Aceh Utara – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, meninjau langsung kondisi masyarakat di Posko Pengungsian Gampong Bungkaih, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, Sabtu (27/12/2025). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung dampak kerusakan akibat banjir besar serta proses penanganan pascabencana.
Dalam kunjungan itu, M. Nasir didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan Aceh, Drs. Syakir, serta Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBA, Abdul Aziz. Rombongan disambut langsung oleh Keuchik Keude Bungkaih, Tgk. Muhammad.
Sekda Aceh mengaku prihatin melihat kondisi Gampong Bungkaih yang mengalami kerusakan parah akibat terjangan banjir.
“Kedatangan kami untuk memastikan penanganan masyarakat pascabencana. Kerusakan di sini sangat memprihatinkan,” ujar M. Nasir di sela-sela peninjauan.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 114 unit rumah warga dilaporkan hilang tersapu banjir hingga ke pondasinya. Akibatnya, lebih dari 600 kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi dan bergantung pada bantuan di posko pengungsian. Kondisi permukiman warga bahkan disebut berubah menyerupai hamparan air atau kuala akibat tingginya genangan.
Keuchik Keude Bungkaih, Tgk. Muhammad, menjelaskan bahwa banjir dengan ketinggian air lebih dari 5 meter tersebut tidak hanya menghancurkan rumah warga, tetapi juga melumpuhkan sejumlah fasilitas publik.
“Banjir merusak infrastruktur penting, mulai dari jalan raya, mushalla, hingga bangunan sekolah,” kata Tgk. Muhammad kepada Sekda Aceh.
Menanggapi laporan tersebut, Pemerintah Aceh menyatakan akan segera mengambil langkah-langkah pemulihan. M. Nasir menegaskan bahwa dalam waktu dekat, fokus utama pemerintah adalah pemulihan aksesibilitas dan layanan dasar masyarakat.
“Ke depan, prioritas Pemerintah Aceh adalah memperbaiki akses jalan yang terputus serta sarana publik lainnya agar aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan,” pungkas M. Nasir.









