Home / Advetorial / Banda Aceh

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:45 WIB

DPMG Banda Aceh Perkuat Pemberdayaan Masyarakat untuk Tekan Kemiskinan Gampong

mm Redaksi

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kota Banda Aceh, Ritasari Pujiastuti. Foto: Pemko Banda Aceh

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kota Banda Aceh, Ritasari Pujiastuti. Foto: Pemko Banda Aceh

Banda Aceh – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kota Banda Aceh terus memperkuat program pemberdayaan masyarakat di tingkat gampong sebagai strategi menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Kepala DPMG Kota Banda Aceh, Ritasari Pujiastuti, mengatakan pemberdayaan masyarakat tidak hanya difokuskan pada penguatan ekonomi, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan keluarga, kesehatan, dan pengembangan kapasitas warga.

Menurutnya, keterlibatan seluruh unsur masyarakat, termasuk perempuan, menjadi faktor penting dalam mewujudkan pembangunan gampong yang berkelanjutan.

“Perempuan sangat berperan besar dalam upaya penurunan angka kemiskinan. Perannya terlihat sebagai penggerak ekonomi keluarga sekaligus sebagai pendidik melalui pola asuh anak dalam keluarga,” kata Ritasari, Rabu (10/6/2026).

Baca Juga :  155 Hari Pelaksanaan Vaksinasi Massal Tahap Kedua, Sebanyak 94.023 Orang Dilaporkan telah Divaksin Covid-19

Ia menjelaskan, selama ini pemerintah gampong di Banda Aceh telah membuka ruang partisipasi masyarakat dalam berbagai program pembangunan dan pemberdayaan. Program tersebut meliputi kegiatan PKK, Posyandu, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Bina Keluarga Balita (BKB), pelatihan keterampilan, hingga program peningkatan ekonomi keluarga.

Ritasari menilai, pemberdayaan perempuan merupakan bagian integral dari pemberdayaan masyarakat karena dampaknya tidak hanya dirasakan oleh individu, tetapi juga keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Baca Juga :  Menyusun Masa Depan Lhokseumawe: Forum Konsultasi Publik RKPK 2026 Digelar
Tim Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kota Banda Aceh melakukan pendampingan terhadap gampong. Foto: Dok. Istimewa

Untuk mendukung program tersebut, seluruh gampong di Banda Aceh telah mengalokasikan anggaran khusus melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG) guna memperkuat berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, dukungan anggaran tersebut penting agar program-program yang dijalankan dapat berlangsung secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan warga.

Ke depan, DPMG Banda Aceh akan terus memperkuat kapasitas masyarakat melalui berbagai pelatihan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di tingkat gampong. Program tersebut mencakup pelatihan kader hingga peningkatan kapasitas aparatur gampong untuk melahirkan program pemberdayaan yang lebih efektif.

Baca Juga :  Desa Bah Ketol, Harmoni Alam di Aceh Tengah

“Peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi salah satu fokus kami agar masyarakat semakin berdaya dan mampu berkontribusi lebih besar dalam pembangunan gampong,” ujarnya.

Ritasari menambahkan, pembangunan gampong yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat diyakini akan menghasilkan kebijakan yang lebih inklusif dan sesuai dengan kebutuhan warga.

Melalui penguatan pemberdayaan masyarakat, Pemerintah Kota Banda Aceh berharap upaya pengentasan kemiskinan dapat berjalan lebih efektif sekaligus mendorong terwujudnya pembangunan gampong yang berkelanjutan dan berkeadilan. (Adv)

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Advetorial

Anugrah Inovasi Aceh Tahun 2022, BPKA Tepati Posisi Tiga

Advetorial

Ketua BAZNAS RI Kunjungi BMA Guna Perkuat Strategi Bersama Pengelolaan ZIWAF

Advetorial

Aceh Raih Dua Penghargaan Nasional pada Festival Literasi Perpusnas 2025

Advetorial

Disbudpar Aceh dan Wujud Impian ‘Kawom Teater Aceh’ di Pentas Nasional

Advetorial

Program Seribu Buku Belum Merata di Aceh, Tergantung Peran Desa

Banda Aceh

Meurah Budiman : Kemenkumham Aceh akan berkontribusi untuk merawat perdamaian Aceh

Banda Aceh

Listrik Mati-Hidup Dua Hari, Prof. TM. Jamil : Jangan Jadikan Rakyat Korban dari Buruknya Pelayanan Publik

Advetorial

Perempuan Didorong Ambil Peran Lebih Besar dalam Pembangunan Banda Aceh