Home / Aceh Timur / Daerah / Peristiwa

Selasa, 29 Oktober 2024 - 20:18 WIB

Sempat Ditahan Di Thailand,Pemerintah Aceh Timur Jemput Nelayan 

mm Redaksi

Sempat Ditahan Di Thailand,Pemerintah Aceh Timur Jemput Nelayan.Dok:Ist.

Sempat Ditahan Di Thailand,Pemerintah Aceh Timur Jemput Nelayan.Dok:Ist.

Aceh Timur – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menjemput dua nelayan kabupaten tersebut setelah dibebaskan oleh Pihak Thailand, di Bandara Kuala Namu, Sumatera Utara, Senin (28/10).

“Dua nelayan tersebut sempat ditahan beberapa waktu lalu oleh otoritas Thailand karena diduga melanggar Zona ekonomi eksklusif (ZEE),” ujar Pj Bupati Aceh Timur, Amrullah M Ridha melalui Juru Bicara Pemkab Muntasir, Selasa (29/10/2024).

Baca Juga :  Pj Bupati Iswanto Terima Audiensi Kakankemenag Aceh Besar

Muntasir menambahkan, kedua nelayan tersebut yaitu, Jafaruddin warga Gampong Blang Jambe dan Herman Gampong Lhok Seuntang, Kecamatan Julok, Aceh Timur.

Menurut Muntasir, Pj Bupati Aceh Timur berkoordinasi dengan Pj. Gubernur Aceh, Dr. Safrizal, ZA, terkait kepulangan kedua nelayan asal Aceh Timur dari Thailand. Kemudian langsung memerintahkan Kadis Kelautan dan Perikanan, Aceh Timur, Syarifuddin dan Kepala Satpol PP dan WH, Aceh Timur, Teuku Amran melakukan penjembutan langsung di Bandara Kuala Namu (KNO).

Baca Juga :  Usai Rapat, Bos Media dari SPS Gelar Bukber Bersama Anak Yatim

Muntasir menambahkan, Kedua Nelayan tersebut tiba Pukul. 15.30 di Bandara Kuala Namu, menggunakan Pesawat Air Asia dalam keadaan sehat dan setelah dilakukan verifikasi oleh PSDKP – KKP RI dan pihak terkait.

“Kedua nelayan tersebut langsung didampingi dan dibawa pulang ke Aceh Timur untuk diserahkan kepada Camat Julok, yang kemudian diserahkan kepada Keuchik Gampong Blang Jambe dan Keuchik Gampong Lhok Seuntang untuk diserahkan kepada keluarga masing-masing,” tutur Muntasir.

Baca Juga :  Masyarakat Kecamatan Beutong dan Beutong Ateuh Banggalang Sampaikan Ucapan Terima Kasih kepada Kapolres Nagan Raya

Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), PSDKP KKP RI, Pemerintah Aceh, dan Palima Laot serta pihak terkait atas advokasi dan kerjasamanya.

Share :

Baca Juga

Daerah

Kadisdik Aceh : Pj. Gubernur Aceh Dorong Lulusan Poltekkes Tingkatkan Layanan Kesehatan di Daerah Terpencil

Peristiwa

TNI AL Evakuasi Jenazah di teluk Balikpapan

Daerah

Bupati Bersama Wakil Bupati Simeulue dan Wartawan Gelar Buka Puasa Bersama

Hukrim

Kemenlu RI Berhasil Bebaskan WNI dari Ancaman Hukuman Mati

Aceh Besar

Tingkatkan Status, DPMG Aceh Besar Minta Gampong Perkuat Data Prodeskel

Daerah

Buka Program Rehabilitasi Pemasyarakatan 2025, Kalapas Meulaboh Harapkan Peserta Jadi Agen Perubahan

Daerah

Sulaiman Manaf Semprot KPU: Syarat MoU Helsinki Tak Berlaku, Kenapa Dulu Wajibkan Semua Calon?

Peristiwa

Meulaboh Dua Kali Diguncang Gempa Dangkal