Home / Advetorial / Banda Aceh

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:42 WIB

Warga Serbu Gerakan Pangan Murah di Banda Aceh, 1.200 Paket Sembako Ludes Diburu Jelang Iduladha

mm Redaksi

Wakil Wali Kota menyerahkan bahan pokok yang dibeli oleh warga kota dengan harga terjangkau, Rabu (13/5/2026). Foto: Dok. Istimewa

Wakil Wali Kota menyerahkan bahan pokok yang dibeli oleh warga kota dengan harga terjangkau, Rabu (13/5/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Kegiatan yang digelar melalui Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan Kota Banda Aceh di Komplek Perumahan Cinta Kasih Budha Tzu Chi, Panteriek, Rabu (13/5/2026), disambut antusias masyarakat.

Sejak pagi, ratusan warga terlihat memadati lokasi kegiatan untuk menukarkan kupon paket sembako murah yang telah disediakan pemerintah kota. Antrean warga bahkan sudah terlihat sebelum kegiatan dimulai.

Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah yang turun langsung meninjau kegiatan mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan program rutin pemerintah kota untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat menghadapi lonjakan kebutuhan menjelang hari raya.

“Kegiatan pangan ini sebenarnya adalah kegiatan rutin yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh. Kita harapkan kegiatan pangan murah ini dapat mengurangi permasalahan yang terjadi di masyarakat,” kata Afdhal.

Baca Juga :  Satpol PP WH Banda Aceh Tegur PKL Jalan T. Iskandar, Dorong Penataan Ruang Publik
Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah yang turun langsung meninjau kegiatan gerakan pangan murah, Rabu (13/5/2026). Foto: Dok. Istimewa

Menurutnya, menjelang Iduladha dan tradisi meugang, harga sejumlah kebutuhan pokok cenderung mengalami kenaikan akibat tingginya permintaan masyarakat. Karena itu, pemerintah hadir untuk memastikan warga tetap bisa memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau.

Pada pelaksanaan kali ini, Pemko Banda Aceh menyediakan sebanyak 1.200 paket pangan murah untuk masyarakat.

Setiap paket dijual dengan harga Rp165 ribu dan berisi beras lima kilogram seharga Rp59 ribu, gula pasir dua kilogram Rp30 ribu, minyak goreng dua liter Rp36 ribu, serta satu papan telur ayam Rp40 ribu. Pemerintah Kota Banda Aceh memberikan subsidi sebesar Rp50 ribu untuk setiap paket.

Afdhal mengatakan program tersebut bukan hanya bertujuan membantu masyarakat, tetapi juga menjadi langkah konkret pemerintah menjaga daya beli warga di tengah fluktuasi harga pasar.

“Ini salah satu upaya pemerintah membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat menjelang Iduladha,” ujarnya.

Baca Juga :  Siswa SMAN 7 Kembali Raih Medali Emas dan Perak di Event Science Castle in Asia 

Afdhal juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan karena berjalan tertib dan lancar.

“Saya mengapresiasi seluruh panitia dan pihak terkait karena kegiatan berjalan tertib, antrian masyarakat juga teratur. Mudah-mudahan program ini bisa terus berjalan karena sangat bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Ia juga berharap dukungan dan doa masyarakat agar program pangan murah dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih tidak menentu.

Sementara itu, Kepala DP2KP Banda Aceh, Iskandar mengatakan Gerakan Pangan Murah sengaja digelar menjelang hari besar keagamaan karena pada periode tersebut kebutuhan rumah tangga masyarakat meningkat signifikan.

Menurutnya, program itu juga menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah agar lonjakan harga bahan pokok tidak terlalu membebani masyarakat.

“Kegiatan ini bertujuan memastikan masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau menjelang meugang dan Hari Raya Iduladha,” kata Iskandar.

Baca Juga :  Hari Pustakawan Indonesia Jadi Momentum Transformasi Layanan Perpustakaan

Selain menyediakan paket sembako murah, kegiatan tersebut juga diramaikan kehadiran stan pelaku UMKM lokal yang menjual berbagai produk olahan makanan dan kebutuhan rumah tangga.

Pemerintah kota berharap kegiatan itu tidak hanya membantu masyarakat memperoleh bahan pokok murah, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi pelaku usaha kecil di Banda Aceh.

Iskandar menambahkan program pangan murah tersebut khusus diperuntukkan bagi warga Kota Banda Aceh agar penyalurannya tepat sasaran. Karena itu, warga diwajibkan menunjukkan KTP berdomisili Banda Aceh saat melakukan verifikasi kupon.

Melihat tingginya antusiasme masyarakat, Pemko Banda Aceh memastikan Gerakan Pangan Murah akan kembali dilaksanakan pada Jumat (15/5/2026) di halaman Masjid Al-Hidayah, Lampulo.

Pemerintah mengimbau masyarakat datang lebih awal karena jumlah paket yang tersedia terbatas dan diperkirakan kembali diserbu warga menjelang Iduladha. (Adv)

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Advetorial

Berlangsung Meriah, Ratusan Muda-Mudi Padati Arena Pekan Tari Gunongan

Advetorial

Vaksin Merah Putih Masuk Tahap Uji Klinis Pertama

Advetorial

Illiza: Pemberdayaan Perempuan Jadi Kunci Penguatan Masyarakat Banda Aceh

Advetorial

DP3AP2KB Perkuat Kapasitas Kepemimpinan Perempuan, Dorong Keterlibatan dalam Pembangunan Kota

Advetorial

Illiza: Masyarakat Diberdayakan, Perempuan Harus Melahirkan Pemimpin dan Penggerak Pembangunan

Advetorial

Peluang Lapangan Pekerjaan bagi Generasi Z di Kota Banda Aceh

Banda Aceh

Wali Kota Illiza Serahkan Piala Bergilir dan Dukung Kafilah Banda Aceh di MTQ Aceh ke-37 di Pidie Jaya

Banda Aceh

Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan, OJK Aceh Gelar Gerakan Nasional Cerdas