Home / Pemko Banda Aceh / Pendidikan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:17 WIB

232 Siswa SMK SMTI Banda Aceh Dikukuhkan, Illiza Minta Lulusan Jadi Job Creator

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal memberikan sambutan pada pengukuhan 232 lulusan SMK SMTI Banda Aceh Angkatan ke-57, Kamis (16/7/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal memberikan sambutan pada pengukuhan 232 lulusan SMK SMTI Banda Aceh Angkatan ke-57, Kamis (16/7/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mendorong lulusan sekolah vokasi agar tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha dan menghadirkan inovasi di tengah perkembangan industri yang semakin dinamis.

Hal tersebut disampaikan Illiza saat menghadiri Pengukuhan Kelulusan Angkatan ke-57 SMK SMTI Banda Aceh Tahun Pelajaran 2025/2026 yang berlangsung di Nanik Convention Hall, Kamis (16/7/2026).

Pada kesempatan itu, Illiza menyampaikan ucapan selamat kepada 232 lulusan SMK SMTI Banda Aceh yang telah menyelesaikan pendidikan. Menurutnya, kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk mengimplementasikan ilmu, keterampilan, dan karakter di tengah masyarakat.

“Selamat kepada seluruh lulusan Angkatan ke-57 SMK SMTI Banda Aceh. Hari ini bukan sekadar perayaan kelulusan, tetapi awal dari perjalanan baru. Dunia kerja dan dunia industri telah menanti dengan berbagai tantangan sekaligus peluang yang harus kalian hadapi dengan ilmu, karakter, dan integritas,” ujar Illiza.

Baca Juga :  Kapal Tanker Bermuatan 2 Juta Liter BBM Tiba di Krueng Raya, Pemko Banda Aceh Imbau Warga Tetap Tenang

Ia juga memberikan apresiasi kepada kepala sekolah, para guru, tenaga pendidik, serta orang tua yang telah berperan dalam mendukung keberhasilan para siswa hingga menyelesaikan pendidikan.

Menurut Illiza, pendidikan vokasi memiliki posisi strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan industri. Ia mengapresiasi berbagai program yang dikembangkan SMK SMTI Banda Aceh, seperti Teaching Factory (TEFA), sertifikasi kompetensi, serta kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri.

Keberhasilan pendidikan vokasi tersebut, lanjut Illiza, terlihat dari tingginya tingkat penyerapan lulusan ke dunia kerja yang mencapai 84,9 persen. Angka tersebut menunjukkan bahwa pendidikan vokasi semakin relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

Meski demikian, Illiza mengingatkan bahwa persaingan dunia kerja terus berubah dan membutuhkan peningkatan kemampuan secara berkelanjutan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Banda Aceh pada akhir 2025 masih berada di angka 7,30 persen. Kondisi tersebut menjadi tantangan bersama untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing generasi muda.

Baca Juga :  Banda Aceh Berhaji, Ratusan Jamaah Padati Kajian Akbar Bersama Ustaz Hanan Attaki

“Saya berharap anak-anak kita tidak hanya bercita-cita menjadi job seeker, tetapi juga berani menjadi job creator. Bekal keterampilan yang dimiliki harus dipadukan dengan kreativitas, kemampuan memanfaatkan teknologi digital, serta semangat berwirausaha agar mampu menciptakan lapangan kerja bagi orang lain,” kata Illiza.

Ia juga mengajak para lulusan untuk mempersiapkan diri menghadapi perubahan industri menuju green industry atau industri hijau yang menjadi arah pembangunan global.

Menurutnya, lulusan SMK SMTI Banda Aceh memiliki peluang besar untuk mengambil peran melalui inovasi, penguasaan teknologi, dan penerapan konsep industri yang ramah lingkungan.

Lebih lanjut, Illiza menegaskan bahwa Pemerintah Kota Banda Aceh terus menjadikan pembangunan sumber daya manusia sebagai prioritas utama.

Melalui program CERDAS (Ciptakan Generasi Pintar dan Berkualitas) serta Banda Aceh Academy, pemerintah berupaya membuka ruang peningkatan kapasitas generasi muda dalam bidang vokasi, literasi digital, kewirausahaan, hingga ekonomi kreatif.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Besar Terima Bantuan Bus Sekolah dari Anggota DPRA, Dukung Akses Pendidikan

“Kami ingin memastikan anak-anak muda Banda Aceh memiliki kompetensi yang relevan dengan perkembangan zaman, sehingga mampu bersaing tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Illiza berpesan agar para lulusan terus menjaga integritas, akhlak, kedisiplinan, serta semangat untuk terus belajar.

“Ilmu dan sertifikat memang penting, tetapi karakter, kedisiplinan, dan etos kerja adalah bekal yang akan membawa kalian meraih kepercayaan dan kesuksesan. Ke mana pun melangkah, jagalah nama baik almamater, keluarga, dan Kota Banda Aceh,” tutup Illiza.

Ia berharap dari lulusan SMK SMTI Banda Aceh akan lahir tenaga profesional, inovator, wirausahawan, hingga pemimpin masa depan yang mampu memberikan manfaat bagi daerah dan bangsa.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Advetorial

Pemerintah Tegaskan Komitmen dan Tanggung Jawab Perusahaan terhadap Tenaga Kerja

Pemko Banda Aceh

Wawalko Afdhal Serahkan Bantuan Daging untuk Disabilitas, Pemko Banda Aceh Pastikan Meugang Dirayakan Semua Kalangan

Pemko Banda Aceh

Meriahnya Nobar Argentina vs Swiss di Lhong Raya

Banda Aceh

SMAN 13 Banda Aceh Peringati Isra Mikraj 1446 H dan Gelar Pisah Sambut Plt Kepala Sekolah

Advetorial

Sambut Iduladha, Pemko Banda Aceh Gelar Pasar Murah Daging Meugang Rp150 Ribu per Kilogram

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Bener Meriah

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Dorong Sinergi Lintas Sektor untuk Percepat Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria

Aceh Besar

Aceh Besar Jadi yang Pertama di Aceh, Disdikbud Gelar Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum Tingkat SMP