Home / Pemko Banda Aceh

Minggu, 5 Juli 2026 - 08:11 WIB

Parfum UMKM Banda Aceh Laris Manis di Expo APEKSI XVIII Medan, Omzet Tembus Rp40 Juta

mm Redaksi

Pengunjung berkunjung ke Stand Dekranasda Kota Banda Aceh pada Indonesia City Expo APEKSI XVIII di Medan, Jumat (3/7/2026). Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Pengunjung berkunjung ke Stand Dekranasda Kota Banda Aceh pada Indonesia City Expo APEKSI XVIII di Medan, Jumat (3/7/2026). Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Medan – Stand Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Banda Aceh menjadi salah satu magnet pengunjung dalam Indonesia City Expo yang digelar bersamaan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 di Kota Medan.

Beragam produk unggulan UMKM Kota Banda Aceh dipamerkan dalam ajang tersebut. Dari seluruh produk yang ditampilkan, parfum lokal menjadi komoditas yang paling diminati pengunjung.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Banda Aceh, Fahmi, mengatakan tingginya antusiasme masyarakat terhadap parfum asal Banda Aceh terlihat dari ramainya pengunjung yang datang untuk melihat sekaligus membeli produk tersebut.

Baca Juga :  Banda Aceh Arahkan Pembangunan 2027 ke SDM, Layanan Dasar, dan Kolaborasi

“Dari seluruh produk yang dipamerkan, parfum menjadi yang paling laku keras,” ujar Fahmi, Jumat (3/7/2026).

Menurutnya, banyak pengunjung yang telah mengenal produk parfum Banda Aceh dari berbagai pameran sebelumnya. Mereka kembali mengunjungi stan untuk mencoba varian terbaru sekaligus melakukan pembelian.

Fahmi menilai tingginya minat tersebut menjadi bukti bahwa parfum lokal Banda Aceh berhasil membangun loyalitas pelanggan dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga :  DPMPTSP Banda Aceh Fasilitasi Solusi Usaha Kesehatan: Dialog Pelaku Usaha dengan Dinkes untuk Iklim Investasi Kondusif

Selain parfum, produk aksesori dan kain bordir khas Banda Aceh juga mendapat perhatian besar dari para pengunjung. Motif bordir yang khas serta kualitas produk kerajinan menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta produk lokal dan kerajinan tradisional.

Selama tiga hari pelaksanaan Indonesia City Expo, Stand Dekranasda Kota Banda Aceh berhasil mencatat omzet penjualan sekitar Rp30 juta hingga Rp40 juta.

“Ini merupakan pencapaian yang membanggakan bagi para pelaku UMKM Kota Banda Aceh,” kata Fahmi.

Baca Juga :  Warga Akui Terbantu dengan Gerakan Pangan Murah Pemko Banda Aceh

Ia menambahkan, Indonesia City Expo yang menjadi bagian dari rangkaian Rakernas XVIII APEKSI merupakan ajang strategis untuk mempromosikan produk unggulan daerah, memperluas jaringan pemasaran, sekaligus membuka peluang kerja sama bisnis antardaerah.

Melalui keikutsertaan dalam pameran tersebut, Pemerintah Kota Banda Aceh berharap produk-produk UMKM lokal semakin dikenal di pasar nasional, sehingga mampu meningkatkan daya saing serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Forum Suara Warga Digelar di Banda Aceh, Illiza Tegaskan Komitmen Perbaikan Layanan Publik

Advetorial

Solusi Atasi Sampah Menggunung, Pemko Banda Aceh Nantikan Realisasi TPA Regional Blang Bintang

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Gelar ToT Penggunaan Aplikasi Salam untuk Tingkatkan Layanan Aduan Masyarakat

Pemko Banda Aceh

Illiza Masuk Nominasi Swara Cantika 2026 Tempo, Dinilai Punya Banyak Terobosan

Nasional

Wali Kota Banda Aceh Hadiri Audiensi JKPI dengan Wamendagri, Bahas Rakernas Ternate dan Penguatan Warisan Budaya

Pemko Banda Aceh

Banda Aceh Percepat Penanganan Stunting Lewat Program Terpadu Gampong

Pemko Banda Aceh

Illiza Dorong Penguatan Ketahanan Pangan dan Sinergi Lintas Sektor Kendalikan Inflasi

Pemko Banda Aceh

Sekda Banda Aceh Buka Turnamen Badminton Antar-SKPD Piala Wali Kota 2026