Home / Ekbis

Minggu, 2 Juni 2024 - 21:37 WIB

Mendag : Jelang Idul Adha 1445 H, Harga Bapok Stabil dan Stok Terjaga

Redaksi

Mendag Zulkifli Hasan saat memantau Pasar Tagog Padalarang di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu, (1/6/2024). (Foto | HO - Humas Kemendag).

Mendag Zulkifli Hasan saat memantau Pasar Tagog Padalarang di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu, (1/6/2024). (Foto | HO - Humas Kemendag).

Bandung Barat – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyatakan, menjelang Idul adha 1445 H, stok barang kebutuhan pokok (bapok), termasuk daging banyak tersedia. Selain itu, harga bapok juga terpantau stabil. Hal tersebut disampaikan Mendag Zulkifli Hasan saat memantau Pasar Tagog Padalarang di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, hari ini, Sabtu, (1/6). Turut hadir pada kegiatan ini, yaitu Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin. Turut mendampingi Mendag Zulkifli Hasan, yaitu Plt. Sekretaris Jenderal Suhanto dan Direktur Jenderal Perdangan Dalam Negeri Isy Karim.

“Menjelang Iduladha, daging dan barang-barang kebutuhan pokok lainnya banyak tersedia. Harga juga terkendali,” Kata Mendag Zulkifli Hasan Kepada Kantor Berita NOA.co.id, Minggu 02 Juni 2024.

Sambungnya, mendag mengatakan jika Secara umum, harga barang kebutuhan pokok di Pasar Tagog Padalarang dibandingkan seminggu lalu cenderung stabil.

Baca Juga :  Pj Gubernur Safrizal Tandatangani Kerja Sama Sponsorhip Dukungan Pelaksanaan PON XXI dengan Dirut BSI

Hasil pantauan menunjukkan harga cabai merah keriting Rp40.000/kg, cabe merah besar Rp45.000/kg, cabe rawit merah Rp55.000/kg, bawang putih kating Rp40.000/kg, dan bawang merah Rp40.000/kg. Selain itu, beras medium stabil dengan harga Rp12.500/kg–Rp14.000/kg, beras SPHP Rp12.500/kg, gula pasir Rp17.500/kg, minyak goreng curah Rp15.000/liter, MINYAKITA Rp16.000/liter,  minyak goreng premium Rp17.500/liter (merk sovia), tepung terigu Rp13.000/kg, daging sapi Rp140.000/kg, daging ayam ras Rp34.000/kg–Rp35.000/kg, dan telur ayam ras Rp28.000/kg–Rp29.000/kg.

“Jadi, harga-harga di sini bagus, sangat bagus, bahkan di bawah rata-rata yang sudah kita tentukan,” Pungkasnya.

Salah satu pedagang di Pasar Tagog, Faridil, juga menyampaikan hal yang sama. Menurutnya, harga bapok saat ini stabil. “Harga bapok standar sekarang, stabil. Harga cabai hijau keriting Rp20.000/kg, bawang merah Rp40.000/kg, dan bawang putih Rp40.000/kg. Pembeli juga masih banyak, Alhamdulillah,” katanya.

Baca Juga :  Kemendag : Harga Referensi CPO dan Biji Kakao Melemah

Setelah melakukan pemantauan bapok, Mendag Zulkifli Hasan membagikan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Pasar Tagog Padalarang. Sebanyak 200 kemasan beras 5 kg diberikan gratis kepada masyarakat sekitar yang sedang berbelanja di Pasar Tagog Padalarang.

Pasar Tagog Padalarang memiliki 4 lantai. Lantai 1 berisi komoditas basah dan sayuran, lantai 2 berisi sembako, dan lantai 3 berisi pakaian. Pasar Tagog Padalarang beroperasi pukul 01.00-16.00 WIB.

Buka Rakernas DPP HPN

Pada hari yang sama, Mendag juga membuka Rapat Koordinasi Nasional Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) di Bandung, Jawa Barat. Dalam acara ini, Mendag Zulkifli Hasan memberikan motivasi agar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan terus berkembang.

“Kita bersyukur tahun ini perkembangan ekonomi Indonesia lebih bagus dari tahun kemarin. Ini momentum UMKM untuk lebih baik, lebih maju, lebih berkembang lagi karena tahun ini lebih mudah dibanding tahun lalu,” terang Mendag Zulkifli Hasan.

Baca Juga :  Sita 1.883 Balpress, Kabareskrim: Untuk Selamatkan Industri Lokal dan UMKM

Selama 2023, ekonomi Indonesia mengalami pertumbuhan sebesar 5,05 persen. Selain itu, inflasi juga terjaga di kisaran 2,61 persen. Di sisi lain, neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus sebesar USD 36,91 miliar dan mengalami tren surplus perdagangan selama 48 bulan berturut-turut, dari bulan Mei 2020 sampai dengan April 2024.

Mendag Zulkifli Hasan mengajak pelaku UMKM terus berkembang dengan meningkatkan kapasitas untuk menghadapi tantangan ekonomi ke depan. “Kalau ingin maju, kita harus berubah, mesti dilatih, dibiasakan. Melalui HPN kita belajar, mulai praktik, sehingga dalam beberapa tahun ke depan mental kewirausahaan berkembang. Kita jangan mau ketinggalan,” tutup Mendag.

 

 

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Ekbis

Berikut Kata Pengamat, Produsen dan Pedagang terkait Isu Beras Oplosan

Ekbis

BKPM Apresiasi KJRI Penang, US Pizza Akan Buka 30 Outlet Baru di Indonesia

Ekbis

Mahasiswa KKN STIE Lhokseumawe Latih Warga Buat Sabun Ramah Lingkungan dari Daun Pandan dan Jeruk Nipis

Daerah

Layanan Operasional Bank Aceh Selama Libur Lebaran Idul Fitri 1446 H

Daerah

Bank Aceh Salurkan Bantuan “Bank Aceh Peduli” untuk Penanganan Bencana di Aceh

Ekbis

HET Minyakita Naik Jadi Rp 15.700 Per Liter

Ekbis

OJK Ajak Mahasiswa Jadi Duta Literasi Keuangan dan Berinvestasi di Pasar Modal Syariah

Ekbis

Bata Tutup Setelah 93 Tahun Beroperasi di Indonesia