Home / Politik

Kamis, 20 Maret 2025 - 05:22 WIB

SAPA Apresiasi Bupati Bireuen Alihkan Anggaran Mobil Dinas untuk Bangun Rumah Dhuafa

mm Redaksi

Ketua SAPA, Fauzan Adami. Foto: Dok. Ist

Ketua SAPA, Fauzan Adami. Foto: Dok. Ist

Banda Aceh – Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA) menyampaikan apresiasi atas keputusan Bupati Bireuen yang mengalihkan anggaran pembelian mobil dinas baru untuk membangun rumah bantuan bagi masyarakat miskin.

Keputusan ini dinilai sebagai langkah yang berpihak pada kepentingan masyarakat kecil, di tengah kondisi ekonomi yang masih sulit.

Ketua SAPA, Fauzan Adami, menyatakan bahwa kebijakan ini patut menjadi contoh bagi bupati dan wali kota lain di Aceh.

Menurutnya, kebutuhan mendesak masyarakat, seperti tempat tinggal yang layak, seharusnya menjadi prioritas dibanding pengadaan fasilitas baru bagi pejabat.

Baca Juga :  Deklarasi Penetapan Pengurus Relawan Anies Baswedan DPD Aceh Utara dan DPC Se-kabupaten Aceh Utara Resmi di Lantik

“Kami sangat mengapresiasi keputusan Bupati Bireuen. Ini adalah kebijakan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Kami berharap kepala daerah lain di Aceh juga melakukan hal serupa,” katanya. Kamis 20 Maret 2025.

“Jika memang mobil dinas baru dianggap perlu, pengadaannya sebaiknya bertahap dan realistis, misalnya satu unit per tahun, agar anggaran lebih banyak dialokasikan untuk kebutuhan rakyat,” tambahnya.

Fauzan menegaskan, pemimpin daerah harus lebih memprioritaskan kesejahteraan rakyat ketimbang kenyamanan pribadi. Ia berharap langkah ini menjadi awal perubahan kebijakan yang lebih pro-rakyat dan bisa diikuti oleh kepala daerah lain di seluruh Aceh.

Baca Juga :  Sambut Pesta Demokrasi Dengan Kegembiraan, Ini Pesan Dewan Masyarakat Adat Nusantara Aceh

“Masih banyak saudara kita di Aceh yang tinggal di rumah tak layak huni. Pemerintah harus hadir dan memberi solusi nyata. Kebijakan seperti yang dilakukan Bupati Bireuen ini patut kita dukung bersama dan menjadi contoh di kabupaten dan kota lain,” tambah Fauzan.

Menurut SAPA, di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Aceh juga mengalami pemotongan anggaran sebesar Rp 317,4 miliar. Pemotongan ini dipastikan akan berdampak langsung pada pembangunan ke depan.

Baca Juga :  KPA kutaraja Banda Aceh Deklarasi Dukung Prabowo Gibran di Pilpres 2024 

Karena itu, para kepala daerah seharusnya lebih memprioritaskan kebutuhan rakyat, bukan justru mengutamakan pengadaan mobil dinas baru yang tidak mendesak.

“Kita berharap pemerintah kabupaten dan kota lainnya di Aceh mempertimbangkan ulang rencana pengadaan mobil dinas baru. Sebaiknya, anggaran tersebut dialihkan ke program yang lebih dibutuhkan dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, seperti pembangunan rumah dhuafa, perbaikan infrastruktur, atau peningkatan layanan publik,” pintanya.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Politik

Repnas Aceh Apresiasi Bahlil Lahadalia: Saatnya Aceh Bangkit dengan Kewenangan Migas 200 Mil Laut

Politik

Gerindra Usul Empat Nama sebagai Calon Wakil Gubernur Aceh

Daerah

Semestinya Aceh Singkil Bersyukur

Daerah

Rekapitulasi Suara Hasil Pemilu Di Pidie diskor, Ini Kata Sekretaris KIP

Politik

PKS Aceh Besar Daftarkan Ustad Irawan ke PAN, Partai Demokrat dan Partai NasDem

Politik

Mahfud MD: Dana Otsus Tetap Diperpanjang di Aceh

Aceh Timur

Ditepung Tawar Oleh Tengku Nektu Dan Amad Leumbeng Temu Ramah Dengan Tokoh masyarakat 

Politik

Asspira Gelar Konsolidasi Relawan Pemenangan Om Bus-Syech Fadhil di Pidie