BANDA ACEH – Pemerintah Kota Banda Aceh terus memperkuat langkah pencegahan dan penanganan stunting melalui berbagai upaya pembinaan berkelanjutan di tingkat layanan kesehatan dasar.
Salah satu langkah rutin yang dilakukan yakni melalui kegiatan supervisi program, bimbingan teknis, serta monitoring dan evaluasi di seluruh puskesmas sebagai upaya memastikan pelayanan kesehatan masyarakat berjalan optimal.
Melalui Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, kegiatan pembinaan tersebut secara berkala dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program kesehatan berjalan sesuai standar, kebijakan, dan target pembangunan kesehatan yang telah ditetapkan.
Salah satunya dilaksanakan oleh Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh di UPTD Puskesmas Baiturrahman beberapa waktu lalu, dengan fokus pada evaluasi dan penguatan berbagai program kesehatan masyarakat, termasuk kesehatan ibu dan anak, program gizi, promosi kesehatan, kesehatan lingkungan, hingga penguatan upaya kesehatan berbasis masyarakat.
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal melalui Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh menyampaikan bahwa upaya pencegahan stunting menjadi salah satu program prioritas yang terus dijalankan secara konsisten melalui penguatan pelayanan di tingkat puskesmas.
Menurutnya, pencegahan stunting tidak hanya dilakukan ketika anak mengalami gangguan pertumbuhan, tetapi harus dimulai sejak dini melalui pemantauan kesehatan ibu hamil, pemenuhan gizi, hingga pendampingan keluarga.
“Upaya pencegahan stunting memerlukan perhatian bersama dan dilakukan secara berkelanjutan. Karena itu, kami terus melakukan pembinaan terhadap fasilitas kesehatan agar program-program kesehatan masyarakat dapat berjalan maksimal dan tepat sasaran,” demikian disampaikan melalui Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, dikutip Rabu (20/5/2026).
Kegiatan supervisi yang dilakukan meliputi pertemuan bersama kepala puskesmas dan para penanggung jawab program, pemaparan capaian program kesehatan, telaah dokumen, peninjauan pelaksanaan kegiatan di lapangan, hingga pendampingan teknis terkait tata kelola program serta sistem pencatatan dan pelaporan.
Selain memastikan kualitas pelaksanaan program, kegiatan tersebut juga bertujuan mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan secara lebih dini sehingga solusi dapat segera dilakukan.
Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh menilai peningkatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting.
Melalui supervisi dan pendampingan yang dilakukan secara rutin, diharapkan kualitas layanan kesehatan dasar semakin meningkat, indikator pembangunan kesehatan dapat tercapai, serta upaya pencegahan stunting di Kota Banda Aceh berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Pemerintah Kota Banda Aceh juga terus mendorong sinergi antara Dinas Kesehatan, puskesmas, dan masyarakat agar setiap program kesehatan yang dijalankan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat. (Adv)
Editor: RedaksiReporter: Redaksi











