Home / Advetorial / Banda Aceh

Senin, 8 Juni 2026 - 17:00 WIB

DP3AP2KB Perkuat Kapasitas Kepemimpinan Perempuan, Dorong Keterlibatan dalam Pembangunan Kota

mm Redaksi

Kepala Bidang Kesetaraan Gender Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Banda Aceh, Cut Yuni Marlita, S.K.M., M.K.M. Foto: Dok. Istimewa

Kepala Bidang Kesetaraan Gender Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Banda Aceh, Cut Yuni Marlita, S.K.M., M.K.M. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Banda Aceh terus mendorong peningkatan kapasitas perempuan agar mampu mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah, termasuk dalam bidang sosial, ekonomi, organisasi, hingga politik.

Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai program penguatan kapasitas kepemimpinan perempuan yang bertujuan mencetak perempuan-perempuan tangguh, percaya diri, dan mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DP3AP2KB Kota Banda Aceh, Tiara Sutari melalui Kepala Bidang Kesetaraan Gender, Cut Yuni Marlita, mengatakan perempuan memiliki posisi strategis dalam pembangunan karena tidak hanya berperan dalam keluarga, tetapi juga berkontribusi dalam berbagai sektor kehidupan.

Baca Juga :  Sekda Kembali Ingatkan Pentingnya Prokes dan Vaksinasi

Menurutnya, penguatan kapasitas kepemimpinan menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan keterlibatan perempuan dalam proses pembangunan dan pengambilan keputusan.

“Kami ingin meningkatkan kapasitas kepemimpinan perempuan agar lebih percaya diri tampil sebagai agen perubahan. Melalui berbagai program pengembangan kapasitas, perempuan diharapkan memiliki keterampilan manajerial dan kepemimpinan yang lebih baik sehingga mampu berkontribusi lebih besar dalam pembangunan Kota Banda Aceh,” ujarnya, dalam Pelatihan Kepemimpinan bagi Perempuan Tahun 2026, Kamis (4/6/2026) lalu.

45 peserta perempuan dari berbagai Desa yang ada di Kota Banda Aceh mengikuti pelatihan kepemimpinan bagi perempuan sebagai bentuk pemberdayaan perempuan. Foto: Dok DP3AP2KB

Ia menjelaskan, hingga saat ini perempuan masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam meningkatkan keterwakilan di ruang-ruang publik dan pengambilan kebijakan. Karena itu, penguatan kemampuan kepemimpinan dinilai menjadi salah satu strategi penting untuk membuka peluang yang lebih luas bagi perempuan.

Baca Juga :  Bukan Lagi Menunggu, Pustakawan Dituntut Jemput Bola di Era Media Sosial

DP3AP2KB menilai perempuan memiliki potensi besar sebagai penggerak perubahan, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Dengan kapasitas yang memadai, perempuan dapat berperan aktif dalam mendorong pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Dr. Musriadi, menilai pemahaman mengenai kepemimpinan, organisasi, dan manajemen perlu terus diperkuat di kalangan perempuan agar mampu beradaptasi dengan berbagai tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

Baca Juga :  Yuk ke Museum Tsunami Aceh, Ada Pameran Memori Helsinki

Menurutnya, perempuan memiliki kontribusi penting dalam pembangunan daerah karena mampu menjadi penggerak perubahan di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, ekonomi, sosial, hingga politik.

“Perempuan tidak hanya berperan dalam keluarga, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menjadi motor penggerak pembangunan dan membawa perubahan positif bagi masyarakat,” katanya.

Melalui penguatan kapasitas kepemimpinan, Pemerintah Kota Banda Aceh berharap semakin banyak perempuan yang berani mengambil peran strategis, terlibat dalam proses pembangunan, serta berkontribusi dalam menciptakan kemajuan daerah yang lebih inklusif dan berkeadilan. (Adv)

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Advetorial

Illiza: Pemberdayaan Perempuan Harus Melahirkan Pemimpin dan Penggerak Pembangunan

Banda Aceh

SPPG Lamjame Diapresiasi, Warga Rasakan Dampak Nyata Peningkatan Ekonomi

Advetorial

Santri Diharapkan Jadi Pengunjung Perpustakaan Aceh, Edukasi dan Wisata Religi Bersatu

Advetorial

Dinas Sosial Kota Banda Aceh Fasilitasi Sosialisasi Program JKN bagi Petugas SLRT se-Kota Banda Aceh

Advetorial

Menparekraf Resmikan Tower Mangrove dan Kunjungi Desa Wisata Cinta Raja di Langsa

Banda Aceh

Ketua IPAU Banda Aceh Ajak Mahasiswa UIN Ar-Raniry Bangun Kepemimpinan Melalui Komunikasi Efektif

Advetorial

Warga Serbu Pasar Murah Daging Meugang, Daging Subsidi Rp150 Ribu per Kilogram Laris Diburu

Advetorial

Asyik, Pentas Aceh Milenial Kembali Digelar, Catat Tanggalnya!