Home / Internasional / News / Pemerintah / Peristiwa

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:51 WIB

Bersama otoritas setempat, KBRI Abu Dhabi Upayakan pencarian ABK WNI hilang di Selat Hormuz

mm Redaksi

Duta Besar Republik Indonesia untuk UAE  Judha Nugraha (Pertama Kanan) saat bertemu salah satu WNI yang selamat insiden meledaknya kapal Musaffah 2 di sekitar Selat Hormuz. (Foto : NOA.co.id/Dok.KBRI Abu Dhabi).

Duta Besar Republik Indonesia untuk UAE Judha Nugraha (Pertama Kanan) saat bertemu salah satu WNI yang selamat insiden meledaknya kapal Musaffah 2 di sekitar Selat Hormuz. (Foto : NOA.co.id/Dok.KBRI Abu Dhabi).

Abu Dhabi – Keduataan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Abu Dhabu memantau secara intensif perkembangan insiden meledaknya kapal Musaffah 2 di sekitar Selat Hormuz yang mengakibatkan sejumlah awak kapal menjadi korban, termasuk warga negara Indonesia (WNI). Menindaklanjuti laporan yang diterima pada 6 Maret 2026,

Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk UAE, Judha Nugraha mengatakan, Pada (7/3/2026) pukul 20.00 waktu setempat KBRI Abu Dhabi telah menerima keterangan dari salah satu WNI yang selamat, Sdr. AEN, yang merupakan penumpang sekaligus engineer di kapal Musaffah 2.

“Dari keterangan tersebut diketahui bahwa insiden bermula dari kapal kontainer Safeen Prestige yang mengalami kerusakan di perairan Oman dekat Selat Hormuz. Perusahaan Safeen Provider kemudian menugaskan kapal Musaffah 2 yang membawa 7 awak kapal dan 6 teknisi untuk melakukan pemeriksaan serta upaya perbaikan. Kapal Musaffah 2 berangkat dari Ras Al Khaimah, Persatuan Emirat Arab (PEA) pada 5 Maret 2026 sore hari dan tiba di lokasi sekitar pukul 20.00 waktu setempat,” Kata Dubes Judha dalam keterangan resminya, Kamis, 12 Maret 2026.

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Barat Canangkan Program Inovatif “GIZI Desa” Wujudkan Desa Bebas Korupsi

Selanjutnya, Dubes Judha menambahkan, Setelah dilakukan pemeriksaan, kapal Safeen Prestige dinilai tidak dapat diperbaiki di lokasi karena tidak memiliki suplai listrik sehingga diputuskan untuk dilakukan penarikan (towing). Enam teknisi, termasuk Sdr. AEN, kemudian naik ke kapal Safeen Prestige untuk membantu persiapan tersebut.

“Sekitar pukul 02.00 dini hari pada 6 Maret 2026, saat proses persiapan penarikan hampir selesai, kapal Musaffah 2 dilaporkan mengalami ledakan yang menyebabkan kebakaran pada kapal, termasuk pada bagian anjungan. Penyebab pasti ledakan tersebut hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh otoritas terkait,” Kata Dubes Judha.

Baca Juga :  Kapal Alami Kecelakaan, 20 WNI selamat dan telah dievakuasi

Dubes Judha menyebutkan, Dalam insiden tersebut, beberapa awak kapal berhasil selamat, termasuk satu WNI (Sdr. YRJ), sementara tiga WNI lainnya (Sdr. MP, Sdr. SR, dan Sdr. AS) yang merupakan awak kapal Musaffah 2, hingga saat ini masih dinyatakan hilang. Selain itu, terdapat satu warga negara asing yang juga dilaporkan hilang.

Saat ini KBRI Abu Dhabi terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk dengan KBRI Muscat dan otoritas setempat, guna memperoleh informasi lebih lanjut mengenai penyebab insiden serta perkembangan proses pencarian korban.

Baca Juga :  Kemlu RI Evakuasi rombongan pertama WNI dari Nepal

KBRI Abu Dhabi juga tengah memfasilitasi penanganan terhadap WNI yang menjadi korban selamat dan memastikan pemenuhan hak-hak dan perlindungan bagi WNI yang terdampak dalam insiden tersebut.

“Memperhatikan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah, KBRI Abu Dhabi kembali mengimbau seluruh WNI di wilayah PEA, termasuk ABK WNI yang bekerja di kapal laut, untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, memantau perkembangan situasi melalui sumber informasi resmi, dan menjaga komunikasi dengan Perwakilan RI terdekat. WNI juga diimbau untuk melakukan lapor diri guna memastikan respons cepat dan tepat dari Perwakilan RI. Dalam keadaan darurat, WNI dapat menghubungi hotline KBRI Abu Dhabi di nomor +971566156259,” Demikian Duta Besar Republik Indonesia untuk UAE Judha Nugraha.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Penjabat Gubernur Aceh Bustami Hamzah Buka Pergelaran POPDA Aceh XVII Aceh Timur 2024, Pj Bupati Mahdi Turut Hadir

Aceh Besar

Pasca Idul Fitri, Pelayanan Sampah di Aceh Besar Kembali Normal

Daerah

DPRK Simeulue Minta PUPR Segera Rawat Jalan Lauke-Buluh Hadek

News

UGM Siap Hadirkan Seluruh Bukti Akademik Ijazah Jokowi di Pengadilan

Pemerintah

Kementan Akan Bantu Pengembangan Bawang Merah di Pidie 

Aceh Besar

Camat Subhan Buka Sosialisasi Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Se-Kecamatan Darul Kamal

Daerah

Ketua DPC Organda Simeulue Serahkan SK Pengurus Periode 2024-2029

Aceh Barat

Penjabat Bupati Aceh Barat Buka Forum Konsultasi Publik untuk RPJPD 2025-2045