Banda Aceh – Ratusan warga memadati halaman Masjid Al-Hidayah, Gampong Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Jumat (15/5/2026), untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga subsidi melalui program Gerakan Pangan Murah yang digelar Pemerintah Kota Banda Aceh.
Program tersebut menjadi langkah Pemko Banda Aceh untuk menekan lonjakan harga pangan yang kerap terjadi menjelang Hari Raya Idul Adha.
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal yang meninjau langsung kegiatan itu mengatakan pemerintah sengaja menghadirkan pasar pangan murah guna menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga menjelang hari raya.
“Pasar pangan ini terus kita laksanakan di Kota Banda Aceh, terutama pada momentum hari besar Islam seperti Hari Raya Idul Adha,” ujar Illiza.
Ia menyebutkan, tahun ini Pemko Banda Aceh menyediakan sebanyak 1.200 kupon pangan murah yang disalurkan di tiga titik berbeda.
Melalui program tersebut, masyarakat dapat membeli paket kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar karena telah mendapat subsidi dari pemerintah.
Menurut Illiza, intervensi pasar seperti ini penting dilakukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus mengurangi tekanan ekonomi masyarakat saat kebutuhan rumah tangga meningkat.
“Tentu kegiatan seperti ini membantu masyarakat meringankan beban dan bisa melaksanakan Hari Raya Idul Adha dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Sejak kegiatan dimulai, warga terlihat mengantre untuk menukarkan kupon dan membeli bahan pokok yang telah disediakan.
Antusiasme masyarakat menunjukkan tingginya kebutuhan terhadap program pangan murah, terutama di tengah kondisi harga sejumlah komoditas yang cenderung naik menjelang Idul Adha.
Pemko Banda Aceh memastikan program serupa akan terus dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kondisi ekonomi masyarakat sekaligus menjaga keterjangkauan harga pangan di pasaran. (Adv)
Editor: Amiruddin. MK











