Home / Advetorial / Banda Aceh / Pemko Banda Aceh

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:38 WIB

Illiza: Pemberdayaan Perempuan Jadi Kunci Penguatan Masyarakat Banda Aceh

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh memaparkan materi dalam diskusi tentang kesetaraan gender di Banda Aceh. Foto: Dok. Istimewa

Wali Kota Banda Aceh memaparkan materi dalam diskusi tentang kesetaraan gender di Banda Aceh. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh menempatkan pemberdayaan masyarakat sebagai salah satu pilar utama pembangunan berkelanjutan. Dalam upaya tersebut, perempuan dinilai memiliki peran strategis sebagai penggerak perubahan sosial dan ekonomi di tengah masyarakat.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menegaskan berbagai tantangan pembangunan, mulai dari pengentasan kemiskinan hingga peningkatan kualitas generasi masa depan, tidak dapat diselesaikan tanpa keterlibatan aktif masyarakat, termasuk perempuan.

“Ketika kita berbicara tentang menurunkan angka kemiskinan, menghadapi tantangan perubahan iklim, dan mempersiapkan generasi unggul di masa depan, maka perempuan harus menjadi bagian penting dari solusi. Penguatan kapasitas perempuan harus dibangun melalui kolaborasi yang luas,” ujar Illiza dalam diskusi kesetaraan gender di Banda Aceh beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Kapolda Aceh Berbaur dengan Masyarakat di Area Masak Kuah Beulangong Jelang Khanduri Ramadhan

Menurut Illiza, pembangunan masyarakat tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik, tetapi juga harus memperkuat kapasitas sumber daya manusia agar masyarakat mampu mandiri dan berdaya saing.

Dalam konteks tersebut, perempuan dinilai memiliki posisi penting karena berperan langsung dalam keluarga, pendidikan anak, hingga penguatan ekonomi rumah tangga. Karena itu, perempuan tidak boleh hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, melainkan juga pelaku utama perubahan.

Ia menilai, masyarakat yang berdaya akan lebih mampu menghadapi berbagai tantangan sosial dan ekonomi. Sebaliknya, pembangunan akan sulit berjalan optimal apabila sebagian kelompok masyarakat belum memperoleh akses dan kesempatan yang setara.

Baca Juga :  Fraksi PKS DPRK Banda Aceh Minta Anggaran Perbaikan Jalan dan Penanganan HIV/AIDS Ditingkatkan

“Perempuan harus diberdayakan sebagai penggerak perubahan. Jika kolaborasi dibangun secara luas, maka berbagai hambatan dan tantangan dapat kita ubah menjadi peluang untuk membangun masa depan yang lebih baik,” katanya.

Illiza menegaskan, Pemerintah Kota Banda Aceh terus mendorong pendekatan pembangunan yang inklusif dan responsif gender agar seluruh lapisan masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam pembangunan.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat, khususnya perempuan, perlu diperkuat sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan program sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan warga.

Baca Juga :  Cegah Penularan TBC, Dinkes Ajak Warga Segera Periksa Jika Batuk Dua Pekan

“Saya berkomitmen mendorong perempuan sebagai motor penggerak dalam kolaborasi dan pembangunan Kota Banda Aceh. Perempuan harus hadir, berdaya, dan terlibat sejak perencanaan hingga pelaksanaan agar kita dapat mewujudkan kota yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemberdayaan masyarakat yang kuat akan memperkuat ketahanan sosial, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta melahirkan generasi yang lebih berkualitas di masa depan.

Dengan penguatan peran masyarakat dalam pembangunan, Pemko Banda Aceh berharap tercipta pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan bagi seluruh warga. (Adv)

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Gelar Profiling ASN untuk Pemetaan Kompetensi dan Potensi Pegawai

Pemko Banda Aceh

Diskominfotik Banda Aceh Ikuti Rapat Persiapan City Expo APEKSI dan Talk Show Nasional

Banda Aceh

Dinas Pendidikan Dayah Banda Aceh Terima 80 Bibit Pohon dari Distanbun Aceh untuk Program Penghijauan

Advetorial

Pelatihan Digital Leadership Academy Percepat Transformasi Digital di Aceh

Advetorial

Museum Tsunami Sigli: Mengenang Tragedi dan Menjaga Sejarah yang Memilukan

Advetorial

Peserta Tour de Aceh Etape I Mulai Latihan Adaptasi

Banda Aceh

Hujan Lebat Tak Henti, BPBD Banda Aceh Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Pemko Banda Aceh

PUPR Banda Aceh Pasang Kabel Pompa Air Underpass Beurawe, Ditarget Rampung 1–2 Hari