Home / Pemerintah Aceh

Kamis, 1 Januari 2026 - 10:01 WIB

Sekda Aceh Pimpin Rapat Penyusunan R3P Pascabencana Hidrometeorologi di 18 Kabupaten/Kota

mm Redaksi

Sekda Aceh M. Nasir memimpin rapat penyusunan dokumen R3P pascabencana hidrometeorologi bersama jajaran SKPA di Banda Aceh, Rabu (31/12/2025). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Sekda Aceh M. Nasir memimpin rapat penyusunan dokumen R3P pascabencana hidrometeorologi bersama jajaran SKPA di Banda Aceh, Rabu (31/12/2025). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M. Nasir memimpin rapat penyusunan dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) hidrometeorologi di Aceh. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Sekda Aceh, Rabu (31/12/2025), dan dihadiri seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) terkait.

Rapat tersebut digelar guna membahas penyusunan dokumen R3P secara komprehensif yang akan menjadi blueprint pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi. Tercatat, bencana ini telah berdampak pada 18 kabupaten/kota di Aceh.

Baca Juga :  Ini Daftar 290 Pejabat Eselon III dan IV yang Dilantik Sekda Aceh

Dalam arahannya, M. Nasir menyampaikan bahwa hingga saat ini Aceh masih berada dalam fase Tanggap Darurat II, yang dijadwalkan berakhir pada 8 Januari 2026. Meski fokus rapat diarahkan pada klaster pemulihan, ia menegaskan bahwa penanganan logistik dan pengungsian tetap berjalan secara berkelanjutan.

Sekda juga menjelaskan bahwa bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh merupakan bencana dengan penanganan berskala nasional, sehingga membutuhkan koordinasi lintas sektor yang terencana dan terintegrasi.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Terima Hibah Tanah Rampasan Korupsi dari KPK RI

“Dokumen R3P ini akan menjadi acuan utama dalam pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Karena itu, penyusunannya harus dilakukan secara cermat, terintegrasi, dan berbasis data yang akurat,” ujar M. Nasir.

Sementara itu, Asisten II Sekda Aceh Zulkifli menyampaikan bahwa rapat ini juga bertujuan merumuskan langkah-langkah strategis untuk mempercepat proses penyusunan dokumen R3P agar dapat diselesaikan sesuai target waktu yang telah ditetapkan.

Di sisi lain, Plt Kepala Pelaksana BPBA Fadmi Ridwan menegaskan bahwa penyusunan dokumen R3P merupakan pekerjaan besar yang memerlukan keterlibatan dan kerja sama penuh seluruh pihak terkait. Ia menekankan pentingnya komitmen bersama serta monitoring berkelanjutan agar dokumen tersebut benar-benar optimal dan bermanfaat sebagai dasar perencanaan pemulihan pascabencana.

Baca Juga :  TP PKK Aceh Tinjau Pengungsian Korban Banjir Bandang di Meurah Dua, Fokus pada Kesehatan dan Trauma Healing

Melalui penyusunan dokumen R3P ini, Pemerintah Aceh berharap pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi dapat berjalan lebih efektif, terkoordinasi, serta mampu mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat dan pembangunan di wilayah terdampak.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

News

Plt Ketua DWP Aceh: Jaga Kekompakan dan Kepedukuan Sosial

Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Lantik 201 Kepala SMA, SMK, dan SLB, Perkuat Kepemimpinan Pendidikan Daerah

Dinsos Aceh

Dinsos Aceh Tertibkan Aset, Siapkan Kantor Bersama Pilar Sosial untuk Perkuat Layanan Masyarakat

Pemerintah Aceh

Naik Rakit, Gubernur Mualem Tinjau Akses Kuala Baru di Aceh Singkil

Daerah

Pj Gubernur Aceh Temui Lansia Calon Penerima Rumah Layak Huni di Pidie

Pemerintah Aceh

Kepala BPPA Buka Kongres KMPAN ke-VIII, Tekankan Silaturahmi dan Layanan Sosial untuk Perantau Aceh

Dinsos Aceh

Ibu Gubernur Aceh Lepas 3 Truk Bantuan Dinsos Aceh ke Tiga Kabupaten Terdampak Banjir

Pemerintah Aceh

Biro PBJ Setda Aceh Gelar Pencatatan Non-Tender di SPSE, Libatkan 245 Peserta dari Seluruh SKPA