Home / Pemko Banda Aceh

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:48 WIB

Kolaborasi Lintas Sektor, Kota Banda Aceh Bergerak Bersama Tekan Stunting

mm Redaksi

Kegiatan Posyandu di Gampong Kota Baru dalam upaya Pemko Banda Aceh mencegah stunting. Foto: Humas Banda Aceh

Kegiatan Posyandu di Gampong Kota Baru dalam upaya Pemko Banda Aceh mencegah stunting. Foto: Humas Banda Aceh

BANDA ACEH – Pemerintah Kota Banda Aceh terus memperkuat upaya percepatan penanganan stunting melalui sinergi lintas sektor yang melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemangku kepentingan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa mendatang.

Komitmen itu mengemuka dalam rapat koordinasi terkait percepatan penanganan stunting yang dipimpin Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh, Jalaluddin, di Ruang Rapat Wakil Wali Kota Banda Aceh.

Rapat tersebut turut dihadiri Asisten Pemerintahan, Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG), Diskominfotik, serta sejumlah OPD terkait lainnya.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Banda Aceh Serahkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran di Alue Naga

Dalam arahannya, Jalaluddin menegaskan bahwa stunting merupakan persoalan yang membutuhkan penanganan bersama karena tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga menyentuh aspek sosial, ekonomi, pendidikan keluarga, hingga lingkungan.

Karena itu, menurutnya, upaya penanganan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi kuat antar instansi agar program yang dijalankan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Kami harus terus berinovasi dan berkolaborasi dalam mewujudkan sistem kesehatan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Jalaluddin, dikutip pada Rabu (20/5/2026).

Baca Juga :  Forkopimda Banda Aceh Serukan Warga Tidak Rayakan Tahun Baru 2026, Ajak Perbanyak Ibadah

Ia menambahkan, penguatan koordinasi lintas sektor diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan berbagai intervensi, mulai dari peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak, penguatan edukasi gizi, hingga pendampingan masyarakat di tingkat gampong.

Sementara itu, BP3AP2KB Kota Banda Aceh, Tiara Sutari AR menyampaikan bahwa keterlibatan seluruh pihak menjadi faktor penting dalam mendukung percepatan penanganan stunting di daerah.

Menurutnya, keberhasilan menurunkan angka stunting memerlukan langkah terpadu dan berkelanjutan yang melibatkan berbagai unsur pemerintahan serta partisipasi aktif masyarakat.

Baca Juga :  1.744 Warga Ulee Kareng Terima Bantuan Pangan, Pemko Banda Aceh Perkuat Jaring Pengaman Sosial

“Dengan persiapan yang matang dan kolaborasi lintas sektor, berbagai indikator kesehatan masyarakat, termasuk penurunan stunting, dapat diwujudkan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Pemerintah Kota Banda Aceh juga terus memperkuat koordinasi antar lembaga agar setiap program intervensi mampu menjangkau kelompok sasaran secara optimal.

Melalui semangat bergerak bersama, Pemko Banda Aceh berharap upaya penanganan stunting dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat dan melahirkan generasi masa depan yang lebih sehat serta berdaya saing. (Adv)

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Kafilah Banda Aceh Raih Juara Dua MTQ Aceh ke-37, Disambut Hangat di Pendopo Wali Kota

Keagamaan

Wakil Wali Kota Banda Aceh Tegaskan Komitmen Pemko Makmurkan Masjid dan Tegakkan Syariat Islam

Pemko Banda Aceh

Satu Tahun Kepemimpinan Illiza–Afdhal, IPM Banda Aceh Tertinggi Nasional dan Kemiskinan Turun ke 5,45 Persen

Keagamaan

Wali Kota Illiza Lepas 100 Kafilah Banda Aceh ke MTQ Aceh ke-37 di Pidie Jaya, Target Pertahankan Juara Umum

Pemko Banda Aceh

Banda Aceh Raih Peringkat I Paritrana Award 2025 Tingkat Provinsi Aceh

Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Instruksikan Kesiapsiagaan OPD Hadapi Banjir dan Cuaca Ekstrem

Advetorial

Warga Akui Terbantu dengan Gerakan Pangan Murah Pemko Banda Aceh

Advetorial

Pemerintah Kota Banda Aceh Prioritaskan Jaminan Bagi Pekerja Rentan