Home / Advetorial / Banda Aceh

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:23 WIB

DPMG Banda Aceh Dorong Pemberdayaan Masyarakat Lewat Keterlibatan Perempuan di Gampong

mm Redaksi

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kota Banda Aceh, Ritasari Pujiastuti. Foto: Pemko Banda Aceh

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kota Banda Aceh, Ritasari Pujiastuti. Foto: Pemko Banda Aceh

Banda Aceh – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kota Banda Aceh terus memperkuat pemberdayaan masyarakat di tingkat gampong dengan mendorong keterlibatan aktif perempuan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.

Kepala DPMG Kota Banda Aceh, Ritasari Pujiastuti, mengatakan pembangunan gampong yang partisipatif menjadi kunci untuk menciptakan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu, perempuan didorong untuk terlibat tidak hanya sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai bagian dari pengambil keputusan.

“Dalam pembangunan gampong, pemberdayaan perempuan telah menjadi prioritas yang diimplementasikan melalui keterlibatan aktif perempuan dalam penyusunan perencanaan pembangunan gampong maupun pelaksanaan berbagai program dan kegiatan,” kata Ritasari, Minggu (14/6/2026).

Baca Juga :  Bayi Lahir di RS Harapan Bunda Kini Langsung Punya Akta Kelahiran dan KIA

Menurutnya, keterlibatan perempuan merupakan bagian penting dari upaya pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh. Sebab, perempuan memiliki peran strategis dalam keluarga sekaligus menjadi penggerak berbagai kegiatan sosial dan ekonomi di lingkungan gampong.

Kegiatan menganyam sebagai bentuk pemberdayaan perempuan. Foto: Dok. Istimewa

Partisipasi perempuan selama ini diwujudkan melalui berbagai program kemasyarakatan, seperti PKK, Posyandu, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Bina Keluarga Balita (BKB), pelatihan keterampilan, hingga program percepatan penurunan stunting.

DPMG juga mewajibkan setiap gampong melibatkan perempuan dalam Musyawarah Perencanaan Gampong. Kebijakan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Desa Nomor 16 Tahun 2019 tentang Musyawarah Desa.

Baca Juga :  Literasi Digital Jadi Kunci Cegah untuk Masyarakat Kritis dan Kreatif

Ritasari menjelaskan, pelibatan perempuan dalam musyawarah pembangunan bertujuan memastikan seluruh kebutuhan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan keluarga, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi rumah tangga, dapat terakomodasi dalam program pembangunan gampong.

“Perempuan harus terlibat dalam proses perencanaan karena mereka memahami berbagai kebutuhan keluarga dan lingkungan yang sering kali menjadi bagian penting dalam pembangunan gampong,” ujarnya.

Ia menilai, pembangunan yang melibatkan seluruh unsur masyarakat akan menghasilkan kebijakan yang lebih inklusif dan tepat sasaran. Selain itu, partisipasi aktif perempuan juga dinilai mampu memperkuat ketahanan keluarga dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Sebanyak Tujuh Pegawai Sekretariat Baitul Mal Aceh Naik Pangkat

DPMG Banda Aceh terus mendorong pemerintah gampong untuk memperluas ruang partisipasi masyarakat, termasuk perempuan, dalam setiap tahapan pembangunan. Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan pembangunan yang lebih berkeadilan dan berkelanjutan.

Dengan keterlibatan masyarakat yang semakin luas, pembangunan gampong di Banda Aceh diharapkan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan sumber daya manusia dan peningkatan kualitas hidup warga. (Adv)

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Advetorial

PT PEMA Adakan Pembinaan dan Pengembangan UMKM, Dorong Pelaku UMKM Berkompetisi

Advetorial

Sensasi Pemandian Wisata Air Terjun Alue Putek Tangse Pidie

Banda Aceh

Hujan Lebat Tak Henti, BPBD Banda Aceh Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Banda Aceh

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kasatpol PP Banda Aceh Perintahkan Personel Siaga Banjir

Advetorial

DSI Aceh Gencarkan Program Sosialisasi Untuk Pecahkan Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak

Advetorial

300 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Telah Disuntikkan Kepada Masyarakat

Banda Aceh

Ketua LPN: Politisi Demokrat Dorong Aceh Untuk Merdeka

Banda Aceh

RSUD Meuraxa Buka Layanan Quick Response, Ini Kelebihannya