Home / Banda Aceh

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:58 WIB

Satpol PP WH Banda Aceh Tegur PKL Jalan T. Iskandar, Dorong Penataan Ruang Publik

mm Redaksi

Petugas Satpol PP WH Kota Banda Aceh menyerahkan surat teguran kepada PKL di Jalan T. Iskandar, Ulee Kareng, sebagai upaya penataan kawasan menjelang Ramadhan, Selasa (10/2/2026). Foto: Dok. Satpol PP WH Kota Banda Aceh

Petugas Satpol PP WH Kota Banda Aceh menyerahkan surat teguran kepada PKL di Jalan T. Iskandar, Ulee Kareng, sebagai upaya penataan kawasan menjelang Ramadhan, Selasa (10/2/2026). Foto: Dok. Satpol PP WH Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di sepanjang Jalan T. Iskandar, dari kawasan Lambhuk hingga Simpang Tujuh Ceurih, Kecamatan Ulee Kareng, menerima surat teguran dari Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Kota Banda Aceh.

Tindakan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penataan kawasan agar tetap tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Pemberian teguran merujuk pada surat Camat Ulee Kareng Nomor: 300/91 tanggal 3 Februari 2026, yang menyoroti maraknya aktivitas berjualan di ruas milik jalan (RUMIJA). Aktivitas ini selain berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas, juga melanggar Pasal 10 Qanun Kota Banda Aceh Nomor 06 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat.

Baca Juga :  Disdukcapil Banda Aceh Ikuti Asistensi LPPD 2025, Tunjukkan Komitmen Kinerja dan Pelayanan Prima

Melalui pendekatan persuasif, para pedagang diimbau untuk memindahkan lapak dari garis sempadan bangunan (GSB)dan tidak lagi berjualan di badan jalan, trotoar, drainase, maupun fasilitas publik lainnya.

Sekretaris Satpol PP WH Kota Banda Aceh, Evendi, S.Ag., mengatakan penataan Jalan T. Iskandar menjadi fokus khusus menjelang bulan suci Ramadhan, karena kawasan ini merupakan salah satu titik aktivitas masyarakat yang padat, terutama menjelang waktu berbuka puasa.

Baca Juga :  Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kasatpol PP Banda Aceh Perintahkan Personel Siaga Banjir

“Penataan ini bertujuan menciptakan kondisi jalan yang lebih tertib dan lancar, sehingga masyarakat dan pedagang dapat beraktivitas dengan nyaman dan aman,” ujar Evendi, Selasa (10/2/2026).

Sebagai pendekatan humanis, Satpol PP WH memberi tenggat tujuh hari sejak surat teguran diterima agar para pedagang dapat menyesuaikan diri. Selama masa tersebut, petugas bersama pihak Kecamatan Ulee Kareng akan melakukan pemantauan dan dialog di lapangan untuk memastikan proses penataan berjalan kondusif.

Baca Juga :  Wali Kota Illiza Lepas Kafilah MTQ Banda Aceh ke Pidie Jaya: “Bertandinglah dengan Hati dan Cinta”

Pemerintah Kota Banda Aceh berharap langkah ini dapat menciptakan suasana kota yang tertib tanpa mengabaikan keberlangsungan usaha masyarakat. Dengan kolaborasi pemerintah dan warga, kawasan Jalan T. Iskandar diharapkan tetap menjadi ruang publik yang nyaman, khususnya dalam menyambut meningkatnya aktivitas masyarakat selama Ramadhan.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Dispersip Banda Aceh Hadirkan Perpustakaan Keliling di CFD, Tingkatkan Minat Baca Warga

Banda Aceh

Kolaborasi Tour APEKSI 2026, Delegasi Diajak Telusuri Wisata Sejarah dan Tsunami di Banda Aceh

Banda Aceh

Ribuan Warga Banda Aceh Ikuti Kirab Tarhib Ramadan 1447 H, Semarak di Sepanjang Jalan Protokol

Advetorial

Budaya Patriarki Masih Jadi Tantangan Pemberdayaan Perempuan di Gampong

Banda Aceh

Kapal Tanker Bermuatan 2 Juta Liter BBM Tiba di Krueng Raya, Pemko Banda Aceh Imbau Warga Tetap Tenang

Banda Aceh

MPU Banda Aceh Terima Kunjungan MUI Langkat Bahas Penguatan Penerapan Syariat Islam

Banda Aceh

Dinkes Banda Aceh Gelar Peusijuk dan Pelepasan Jamaah Haji serta TKHI 2026

Advetorial

Dana Gampong Jadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat di Banda Aceh