Home / Aceh Barat Daya / Peristiwa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:42 WIB

Video Keributan Alue Dawah–Ie Mirah Viral, Kedua Keuchik Akui Tak Tahu Kronologi

mm Teuku Nizar

Tangkap layar bentrok warga yang diduga di PT Juya Aceh Mining. Foto. Dok. Teukunizar/noa.co.id

Tangkap layar bentrok warga yang diduga di PT Juya Aceh Mining. Foto. Dok. Teukunizar/noa.co.id

Aceh Barat Daya – Video keributan antara warga Alue Dawah dan warga Ie Mirah, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), beredar di sejumlah platform media sosial, Selasa (27/10/2026).

Narasi dalam video itu mengaitkan keributan dengan aksi unjuk rasa warga Alue Dawah di PT Juya Aceh Mining, Babahrot.

Narator juga menyebut dugaan provokasi sebagai pemicu insiden hingga terjadi aksi pemukulan secara beramai-ramai.

Namun, belum ada keterangan resmi yang memastikan penyebab keributan maupun kebenaran narasi tersebut.

Baca Juga :  Oktober Tahun ini KADIN Abdya Akan Laksanakan Muskab

Kapolres Abdya AKBP Ade Gita Rachmadi melalui Kasat Reskrim Polres Abdya, Maiyudi, membenarkan insiden yang melibatkan warga kedua desa tersebut.

“Iya, tadi bentrok warga Alue Dawah dengan warga Ie Mirah,” kata Maiyudi.

Ia menjelaskan, jajaran Satreskrim bersama personel Polsek turut mendampingi penanganan insiden itu.

Menurutnya, kedua pihak telah menyelesaikan persoalan tersebut di tingkat desa.

“Kami tadi mendampingi Polsek. Sesampai kami sudah siap, kejadian itu selesai di desa tadi,” ujar Maiyudi.

Baca Juga :  Kesbangpol Abdya Mulai Salurkan Bendera Merah Putih ke Kecamatan

Sementara itu, Keuchik Ie Mirah, Khairul Azmi, mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologi keributan.

Ia mengatakan, saat tiba di lokasi, bentrokan sudah berakhir dan dirinya hanya membantu mendamaikan kedua pihak.

“Masih abu-abu informasinya. Saya sampai, kejadian sudah selesai. Saya hanya mendamaikan saja,” kata Khairul.

Khairul membenarkan insiden tersebut terjadi di kawasan PT Juya Aceh Mining.

Namun, ia menyarankan agar media meminta keterangan kepada Keuchik Alue Dawah karena aksi tersebut melibatkan warga desa itu.

Baca Juga :  Pasca Karhutla, Tim Gabungan Pastikan Wilayah Kondusif dan Bebas Titik Api ‎

“Untuk kronologi yang pastinya, coba ditanyakan kepada Keuchik Alue Dawah, karena aksi tersebut digerakkan oleh warga Alue Dawah,” ujarnya.

Terpisah, Keuchik Alue Dawah, Muhammad Yata, mengaku tidak mengetahui kejadian tersebut karena tidak berada di lokasi saat keributan berlangsung.

“Saya tidak tahu kronologinya sebab saya tidak ada di tempat,” kata Muhammad Yata singkat.

Hingga berita ini turun, pihak kepolisian belum memberikan penjelasan terperinci mengenai pemicu keributan, dugaan provokasi, maupun pihak-pihak yang terlibat.

Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar

Share :

Baca Juga

Aceh Barat Daya

Gasak Tablet Untuk Chip, Begini Kronilogis Aksinya

Internasional

Eskalasi konflik Iran–Israel, Kemenko Polkam Koordinasikan Pemulangan WNI dari Iran

Internasional

Kemlu RI Fasilitasi Pemulangan 32 WNI dari Iran

Aceh Barat Daya

Pendaftaran Dibuka, Bakal Calon Ketua Wajib Setor Biaya Kontribusi Rp 50 Juta

Internasional

Tim Gabungan Evakuasi Satu Crew Kapal Chemway Arrow Ke RSUD Zainal Abidin

Peristiwa

Pengadaan Mobil Dinas Baru Capai Rp. 5,45 Milyar, Mahasiswa: Dimana Hati Nurani Walikota Banda Aceh?

Aceh Barat Daya

Pj Bupati Abdya Sunawardi Sebut Hanya Tendang Sandal

Internasional

Ingin jadi admin Judol, KemenP2MI Gagalkan CPMI ke Kamboja