Home / Pemerintah Aceh / Pendidikan

Selasa, 27 Januari 2026 - 13:32 WIB

Plt. Kadisdik Aceh Dorong Sekolah Bermental Bisnis: “Aset Negara Harus Produktif”

mm Redaksi

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh Murthalamuddin, S.Pd., M.SP bersama Rektor USK Prof. Dr. Ir. Marwan menyaksikan penandatanganan MoU antara PT Global Mandiri USK dengan BLUD SMKN 1, 2, dan 3 Banda Aceh tentang inkubasi bisnis, yang berlangsung di Aula SMKN 3 Banda Aceh, Selasa (27/01/2026). Foto: Dok. Istimewa

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh Murthalamuddin, S.Pd., M.SP bersama Rektor USK Prof. Dr. Ir. Marwan menyaksikan penandatanganan MoU antara PT Global Mandiri USK dengan BLUD SMKN 1, 2, dan 3 Banda Aceh tentang inkubasi bisnis, yang berlangsung di Aula SMKN 3 Banda Aceh, Selasa (27/01/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., M.SP, mendorong kepala sekolah dan jajaran pendidikan untuk mengubah cara pandang dalam mengelola aset dan potensi sekolah.

Ia menegaskan, berbagai fasilitas yang dititipkan negara—mulai dari gedung, listrik hingga peralatan—bukan untuk dibiarkan stagnan, tetapi harus dikelola secara produktif dan berorientasi hasil.

Hal itu disampaikan Murthalamudin saat menghadiri penandatanganan MoU antara PT. Global Mandiri USK dengan BLUD SMKN 1, 2 dan 3 Banda Aceh di Aula SMKN 3 Banda Aceh. Selasa, 27 Januari 2026.

Murthalamuddin menyinggung lemahnya mental kewirausahaan di kalangan aparatur pendidikan. Menurutnya, banyak sekolah memiliki peluang besar untuk berkembang, namun gagal karena tidak berani membaca pasar dan mengelola potensi secara profesional.

Baca Juga :  Sekretaris Dinas Pendidikan Aceh Monitoring Pemberian Tablet Penambah Darah Bagi Siswi SMAN 1 Peukan Bada

“Kalau semua biaya dasar sudah ditanggung negara, seharusnya sekolah punya ruang besar untuk menciptakan keuntungan. Ini soal mental,” ujarnya.

Ia mencontohkan peluang usaha berbasis kompetensi keahlian SMK yang selama ini belum dimaksimalkan. Mulai dari jasa produksi, bengkel, hingga pemanfaatan lahan dan limbah organik, semua bisa bernilai ekonomi jika dikelola dengan pendekatan bisnis yang tepat.

“Bukan asal jalan, tapi harus untung. Kalau tidak, sama saja seperti lembu makan plastik—masuk, keluar, tidak pernah gemuk,” tegasnya.

Baca Juga :  Mualem Buka MTQ ke-37 Tingkat Provinsi Aceh di Pidie Jaya

Murthalamuddin juga membagikan pengalaman pribadinya yang pernah terpuruk secara ekonomi saat pandemi, hingga bangkit kembali melalui dunia sales dan kewirausahaan. Dari pengalaman itu, ia menilai kemampuan membaca peluang, menjual gagasan, dan mengelola jejaring menjadi kunci utama keberhasilan.

Ia menekankan, keberhasilan bukan ditentukan oleh gelar akademik semata, melainkan kecakapan mengelola potensi. “Sekolah jangan takut berinovasi. Kalau tidak mampu menjalankan, beri ruang kepada yang mau dan mampu,” katanya.

Menutup arahannya, Murthalamuddin mengajak seluruh kepala sekolah untuk membangun mental game uang—cara berpikir realistis dan produktif dalam mengelola sumber daya. “Kalau orang tanpa modal bisa hidup, kenapa kita yang sudah dimodali negara tidak bisa?” pungkasnya.

Baca Juga :  Disdik Aceh Targetkan Tuntasnya PPG Dalam Jabatan Guru Agama Islam pada Tahun 2025

Sementara itu, Rektor Universitas Syiah Kuala (USK), Prof. Dr. Ir. Marwan, menyampaikan komitmen USK untuk terus memperkuat kolaborasi dengan SMK, khususnya dalam pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

“Pengelolaan BLUD yang baik akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pendidikan, karena hasilnya dapat dikembalikan untuk pengembangan sekolah,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Bisnis dan Dana Lestari USK, Dr. Syaifullah Muhammad, serta Direktur Utama PT Global Mandiri USK, Rizalsyah.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Biro PBJ Aceh Gelar Rapat Fungsional: Membangun Komitmen Bersama Tingkatkan Kompetensi KPA

Pemerintah Aceh

Wali Nanggroe: Saya Tidak Akan Tinggal Diam, Bantuan Harus Masuk, Alam Harus Dipulihkan

Daerah

Kemendikdasmen Prioritaskan Aceh dalam Program Revitalisasi Sekolah 2026 Pascabencana

Dinsos Aceh

Dinsos Aceh Tingkatkan Koordinasi Penanganan Bencana

Pendidikan

Kadisdik Aceh Harap Lulusan SMAN 7 jadi Generasi Sukses

Aceh Besar

MIN 36 Aceh Besar Raih Juara 2 Nasional Kantin Sehat

Pendidikan

Kadisdik Aceh Ajak Semua Pihak Bersinergi Sukseskan Program Sekolah Penggerak

Pendidikan

Kepala BPPA Lantik Kepengurusan Baru IKAMAPA Bogor