Home / Advetorial / Banda Aceh

Senin, 25 Mei 2026 - 17:59 WIB

Pasar Murah Daging Meugang Bantu Warga Banda Raya Dapatkan Daging dengan Harga Terjangkau

mm Redaksi

Flayer informasi pasar daging murah yang diselenggarakan di Banda Aceh. Foto: Dok. Istimewa

Flayer informasi pasar daging murah yang diselenggarakan di Banda Aceh. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh menggelar pasar murah daging meugang di Gampong Lhong Raya, Kecamatan Banda Raya, sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh daging dengan harga lebih terjangkau menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Program yang berlangsung pada Minggu (24/5/2026) tersebut mendapat sambutan positif dari warga karena harga daging yang ditawarkan berada di bawah harga pasar. Dalam kegiatan itu, daging sapi dijual Rp150 ribu per kilogram, sementara harga daging di sejumlah pasar tradisional menjelang meugang berkisar antara Rp170 ribu hingga Rp180 ribu per kilogram.

Baca Juga :  Warga Serbu Gerakan Pangan Murah di Lampulo, Pemko Banda Aceh Tekan Lonjakan Harga Jelang Idul Adha

Camat Banda Raya, T.M. Syukri Wardhana, mengatakan pasar murah digelar untuk meringankan beban masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang hari raya sekaligus menjaga tradisi meugang tetap dapat dinikmati seluruh kalangan.

“Daging dijual hanya Rp150 ribu per kilogram. Ini jauh di bawah harga pasar,” kata Syukri.

Pedagang daging di pasar murah yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota Banda Aceh. Foto: Dok. Istimewa

Menurutnya, tradisi meugang merupakan bagian dari budaya masyarakat Aceh yang sarat nilai kebersamaan dan rasa syukur. Karena itu, pemerintah berupaya memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan daging tanpa harus terbebani lonjakan harga yang biasa terjadi menjelang hari besar keagamaan.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Barat Memperingati Hari Otda ke-28 dengan Tema Ekonomi Hijau dan Lingkungan Sehat

Ia berharap warga dapat memanfaatkan pasar murah tersebut untuk memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus menjaga semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas tradisi meugang di Aceh.

“Dengan harga yang bersahabat, tradisi meugang sebagai bentuk rasa syukur dan kebersamaan tetap bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Selain membantu masyarakat mendapatkan daging dengan harga lebih murah, pasar murah juga menjadi salah satu langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan menjelang Iduladha. Kehadiran program tersebut diharapkan dapat menekan dampak kenaikan harga yang kerap terjadi akibat meningkatnya permintaan masyarakat menjelang meugang.

Baca Juga :  Jelang Idul Fitri 1446 H, Wali Kota Lhokseumawe Pimpin Rakor Pawai Takbir Keliling

Melalui kegiatan ini, Pemko Banda Aceh ingin memastikan manfaat tradisi meugang dapat dirasakan secara lebih luas, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat dalam menyambut Hari Raya Iduladha. (Adv)

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Advetorial

Lhokseumawe Bersih dan Berbenah: Langkah Awal Sayuti Abubakar Memimpin Kota

Advetorial

Vaksin Merah Putih Masuk Tahap Uji Klinis Pertama

Banda Aceh

Dispar Banda Aceh Gelar Diseminasi Peta Jalan Ekonomi Kreatif 2025–2029

Banda Aceh

Gawat, BAKI Segera Sidang Perkara Gugatan terhadap KONI Aceh
Kampung Wisata Putri Betung

Advetorial

Tradisi dan Alam di Kampung Wisata Putri Betung

Advetorial

Melalui KUR Syariah Sektor Parekraf, Tingkatkan Produk Unggulan Bagi Pengusaha Aceh
Bur Gayo

Advetorial

Menapaki Jejak Alam di Bur Gayo, Trekking Petualangan di Puncak Kebanggaan Tanah Gayo

Banda Aceh

ISEI Banda Aceh dan Radio Antero Gelar FGD: Quo Vadis Arah Kebijakan Ekonomi Aceh?