Home / Nasional / Pemerintah

Rabu, 23 April 2025 - 18:16 WIB

Menteri P2MI Abdul Kadir Karding gelar audiensi dengan Ketua KPAI

Farid Ismullah

Menteri P2MI Abdul Kadir (Tengah) menerima Audiensi Ketua KPAI Ai Maryati Solihah di kantor Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Jakarta, Rabu (23/4/2025). (Foto : NOA.co.id/HO-KemenP2MI).

Menteri P2MI Abdul Kadir (Tengah) menerima Audiensi Ketua KPAI Ai Maryati Solihah di kantor Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Jakarta, Rabu (23/4/2025). (Foto : NOA.co.id/HO-KemenP2MI).

Jakarta – Menteri Karding menyoroti peran pengasuhan anak atau parenting yang diemban keluarga atau wali anak saat orang tua bekerja di luar negeri, Rabu.

Ia menegaskan, pihaknya tidak akan mengabaikan pola pengasuhan anak yang ditinggal merantau orang tua sebagai bentuk pelindungan.

Baca Juga :  Anne Sulistijadewi Ketum Laskar Bumi Pertiwi - LBP, Fokus Menangkan Pasangan Ganjar - Mahfud

“Anak yang ditinggalkan tentu ini butuh parenting yang bagus dan juga butuh pendampingan agar tumbuh berkembang menjadi manusia-manusia yang berkualitas,” kata Menteri Karding, 23 April 2025.

Menteri Karding menyebut, pihaknya masih menemukan sejumlah kasus anak dari pekerja migran Indonesia menjadi korban kekerasan seksual akibat dari pola pengasuhan yang salah.

Baca Juga :  KemenP2MI bersama KBRI Den Haag Petakan Peluang Pengiriman Pekerja Migran ke Belanda

Ketua KPAI Ai Maryati Solihah menyatakan pihaknya mendukung rencana Menteri Karding yang berupaya menguatkan sistem pengasuhan untuk melindungi anak-anak pekerja migran Indonesia.

“Anak-anak ini ada yang ditinggalkan, ada yang dilahirkan di negara-negara tujuan maupun juga anak yang mau dibawa pulang. Tentu kami akan berupaya memastikan bahwa pekerja migran Indonesia betul-betul terlindungi dan anak dan serta keluarganya juga turut terlindungi,” Tutup Ketua KPAI.

Baca Juga :  35 Mobil Hias Semarakkan Pawai Takbir Keliling Darul Kamal Meusaneut

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Hukrim

Jampidum Setujui Empat Restorative Justice, Salah Satunya Perkara warga Aceh Tengah

Aceh Besar

DLH Aceh Besar Gelar Tes Narkoba untuk 75 Petugas Kebersihan di Sibreh

Aceh Besar

Cut Rezky Handayani Dinobatkan Sebagai Bunda Literasi Aceh Besar

Hukrim

Kejaksaan Amankan Jaksa Gadungan

Aceh Besar

Plt Kadisdikbud Aceh Besar Tinjau SDN 1 Pagar Air, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan

Aceh Barat

Prestasi Fenomenal Aceh Barat tahun 2023 adalah Buah dari Kolektivitas

Pemerintah

2000 Paket Sembako Ludes Terjual Di Bazar Murah Alun-alun Nagan Raya

Nasional

Jawab Tudingan Miring, Kabareskrim: Kematian Brigadir Yoshua Aja Mereka Tutupi