Home / Pemerintah Aceh / Pendidikan / Sosial

Senin, 27 Juli 2026 - 20:13 WIB

Kak Na Imbau Anak Aceh Laporkan Bullying dan Kekerasan kepada Aparat

mm Redaksi

Ketua TP PKK Aceh Ny. Marlina Muzakir, foto bersama usai menyerahkan piagam penghargaan pada dialog bersama Forum Anak Tanoh Rencong, di Meuligoe Gubernur Aceh, Banda Aceh, Jum’at (24/7/2026) malam. Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Ketua TP PKK Aceh Ny. Marlina Muzakir, foto bersama usai menyerahkan piagam penghargaan pada dialog bersama Forum Anak Tanoh Rencong, di Meuligoe Gubernur Aceh, Banda Aceh, Jum’at (24/7/2026) malam. Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Aceh, Marlina Muzakir, mengajak seluruh anak di Aceh untuk berani melawan segala bentuk perundungan (bullying) dan kekerasan terhadap anak. Ajakan tersebut disampaikan saat berdialog bersama Forum Aneuk Tanoh Rencong di Meuligoe Gubernur Aceh, Jumat (24/7/2026) malam.

Perempuan yang akrab disapa Kak Na itu menegaskan bahwa anak-anak tidak boleh takut melaporkan tindakan kekerasan maupun perundungan yang terjadi di lingkungan sekitar mereka.

“Ananda semua harus berani melawan segala bentuk kekerasan terhadap anak yang terjadi di lingkungan ananda. Jika menemukan kasus kekerasan, bullying, dan jenis kejahatan anak lainnya, ananda bisa melaporkan kepada aparat berwajib,” ujar Kak Na.

Baca Juga :  Rakornis Kearsipan dan Perpustakaan se-Aceh 2025: Dorong Digitalisasi dan Literasi Berbasis Data

Selain melapor kepada aparat, Kak Na juga membuka ruang komunikasi bagi anak-anak melalui media sosial. Menurutnya, anak-anak dapat menyampaikan laporan secara langsung melalui pesan pribadi agar dapat diteruskan kepada pihak terkait di daerah masing-masing.

Dalam dialog tersebut, Kak Na turut menyampaikan keprihatinannya terhadap kasus kekerasan yang menimpa seorang anak di Kabupaten Aceh Timur beberapa waktu lalu.

Menurutnya, meskipun tindakan anak tersebut melakukan kesalahan, penyelesaian dengan kekerasan bukanlah langkah yang dapat dibenarkan.

“Apa yang dilakukan anak tersebut memang sebuah kesalahan. Namun menghukum seorang bocah yang kedapatan mengambil uang hanya sebesar Rp10 ribu dengan cara yang brutal tentu merupakan kesalahan besar,” katanya.

Baca Juga :  Wagub Aceh Terima Audiensi MPU, Bahas Keseragaman Penerapan Hukum Mawaris

Kak Na mengimbau para orang tua untuk terus menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, serta mengajarkan anak agar tidak mengambil sesuatu yang bukan menjadi haknya.

Di sisi lain, ia juga mengajak masyarakat agar lebih bijaksana dalam menyikapi berbagai bentuk kenakalan anak dan remaja.

Menurutnya, sebelum memberikan hukuman, masyarakat perlu memahami latar belakang yang menyebabkan seorang anak melakukan suatu tindakan.

“Bisa jadi ia lapar atau memiliki kebutuhan mendesak yang belum mampu dijangkau nalar seorang anak sehingga terpaksa mengambil jalan pintas,” ujarnya.

Karena itu, Kak Na mengajak masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi sosial di lingkungan sekitar serta mengedepankan pendekatan yang humanis dalam menyelesaikan persoalan yang melibatkan anak.

Baca Juga :  TP PKK Aceh Siap Kolaborasi dengan RSUD Zainoel Abidin dan Baitul Mal Salurkan Kaki Palsu ke Seluruh Aceh

Ia menegaskan bahwa pendidikan dan perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama karena anak-anak adalah generasi penerus Aceh.

Menutup dialog, Kak Na mengucapkan selamat memperingati Hari Anak Nasional Tahun 2026 kepada seluruh anak di Aceh.

Ia berharap seluruh anak Aceh tumbuh menjadi pribadi yang saleh, sehat, tangguh, dan mampu bersaing di masa depan, serta mengajak mereka hadir pada puncak peringatan Hari Anak Nasional yang digelar di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, A. Murthala, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh, Ceh Meutia Juliana.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Lomba Guru Berprestasi Aceh 2025 Ditutup, Disdik Tekankan Guru Harus Jadi Role Model

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Buka Raker KAGAMA 2026 di Banda Aceh, Dorong Kolaborasi Alumni untuk Pembangunan

Banda Aceh

Perbakin Aceh Matangkan Persiapan Pra-PORA Menembak 2026 di Lapangan Mata Ie

Pemerintah Aceh

Dek Fadh Minta SKPA Aceh Terbuka dan Aktif Sampaikan Informasi ke Publik

Aceh Besar

Pj Bupati Aceh Besar Bekali Mahasiswa KKN USK

Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Tinjau Karhutla di Johan Pahlawan, Minta Dukungan Peralatan Damkar

Sosial

Baitul Mal Aceh Salurkan Bantuan Rp.359 Juta Rupiah untuk Korban Kebakaran Jagong Jeget Aceh Tengah

Pemko Banda Aceh

232 Siswa SMK SMTI Banda Aceh Dikukuhkan, Illiza Minta Lulusan Jadi Job Creator