Home / Pemko Banda Aceh

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:12 WIB

Pemko Banda Aceh Tata Kawasan Pasar SMEP Peunayong, Hadirkan Pusat Perdagangan dan Wisata Sejarah

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal meninjau progres penataan kawasan Pasar SMEP Peunayong yang diproyeksikan menjadi pusat perdagangan, UMKM, dan wisata sejarah, Selasa (21/7/2026). Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal meninjau progres penataan kawasan Pasar SMEP Peunayong yang diproyeksikan menjadi pusat perdagangan, UMKM, dan wisata sejarah, Selasa (21/7/2026). Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, meninjau progres penataan kawasan Pasar SMEP Peunayong, Selasa (21/7/2026). Revitalisasi kawasan tersebut menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota Banda Aceh untuk menghidupkan kembali pusat perdagangan sekaligus menghadirkan destinasi wisata berbasis sejarah dan budaya.

Dalam peninjauan itu, Illiza mengatakan Pasar SMEP akan dikembangkan menjadi kawasan perdagangan terpadu yang menggabungkan fungsi ekonomi, ruang publik, serta wisata sejarah.

Menurutnya, Pasar SMEP awalnya dibangun sebagai lokasi relokasi pedagang pascatsunami yang sebelumnya berjualan di kawasan Pasar Aceh dan sejumlah titik lainnya. Namun, seiring waktu aktivitas perdagangan mengalami penurunan, banyak kios yang tidak lagi beroperasi, dan kawasan tersebut menjadi kurang produktif.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Raih Penghargaan Nasional untuk Perbaikan Akses Pendidikan Kelompok Berpenghasilan Rendah

“Tempat ini sudah mulai kumuh, pedagang juga sudah tidak begitu laku dan banyak kios yang kosong. Karena itu kita ingin mengembalikan fungsi kawasan ini agar kembali hidup,” ujar Illiza.

Ia menjelaskan, konsep revitalisasi tidak hanya berfokus pada pembangunan pusat perdagangan, tetapi juga menghadirkan kawasan wisata yang memadukan sejarah, budaya, dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Banda Aceh Peringati Hari Yatim 1447 H, Wali Kota Illiza Beri Santunan dan Semangat untuk Anak Yatim

Nantinya kawasan tersebut akan dilengkapi dengan pertokoan, sentra UMKM, kafe, amphitheater, serta ruang terbuka untuk berbagai kegiatan seni, budaya, dan komunitas.

Illiza menambahkan, desain kawasan akan menampilkan keberagaman budaya yang menjadi bagian dari sejarah Banda Aceh. Berbagai ornamen yang merepresentasikan etnis dan bangsa yang memiliki hubungan historis dengan Aceh, seperti Tionghoa, Turki, India, dan lainnya, akan dihadirkan sebagai identitas kawasan.

“Kita ingin menghadirkan kawasan yang mencerminkan keberagaman dan sejarah Banda Aceh, bukan hanya mengangkat satu etnis saja. Ini menjadi simbol kota yang inklusif dan penuh kolaborasi,” katanya.

Baca Juga :  Disdik Dayah Banda Aceh Ikuti Rakernas XVIII APEKSI 2026 di Medan

Selain menjadi pusat aktivitas ekonomi, kawasan Pasar SMEP juga diproyeksikan sebagai destinasi wisata baru yang mampu menarik kunjungan masyarakat maupun wisatawan.

Ke depan, kawasan tersebut akan terintegrasi dengan pengembangan ekonomi malam melalui konsep car free night, pusat kuliner, pasar produk UMKM, serta berbagai kegiatan yang diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat Kota Banda Aceh.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Festival Kenduri Laot Aceh 2026 Digelar, Illiza Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Laut

Advetorial

Langkah Pemerintah Kota Banda Aceh Menekan Angka Pengangguran

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Perkuat Strategi Hadapi Tantangan Inflasi demi Lindungi Daya Beli Warga

Pemko Banda Aceh

Dari Posyandu hingga Edukasi Keluarga, Banda Aceh Percepat Penurunan Stunting

Nasional

Wali Kota Banda Aceh Sambut Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya dengan Peusijuek dan Jamuan Kehormatan

Pemko Banda Aceh

Dinas Perpustakaan Banda Aceh Umumkan Pemenang Lomba Video Literasi 2025, Dorong Kreativitas Generasi Muda

Pemko Banda Aceh

Illiza Dorong Kurikulum Diniyah Berkualitas untuk Wujudkan Generasi CERDAS Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Perluas Perlindungan Pekerja Rentan, Lebih dari 10 Ribu Warga Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan