Home / Daerah / News / Pemerintah

Senin, 16 Maret 2026 - 14:54 WIB

Penyaluran Bansos di Wilayah Pascabencana Akan Dongkrak Daya Beli Masyarakat

mm Redaksi

Kasatgas Tito dan Mensos Serahkan Bansos untuk Korban Bencana di Sumatera berlangsung secara hybrid dari Pendopo Bupati Aceh Timur, Aceh, Senin (16/3/2026). ( Foto : NOA.co.id/HO-Satgas PRR).

Kasatgas Tito dan Mensos Serahkan Bansos untuk Korban Bencana di Sumatera berlangsung secara hybrid dari Pendopo Bupati Aceh Timur, Aceh, Senin (16/3/2026). ( Foto : NOA.co.id/HO-Satgas PRR).

Aceh Timur – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menilai rangkaian penyaluran bantuan sosial (bansos) pascabencana di wilayah Sumatera akan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Salah satu manfaat tersebut yakni meningkatkan daya beli masyarakat.

“Masyarakat dikasih uang agar mereka bisa belanja. Kalau ada belanja, maka pasti akan ada pedagang. Ada demand, permintaan, pasti akan ada supply, sehingga supply bisa masuk, perdagangan bisa jalan, pasar bisa jalan,” ujar Kasatgas Tito pada Penyerahan Bantuan Pemerintah untuk Penanganan Korban Bencana Alam di Wilayah Sumatera di Pendopo Bupati Aceh Timur, Aceh, Senin (16/3/2026).

Baca Juga :  Kejagung Sita Uang Tunai Rp 479 M dalam Perkara TPPU Duta Palma Group

Kasatgas Tito memberikan apresiasi kepada Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf yang telah menyalurkan bantuan secara simbolis di Aceh Timur melalui PT Pos Indonesia. Tito menjelaskan, bencana alam yang melanda wilayah Sumatera, termasuk Aceh Timur, telah berdampak besar bagi perekonomian daerah. Penyaluran bansos oleh pemerintah selain dapat dimanfaatkan masyarakat, juga bakal menggerakkan roda perekonomian.

“Dan ini sama. Semua daerah lain diharapkan demikian. Itulah gunanya bantuan-bantuan seperti ini,” imbuh Tito.

Ia memastikan, penyaluran bantuan tersebut bukanlah yang terakhir. Jika ke depan masih ditemukan masyarakat yang membutuhkan dan datanya dapat dipertanggungjawabkan, pemerintah akan menambah bantuan tersebut.

Baca Juga :  Pemerintah Pastikan Negara Bersama Masyarakat Terdampak Bencana

Di sisi lain, Tito menjelaskan bahwa karakteristik bencana alam yang melanda wilayah Sumatera sangat berbeda dengan bencana alam lainnya di Indonesia. Pasalnya, bencana tersebut terjadi di 52 daerah di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh dengan kondisi yang tidak merata. Hal tersebut berdampak pada proses pendataan yang tidak mudah. Menyikapi hal itu, Satgas PRR melakukan pendataan secara bergelombang.

“Kita kalau nunggu selesai data semua baru kemudian dibagikan, atau dibuatkan huntara … nanti akan lama [proses pemulihannya],” tambahnya.

Baca Juga :  Wakili Pj Bupati, Sekda Aceh Besar Hadiri Apel Gelaran Operasi Zebra Seulawah 2023 

Tito menambahkan, mengacu pada kondisi data tersebut, Satgas PRR mengklasifikasikan jenis kerusakan rumah menjadi rusak ringan, rusak sedang, hingga rusak berat/hilang. Bagi masyarakat yang mengalami kerusakan rumah tersebut diberikan bantuan stimulan berdasarkan data yang diajukan dan diverifikasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

“Yang perlu bantuan stimulan ekonomi, yang perlu bantuan perabotan, uang lauk pauk secepatnya kirim aja dulu. Setelah diverifikasi BPS, kemudian baru kita serahkan kepada BNPB kalau untuk rumah. Dan untuk bantuan orang kepada Menteri Sosial,” tandasnya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Tingkatkan Wawasan Kader, PDPM Aceh Barat Gelar Perkaderan Idepolitor

Daerah

Pimti Kanwil Kemenkumham Aceh saat Kunjungan Ke Rutan Singkil

Daerah

Pemko Salurkan Bantuan Untuk Puluhan Warga Aceh Tengah Yang Tertahan di Banda Aceh

Daerah

Pemko Banda Aceh dan Polresta Raih Penghargaan Anjungan Terbaik Bhayangkara Fest 2024

News

HIPSI Aceh Dukung Ingub yang Diterbitkan Mualem, Syariat Islam Kokoh Melalui Shalat Berjamaah

Pemerintah

PUSDA dan FPA Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW dan Santunan Anak Yatim

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Salurkan Bantuan Rp6,4 Miliar untuk 8.969 Fakir Miskin di Meureubo

Aceh Barat

MUDAB ke-3 Aceh Barat: Bupati Tarmizi Soroti Masalah Sosial dan Ekonomi Daerah