Home / Hukrim / Internasional / Nasional / Pemerintah

Senin, 23 Februari 2026 - 15:01 WIB

Wamenhan Ungkap Peran ASN untuk Tangkal Infiltrasi Asing

mm Redaksi

Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan Taufanto sebagai pembicara pada kegiatan “Penguatan Kapasitas ASN Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Ramadan Leadership Camp di Makassar. (Foto: Dok. Biro Infohan Kemhan RI)

Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan Taufanto sebagai pembicara pada kegiatan “Penguatan Kapasitas ASN Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Ramadan Leadership Camp di Makassar. (Foto: Dok. Biro Infohan Kemhan RI)

Jakarta – Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan Taufanto mengatakan bahwa aparatur sipil negara (ASN) bisa berperan dalam menangkal infiltrasi asing.

Ini disampaikan Wamenhan Donny saat mewakili Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin sebagai pembicara pada kegiatan “Penguatan Kapasitas ASN Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Ramadan Leadership Camp di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (22/2).

Dalam paparan yang berjudul “Pertahanan Negara dan Wawasan Kebangsaan”, Donny mengatakan bahwa sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta (sishankamrata) tetap menjadi fondasi utama dengan menempatkan TNI dan Polri sebagai kekuatan inti, yang didukung secara total oleh warga negara sebagai komponen cadangan (komcad) dan pendukung (komduk).

Baca Juga :  Menhan Sjafrie Lantik Deputi Dewan Pertahanan Nasional 

Donny menyoroti berbagai ancaman nirmiliter yang kian kompleks, mulai dari degradasi nilai Pancasila, kejahatan siber, hingga krisis ekonomi dan energi yang dapat melemahkan kedaulatan bangsa.

“Menghadapi hal ini, peran ASN dinilai sangat strategis sebagai perekat persatuan bangsa dan pelaksana kebijakan publik yang mampu menangkal infiltrasi ideologi asing maupun konflik sosial,” kata Donny, dikutip dari siaran pers Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI.

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Besar Bersama Mendes Makan Siang di Warung Rakyat

Wamenhan mengatakan, fokus pertahanan ke depan diarahkan pada penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar mampu beradaptasi dengan ancaman teknologi dan memastikan keselamatan umum di seluruh wilayah Indonesia.

Donny juga menekankan bahwa kekuatan utama Indonesia bukan hanya terletak pada modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) melalui “Perisai Trisula Nusantara”, tetapi berakar pada semangat persatuan dan nasionalisme yang telah teruji sejak masa kolonialisme hingga kemerdekaan.

Baca Juga :  Frigate Terbesar Se-Asia Tenggara Milik TNI AL KRI Brawijaya-320 Tiba di Tanah Air

Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan RI memiliki rencana akan melatih ASN sebagai komponen cadangan atau komcad. Menhan Sjafrie mengatakan, untuk semester pertama tahun 2026, pelatihan dasar militer akan dilakukan terlebih dulu terhadap sekitar 4.000 ASN kementerian/lembaga yang ada di Jakarta.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Internasional

Demi menjaga Kinerja Ekspor Matras Indonesia, Kemendag Fasilitasi Verifikasi Penyelidikan Antisubsidi oleh Otoritas AS

Aceh Barat

BPBD Aceh Barat dan Korem 012/TU Gelar Apel Siaga Bencana

Aceh Barat

Enam Bulan Mogok, Kini Perumdam Tirta Meulaboh Kembali Beroperasi

Daerah

Usulan Mendagri Ditingkatkan Presiden Prabowo Jadi Rp4 Miliar Bagi Daerah Terdampak Bencana

Hukrim

KPK Tetapkan Tiga Tersangka Terkait Korupsi APD Kemenkes

Nasional

Pemerintah Setujui RUU 26 Kabupaten/Kota

Nasional

SPS Gelar Dialog Media: Refleksi 25 Tahun Pasca Perpres Publisher Rights dan HUT SPS ke-78

Nasional

JUMPA VOLKSWAGEN SUMATERA Ke-7 Sukses Digelar di Jambi, Edi Mulia Terpilih sebagai Ketua VW Regional Sumatera