Aceh Jaya – Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Keluarga Berencana (DPMPKB) resmi mengumumkan Daftar Nama Penetapan Calon kepala Desa (Keuchik) dalam Kabupaten Aceh Jaya Tahun 2026.
Kepala DPMPKB Kabupaten Aceh Jaya, Dahrial Saputra, S.I.P., dalam siaran pers yang diterima awak media NOA.co.id menyatakan bahwa penetapan ini merupakan bagian penting dari tahapan Pemilihan Keuchik Langsung (Pilchiksung) yang akan digelar secara serentak di 98 gampong di wilayah Aceh Jaya.
Berdasarkan data resmi yang dirilis DPMPKB, total calon Keuchik yang dinyatakan memenuhi syarat administrasi dan faktual serta ditetapkan sebagai kandidat adalah sebanyak 239 orang.
Dahrial Saputra menjelaskan, konfigurasi jumlah calon di setiap gampong cukup bervariasi. Dari 98 gampong yang menyelenggarakan pemilihan, terdapat 65 gampong yang diikuti oleh 2 orang calon (head-to-head). Selanjutnya, 26 gampong memiliki 3 orang calon, 6 gampong memiliki 4 orang calon, dan 1 gampong memiliki persaingan tertinggi dengan 5 orang calon.
“Proses penetapan ini telah melewati seluruh tahapan verifikasi sesuai dengan regulasi yang berlaku. Kami memastikan prosesnya berjalan transparan untuk menjaga kualitas demokrasi dan melahirkan pemimpin yang kredibel di tingkat tapak,” ujar Dahrial Saputra di Calang, Senin (13/7/2026).
Terkait komposisi gender, data DPMPKB mencatat mayoritas kandidat didominasi oleh laki-laki, yaitu sebanyak 232 orang. Kendati demikian, terdapat 7 orang calon perempuan yang turut serta dan dinyatakan lolos sebagai calon Keuchik pada pemilihan tahun ini. Kehadiran kandidat perempuan diharapkan dapat memberikan warna baru dalam tata kelola pemerintahan desa ke depan.
Lebih lanjut, Dahrial Saputra menegaskan pentingnya menjaga integritas dan kondusivitas wilayah selama tahapan pemilihan berlangsung. Ia meminta seluruh kandidat beserta tim sukses untuk mengedepankan visi, misi, dan program kerja yang membangun.
“Kami mengimbau dengan tegas kepada seluruh calon dan pendukung untuk menghindari black campaign (kampanye hitam), penyebaran hoaks, serta isu SARA yang dapat memecah belah warga. Mari kita jadikan Pilchiksung ini sebagai ajang adu gagasan yang sehat demi kemajuan gampong masing-masing,” pungkas Dahrial.
Selain itu, Dahrial berpesan kepada masyarakat yang ingin melihat daftar nama lengkap calon Keuchik di masing masing wilayah dapat mengaksesnya melalui papan pengumuman resmi di kantor gampong dan kantor camat setempat.
Editor: Amiruddin. MKReporter: Sanusi














