Home / Advetorial / Banda Aceh / Kesehatan

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:45 WIB

Cegah Penularan TBC, Dinkes Ajak Warga Segera Periksa Jika Batuk Dua Pekan

mm Redaksi

Masyarakat mengantre di salah satu fasilitas kesehatan di Banda Aceh untuk memeriksa kesehatan. Foto: Dok. Istimewa

Masyarakat mengantre di salah satu fasilitas kesehatan di Banda Aceh untuk memeriksa kesehatan. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banda Aceh mengajak masyarakat lebih aktif melakukan pemeriksaan dini Tuberkulosis (TBC) guna menekan penyebaran penyakit tersebut dan mendukung target penuntasan TBC yang menjadi prioritas pembangunan daerah pada 2026.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Wahyudi, mengatakan deteksi dini menjadi langkah paling penting untuk memutus rantai penularan. Masyarakat yang mengalami gejala seperti batuk berdahak lebih dari dua minggu, demam berkepanjangan, hingga penurunan berat badan diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Ilustrasi TBC. (Sumber: Freepik)

“Pemeriksaan sejak dini sangat penting agar kasus TBC dapat segera ditemukan dan ditangani sebelum menular kepada orang lain,” kata Wahyudi, Kamis (4/6/2026).

Baca Juga :  Sekda Aceh Semangati Dinas PPPA: Semakim Banyak Tantangan, Semakin Banyak Hal Yang Kita Pahami

Ia menegaskan, seluruh layanan pemeriksaan dan pengobatan TBC tersedia secara gratis di puskesmas maupun rumah sakit. Layanan tersebut mencakup pemeriksaan hingga tes cepat molekuler untuk memastikan diagnosis penyakit.

Selain pemeriksaan dini, Dinkes juga mendorong masyarakat menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai langkah pencegahan. Upaya tersebut meliputi tidak merokok, rutin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, serta menjaga kesehatan mental agar daya tahan tubuh tetap optimal.

Menurut Wahyudi, salah satu tantangan dalam pengendalian TBC masih berkaitan dengan stigma terhadap penderita. Karena itu, masyarakat diminta tidak memberikan cap negatif kepada pasien TBC dan justru memberikan dukungan agar mereka menjalani pengobatan hingga tuntas.

Baca Juga :  KPK : Dugaan Korupsi Pengadaan Makanan Tambahan Bayi-Ibu Hamil di Kemenkes tahap penyelidikan

“Pasien TBC membutuhkan dukungan keluarga dan lingkungan agar tetap menjalani pengobatan sampai sembuh. Stigma justru dapat menghambat proses pengobatan,” ujarnya.

Dinkes juga mengintensifkan penelusuran kontak erat atau contact tracing terhadap keluarga maupun lingkungan sekitar pasien TBC untuk mendeteksi kemungkinan penularan lebih awal. Langkah ini dinilai penting untuk memutus penyebaran penyakit di masyarakat.

Selain itu, terapi pencegahan TBC (TPT) terus diperkuat bagi kelompok berisiko tinggi, terutama kontak erat pasien TBC dan orang dengan HIV (ODHIV), guna mencegah munculnya kasus baru.

Baca Juga :  Kasus COVID-19 di Indonesia Paling Terkendali di Asia

Wahyudi menambahkan, edukasi mengenai PHBS juga terus diperluas ke sekolah, lingkungan permukiman, dan tempat kerja melalui kolaborasi lintas sektor. Pemerintah Kota Banda Aceh berkomitmen memastikan layanan TBC tetap tersedia dan mudah diakses masyarakat sebagai bagian dari upaya menuju eliminasi TBC.

“Keberhasilan pengendalian TBC tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat dalam pemeriksaan dini, pencegahan, dan mendukung pasien menjalani pengobatan hingga selesai,” pungkasnya. (Adv)

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Kejati Aceh Edukasi SMKN 1 Banda Aceh Kampanye Anti-Korupsi

Aceh Besar

Krisis Stok Obat Puskesmas Jadi Sorotan, Warga Minta APH Awasi Anggaran Pengadaan

Kesehatan

Owner Cikarang Skin Center dan Rumah Cantik Dokter Ineke Bahas Penguatan Transparansi dan Akuntabilitas Pendanaan Riset Kesehatan

Daerah

TNI Korem Lilawangsa Fogging Cegah DBD

Banda Aceh

Tim Gabungan Polsek Baiturrahman Bekuk Pelaku Pencurian dengan Kekerasan

Banda Aceh

Soal Gaji Petugas Pasar, Kadiskopukmdag: Sedang Dicarikan Solusi

Kesehatan

Dukung Disdik Aceh, Kapolda: Semua Pihak Harus Terlibat Perangi Covid-19

Advetorial

Arung Jeram Menjadi Primadona Wisata Alam di Pidie