Home / Aceh Tamiang / Kesehatan

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WIB

LKC Dompet Dhuafa dan Dinkes Aceh Tamiang Perkuat Kader Posyandu Pascabencana

mm Teuku Nizar

Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Aceh bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang memperkuat kapasitas kader Posyandu. Foto. Dok. Teukunizar/noa.co.id

Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Aceh bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang memperkuat kapasitas kader Posyandu. Foto. Dok. Teukunizar/noa.co.id

Aceh Tamiang — Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Aceh bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang memperkuat kapasitas kader Posyandu melalui pelatihan 25 kompetensi dasar kader di Desa Pangkalan, Kecamatan Kejuruan Muda.

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, 21–22 Agustus 2026, di Gedung Posyandu Desa Pangkalan.

Program ini melibatkan Puskesmas Kejuruan Muda dan Pemerintah Gampong Pangkalan sebagai bagian dari Program Recovery Kebencanaan dan Revitalisasi Posyandu.

Sebanyak 27 peserta mengikuti pelatihan. Mereka terdiri atas 20 kader Posyandu dan tujuh peserta dari unsur Dinas Kesehatan.

Pelatihan bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam memberikan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.

Materi mencakup 25 kompetensi dasar, mulai dari mengidentifikasi sasaran, melakukan pengukuran dan pemeriksaan dasar, mengenali faktor risiko kesehatan, memberikan edukasi, mencatat hasil pelayanan, hingga memastikan tindak lanjut dan rujukan.

Narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang memberikan materi melalui ceramah, diskusi, demonstrasi, simulasi, studi kasus, praktik lapangan, dan post-test.

Baca Juga :  Menu Lokal Perkuat Asupan Gizi MBG, Serapan Nutrisi Anak Jadi Fokus Utama

Metode tersebut mendorong peserta memahami materi sekaligus menerapkannya dalam pelayanan Posyandu di tingkat desa.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang, dr. Mustakim, M.Kes., Sp.DLP, mengapresiasi kolaborasi LKC Dompet Dhuafa Aceh dengan pemerintah daerah.

“Alhamdulillah dengan adanya Layanan Kesehatan Cuma-cuma Dompet Dhuafa ini kita terbantu, apalagi untuk pelatihan kader ini dan fasilitatornya juga mampu mengikuti ritme dinas kesehatan, apa yang dibutuhkan oleh masyarakat,” ujar Mustakim.

Fasilitator Recovery Kebencanaan LKC Dompet Dhuafa Aceh wilayah Aceh Tamiang, Reza Angreini, S.Tr.Kes., mengatakan penguatan kapasitas kader menjadi salah satu tahapan penting dalam pemulihan layanan kesehatan masyarakat.

“Kader adalah bagian penting dari pelayanan kesehatan di tingkat desa. Karena itu, penguatan kapasitas mereka menjadi fondasi agar pelayanan yang kita bangun bersama dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” kata Reza.

Baca Juga :  RSUD Meuraxa dan RSUD Cut Meutia Aceh Utara Perkuat Sistem Rujukan Pasien

Menurut Reza, LKC Dompet Dhuafa Aceh akan melanjutkan pendampingan dan pelayanan masyarakat hingga Desember 2026.

Program tersebut mencakup penguatan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP), Pos Sehat Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), skrining Penyakit Tidak Menular (PTM), edukasi KIA, pendampingan kader, serta monitoring dan evaluasi.

Kepala Wilayah LKC Dompet Dhuafa Aceh, Arfan Ramadhan, menilai pemulihan pascabencana tidak cukup hanya dengan memperbaiki fasilitas.

Penguatan sumber daya manusia juga perlu mendapat perhatian agar layanan kesehatan dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Recovery tidak hanya tentang mengembalikan fasilitas yang terdampak, tetapi juga memastikan orang-orang yang menjalankan pelayanan memiliki kapasitas yang kuat. Karena itu, penguatan kader menjadi bagian penting dari upaya membangun kembali layanan kesehatan yang dapat berjalan bersama masyarakat,” ujar Arfan.

Baca Juga :  Dikeluhkan Warga, Soroti Respons Tenaga Medis hingga Kebersihan Ruang Perawatan

Ia menambahkan, kolaborasi antara LKC, Dinas Kesehatan, Puskesmas, pemerintah gampong, dan masyarakat menjadi kunci keberlanjutan program.

“LKC hadir untuk mendukung dan memperkuat sistem yang sudah ada. Harapannya, kader, Puskesmas, pemerintah gampong, dan masyarakat dapat terus bekerja bersama sehingga pelayanan kesehatan di tingkat desa semakin kuat dan tidak bergantung pada satu pihak saja,” katanya.

Melalui pelatihan tersebut, kader memperkuat pemahaman mengenai tugas, fungsi, dan tanggung jawab dalam pelayanan kesehatan masyarakat secara terpadu.

Peserta juga memanfaatkan sesi diskusi, simulasi, dan praktik untuk menghubungkan materi dengan kondisi pelayanan di lapangan.

Rangkaian Program Recovery Kebencanaan & Revitalisasi Posyandu akan berlangsung hingga Desember 2026.

LKC Dompet Dhuafa Aceh bersama mitra akan mengarahkan program pada penguatan layanan, pendampingan kader.

Serta peningkatan kapasitas masyarakat agar Posyandu mampu menjadi salah satu penggerak layanan kesehatan di tingkat desa.

Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar

Share :

Baca Juga

Aceh Barat Daya

Pelayanan Pasien RSUD TP Tanpa Desil, Bupati Abdya Diapresiasi

Kesehatan

Pemko Imbau Warga Pemilik HPR Datangi Lokasi Vaksinasi Rabies

Kesehatan

Polda Aceh, Polresta Banda Aceh dan IDI Aceh Gelar Gerai Vaksin di Warkop

Daerah

Menu Lokal Jadi Senjata MBG: Anak Lebih Lahap, Sisa Makanan Turun

Aceh Besar

Puskesmas Kuta Malaka Gelar Gotong Royong Meuseraya Sambut Ramadhan

Kesehatan

Awas Hipertensi Penyebab Utama Kematian

Kesehatan

Berobat Tanpa Ribet, Dekriati Tenang Terlindungi Program JKN

Aceh Besar

Pemkab Apresiasi Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Polres Aceh Besar