Home / Daerah / Tni-Polri

Senin, 22 Desember 2025 - 21:52 WIB

Polda Aceh Bangun 23 Sumur Bor untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga Terdampak Bencana di Tamiang

mm Redaksi

Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah meninjau pembangunan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (20/12/2025). Foto: Dok. Istimewa

Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah meninjau pembangunan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (20/12/2025). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh — Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah terus berupaya untuk mempercepat penanggulangan dan pemulihan pascabencana dengan membangun serta mengaktifkan 23 sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.

Marzuki Ali Basyah menyampaikan bahwa pembangunan sumur bor ini merupakan bagian dari upaya kemanusiaan Polri dalam memastikan akses dasar masyarakat tetap terpenuhi, khususnya air bersih yang sangat dibutuhkan pascabencana.

“Polda Aceh berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih pascabencana. Hingga saat ini, sebanyak 23 titik sumur bor telah aktif dan dapat dimanfaatkan. Ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan Polri agar masyarakat tetap memiliki akses air bersih yang layak,” ujar Marzuki Ali Basyah, Sabtu (20/12/2025).

Baca Juga :  Kabag ULPBJ : Dari 105 paket proyek yang akan dilelang, 93 paket merupakan proyek fisik  

Ia juga menyebutkan bahwa pada Jumat, 19 Desember 2025, pihaknya melakukan penggalian tujuh sumur bor di sejumlah lokasi strategis yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, di antaranya di Masjid Miftahul Jannah Dusun Mesjid Desa Payah Rahat, Kampung Suka Mulia Dusun Rukun, Masjid Istiqamah Kampung Suka Mulya, Kampung Suka Mulya Dusun Keluarga, Masjid Nurul Iman Kampung Tanjung Seumantoh, Masjid Nurut Taqwa Dusun Masjid Desa Medang Ara, serta Sekolah Dasar Suka Mulia Paya Raja di Desa Suka Mulia Upah.

Baca Juga :  IAD Kejati Aceh Salurkan Puluhan Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu di Gampong Jawa

Abituren Akabri 1991 itu juga menyampaikan bahwa pembangunan sumur bor ini tidak berhenti pada 23 titik saja. Ke depan, Polda Aceh merencanakan pembangunan hingga 300 titik sumur bor yang akan tersebar di 216 desa pada 12 kecamatan di Kabupaten Aceh Tamiang. Tidak menutup kemungkinan juga dibangun di wilayah lain yang terdampak.

Baca Juga :  AKP Rahmat Lulus Magister Hukum USK, Ini Profilnya Banda Aceh

“Kami juga menargetkan pembangunan hingga 300 titik sumur bor yang akan tersebar di 216 desa pada 12 kecamatan, dengan sasaran utama masjid dan musala, puskesmas, sekolah, lokasi pengungsian, serta fasilitas umum lainnya,” tambahnya.

Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah berharap keberadaan sumur bor ini dapat membantu mempercepat pemulihan masyarakat serta mendukung aktivitas ibadah, pendidikan, dan pelayanan kesehatan.

Kapolda Aceh juga menegaskan bahwa kehadiran Polri bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam meringankan beban dan mempercepat pemulihan kehidupan warga terdampak bencana secara berkelanjutan.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Bank Aceh Ajak Masyarakat Nobar Pembukaan PON di Lapangan Expo Lampineung

Tni-Polri

Masyarakat Keluhkan Parkir Liar hingga Judi Billiar ke Kapolda Aceh

Daerah

Anggota DPRK Abdya Ucapkan Selamat Untuk Pasangan Safaruddin-Zaman Akli

Daerah

Amanat Kapolres Lhokseumawe dalam Upacara Hari Lahir Pancasila

Daerah

Sambut Ramadhan, Gampong Lheue Blang Adakan Berbagai Perlombaan

Daerah

Tokoh Aceh Utara Apresiasi Kinerja Kadis pendidikan Dalam pengelolaan DAK

Daerah

Laba Tumbuh 33%, BSI Berhasil Cetak Kinerja Impresif 

Aceh Barat

Harkannas ke-11: Forikan Aceh Barat Bagikan Makanan Gratis ke Sekolah dan Puskesmas