayaran.
Serta menyampaikan pengaduan, memantau pemakaian air, serta memperoleh berbagai informasi layanan Perumdam Tirta Abdya.
Peluncuran aplikasi My Tirta Abdya menjadi langkah Perumdam Tirta Abdya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Salah satunya melalui pemanfaatan teknologi digital sehingga pelanggan dapat menikmati layanan yang lebih cepat, mudah, dan transparan.
Terkait hal tersebut, Bupati Safaruddin mengapresiasi kinerja pihak Perumdam Tirta Abdya dan meminta SKPK yang lain lebih berinovasi untuk Abdya lebih maju.
Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar











