Home / Daerah

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:12 WIB

Sampaikan Surat Terbuka ke Presiden Prabowo, Rakyat Bener Meriah : “Jangan Biarkan Swadaya Warga Menjadi Simbol Ketidakhadiran Negara”

mm Redaksi

Kondisi Jalan dan Jembatan Tajuk Enang-Enang di Kabupaten Bener Meriah yang menjadi akses vital masyarakat. Warga berharap pemerintah pusat segera mempercepat penanganan infrastruktur terdampak bencana tersebut. Foto: Dok. Istimewa

Kondisi Jalan dan Jembatan Tajuk Enang-Enang di Kabupaten Bener Meriah yang menjadi akses vital masyarakat. Warga berharap pemerintah pusat segera mempercepat penanganan infrastruktur terdampak bencana tersebut. Foto: Dok. Istimewa

Bener Meriah – Sejumlah warga Kabupaten Bener Meriah menyampaikan surat terbuka kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terkait kondisi akses Jalan dan Jembatan Tajuk Enang-Enang yang terdampak bencana alam sejak November 2025.

Surat yang ditandatangani oleh perwakilan masyarakat, Drs. Suwandris Zetha, dalam hal itu warga menyampaikan bahwa perbaikan akses tersebut saat ini dilakukan secara swadaya melalui gotong royong dan pengumpulan dana masyarakat.

Upaya yang telah dilakukan meliputi penimbunan badan jalan, penguatan konstruksi jembatan, serta persiapan pengaspalan guna menjaga konektivitas wilayah dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Wujud Solidaritas Kebangsaan, TNI Bersama UAH Care Bangun Harapan Pasca Bencana Aceh

Saat ini masyarakat berharap pemerintah pusat melalui kementerian dan lembaga terkait dapat memberikan perhatian serius serta pendampingan teknis agar pekerjaan yang dilakukan warga tetap memenuhi standar keselamatan dan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, warga juga meminta percepatan penanganan infrastruktur yang terdampak bencana agar mobilitas masyarakat tidak terus terganggu.

Baca Juga :  Bapedda Aceh Barat Gelar Rakor Inovasi Daerah 2024

Dalam surat tersebut, warga juga menegaskan bahwa langkah swadaya yang dilakukan bukan bentuk pengambilalihan tugas pemerintah, melainkan wujud kepedulian masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat yang terjadi di wilayah tengah saat ini.

Mereka berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat segera terwujud sehingga akses vital penghubung kawasan Tajuk Enang-Enang dapat kembali berfungsi secara optimal.

“Kami hanya berharap negara hadir bersama rakyat dalam menyelesaikan persoalan infrastruktur yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat,” tulis warga dalam surat terbuka tersebut.

Baca Juga :  Pemuda Aceh : Pemerintah Pusat harus Kembalikan Empat Pulau Aceh Singkil

Surat itu turut ditembuskan kepada Menteri PUPR, Kepala Staf Kepresidenan, Gubernur Aceh, Ombudsman RI Perwakilan Aceh, serta sejumlah media nasional sebagai bentuk penyampaian aspirasi secara terbuka dan konstitusional.

Masyarakat berharap permohonan tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah demi menjamin keselamatan pengguna jalan, kelancaran distribusi hasil pertanian, serta keberlangsungan aktivitas sosial dan ekonomi warga di kawasan pedalaman Kabupaten Bener Meriah. (Dasayus)

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Polisi Tertibkan PETI di Geumpang, 93 Besi Gelondongan Diamankan

Daerah

Tim Patroli KRYD Polda Aceh Pasang Bendera Merah Putih pada Kendaraan Warga

Daerah

Bank Aceh Raih Sertifikasi SNI ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Penyuapan

Daerah

Mendagri Tito Terima Gelar Kehormatan “Petua Panglima Hukom” dari Lembaga Wali Nanggroe Aceh

Daerah

Tindaklanjuti Kebijakan OJK, Bank Aceh Syariah Siapkan Relaksasi Bagi Nasabah Pembiayaan KUR/UMKM Terdampak Bencana

Advetorial

Kadisdik Aceh Dorong Pengembangan Budaya Industri di SMK Melalui Peningkatan Kapabilitas Kepala Sekolah

Daerah

Bhabinkamtibmas Polres Aceh Utara Terima Rompi Anti Sayat

Daerah

Kemenkum Aceh Terima Kunjungan Kerja Anggota Komisi XIII DPR RI