Home / Pemko Banda Aceh / Pendidikan

Minggu, 12 Juli 2026 - 22:05 WIB

Wali Kota Banda Aceh Buka Pelatihan Public Speaking bagi Istri Keuchik dan Penggerak PKK

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, membuka Pelatihan Public Speaking bagi 50 istri keuchik dan penggerak PKK gampong di Hotel Al-Hanifi, Jumat (10/7/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, membuka Pelatihan Public Speaking bagi 50 istri keuchik dan penggerak PKK gampong di Hotel Al-Hanifi, Jumat (10/7/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, membuka Pelatihan Public Speaking bagi Perempuan yang berlangsung di Hotel Al-Hanifi, Lampriet, Banda Aceh, Jumat (10/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh 50 istri keuchik sekaligus penggerak PKK gampong sebagai upaya meningkatkan kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri perempuan dalam berbicara di depan publik.

Dalam sambutannya, Illiza menegaskan bahwa kemampuan public speaking merupakan salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki perempuan agar mampu berperan lebih aktif, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Baca Juga :  Pasar Murah Daging Meugang Jadi Program Rutin Pemko Banda Aceh Jaga Daya Beli Warga

“Pelatihan public speaking ini menjadi kesempatan bagi ibu-ibu penggerak PKK agar dapat menghidupkan berbagai kegiatan keagamaan di gampong, mendukung program-program lomba, serta meningkatkan kemampuan berkomunikasi dengan masyarakat. Mudah-mudahan kemampuan public speaking ini terus berkembang di kalangan perempuan kita,” ujar Illiza.

Ia berharap pelatihan tersebut mampu melahirkan perempuan-perempuan yang percaya diri, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, serta mampu berkontribusi dalam mendukung pembangunan Kota Banda Aceh.

Menurut Illiza, kegiatan serupa juga diharapkan dapat terus dilaksanakan dengan cakupan peserta yang lebih luas agar semakin banyak perempuan memperoleh manfaat dari pelatihan tersebut.

Baca Juga :  Kadisdik Aceh Apresiasi Pelatihan Bahasa dan Budaya Jepang: Disiplin dan Etika Kunci Sukses

“Semoga ke depan kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan dengan jangkauan yang lebih luas sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak perempuan di Kota Banda Aceh,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Banda Aceh, Tiara Sutari, menjelaskan pelatihan tersebut diikuti oleh 50 istri keuchik dari empat kecamatan, yakni Baiturrahman, Jaya Baru, Syiah Kuala, dan Banda Raya.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Banda Aceh Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Pahlawan di Hari Pahlawan Nasional 2025

Menurut Tiara, kemampuan public speaking akan membantu para peserta menyampaikan gagasan secara lebih efektif sehingga mudah diterima masyarakat. Selain itu, keterampilan tersebut juga diharapkan mampu membentuk sosok pemimpin perempuan yang bertanggung jawab dan menjadi motor penggerak perubahan di lingkungannya.

“Kami berharap ibu-ibu keuchik dari empat kecamatan ini benar-benar dapat menjadi agen perubahan di tengah masyarakat serta mampu menginspirasi perempuan lainnya,” ujar Tiara.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Parfum UMKM Banda Aceh Laris Manis di Expo APEKSI XVIII Medan, Omzet Tembus Rp40 Juta

Kesehatan

Kemenkes RI Lakukan Supervisi dan Pendampingan Program Integrasi Layanan Primer di Banda Aceh

News

UNADA Banda Aceh Gelar Yudisium Sarjana Angkatan Pertama, Cetak 50 Lulusan Perdana

Pemko Banda Aceh

Kunjungi Katadata, Illiza Tekankan Pentingnya Data untuk Kebijakan Pembangunan

Pemko Banda Aceh

Kolaborasi UNICEF dan Pemko Banda Aceh Hadirkan Sarana WASH untuk Ciptakan Lingkungan Sekolah Sehat

Parlementaria

Pendapatan Banda Aceh dalam Perubahan APBK 2026 Naik Rp201,95 Miliar

Pemko Banda Aceh

HUT ke-821 Banda Aceh, Lima Remaja Terima KTP-el Perdana dari Wali Kota

Pemko Banda Aceh

Inovasi KIA BERKAH Disdukcapil Banda Aceh Bertambah, Anak Pemegang KIA Nikmati Diskon 50 Persen